(36) Hari Andra dan Vanesa

2.2K 73 3
                                        

Selamat membaca :)

•Versi Baru•

****

3 minggu berlalu

Inilah hari yang ditunggu-tunggu oleh Andra dan Vanesa, setelah semua mempersiapkan pernikahan Andra dan Vanesa akhirnya hari yang mereka tunggu tiba. Semua keluarga dari kedua mempelai datang dan terlihat bahagia.

Vanesa menggunakan kebaya putih dengan jilbab yang apik menutupi rambutnya. Sedangkan Andra menggunakan kemeja putih dan jas hitam serta dasi yang terikat rapi di lehernya.

Untuk cewek yang teemasuk anggota keluarga kecil dari kedua mempelai menggunakan kebaya coklat susu dan para cowok menggunakan jas hitam. Keluarga yang lain menggunakan kebaya baby pink untuk cewek dan jas untuk cowok.

Acara dilaksanakan di rumah Vanesa selaku mempelai wanita.

_____________________________________

Autor Pov
Baca aja dulu:
Gini ya teman-teman, autor mau minta maaf jika proses menikah di bawah ini nanti salah, jika ada yang tahu boleh kok coment gimana benarnya. Sekali lagi maaf dan terima kasih.
_____________________________________

09.00 WIB

Datanglah keluarga Utama dilanjutkan dengan acara lamaran. Setelah acara lamaran Caca naik ke atas, lebih tepatnya ruang rias pengantin. Setelah sampai dia membuka pintu dan melihat Vanesa yang sedang duduk di atas ranjang.

"Kak," sapa Caca.

"Eh kamu, Ca. Ada apa?" tanya Vanesa.

"Nggak papa, cuma mau lihat calon kakak ipar aja," jawab Caca dengan cengirannya.

"Kamu bisa aja," kata Vanesa malu.

"Kak, nanti yang antar kakak ke bawah siapa?, mama kakak sama bunda aku?" tanya Caca.

"Kakak kurang tahu, coba kamu tanya sama mama Risna," jawab Vanesa.

"Ok, Kak," balas Caca, kemudian Caca keluar untuk menemui Karisna.
Tidak lama Caca melihat Karisna.

"Tante," sapa Caca.

"Eh Caca, ya ada apa?" tanya Karisna.

"Anu tante, yang nganterin kak Vanesa nanti siapa?, tante sama Bunda apa tante sama saudara?" tanya Caca.

"Sebenarnya mau tante sama bunda kamu, tapi kata bunda kamu biar kamu sama Retha aja karena nanti semua orang tua mempelai di suruh duduk di bawah," jawab Karisna.

"Yaudah,Tan. Kalau gitu aku mau ke atas lagi deh," pamit Caca.

"Ya udah makasih ya, Ca. Tolong tenangin Vanesa," kata Karisna.

"Sama-sama tante," balas Caca.

Setelah itu Caca naik ke atas lagi dan baru sampai setengah anak tangga Caca bertemu dengan Retha.

"Reth, kita nganterin kak Vanesa nanti," kata Caca.

Retha yang merasa dipanggil menengok orang yang memanggil dan menunjukkan wajah bingungnya.

"Kita?, apa enggak gue sama Caca?" tanya Retha.

"Ya ampun Reth, Lo nggak ngenalin wajah gue ini?" tanya Caca.

"Emang, Lo siapa?" tanya Retha.

"Wah, bener-bener ni orang, gue itu Cafina Putri Utama tahu?" tanya Caca lagi.

"Loh Caca, kok beda banget ya, yang asli manis tapi kalau di rias gini tambah manis dan cantik," jawab Retha.

"Emang hiya ya?, padahal bunda gue udah gue suruh jangan tembel-tebel lho," kata Caca.

"Itu riasan emang tipis, tapi jilbab lo yang beda," balas Retha.

"Oo gitu, bodo amatlah, ke atas yuk, akad nikah mau mulai," kata Caca.

Kemuadian Caca dan Retha kembali menaiki anak tangga.

Setelah sampai, terdengar ketukan di pintu, saat dibuka ternyata mbak-mbak tata rias yang memberi tahu kalau, memepelai perempuan disuruh turun.

"Iya, Mbak. Terima kasih," kata Caca.

Setelah itu Caca dan Retha menuntun Vanesa untuk turun ke bawah dan menemui Andra yang akan melanturkan ijab qobul. Setelah sampai Vanesa duduk di samping Andra sedangkan Caca dan Retha duduk bersama keluarga yang lain.

"Pak Budi siap?" tanya penghulu kepada Budi dan dibalas anggukan olehnya.

"Nak Andra siap?" tanya penghulu kepada Andra dan sama dibalas dengan anggukan kepala.

"Sah....." seru semua dan terbitlah senyum bahagia.

"Alhamdulillah," ucap penghulu disertai dengan doa.

"Silakan pakaikan cincin di jari pasangan," kata penghulu.

Setelah itu Vanesa memasangkan cincin di jari Andra dan sebaliknya. Setelah itu Vanesa mencium punggung tangan Andra dan Andra mencium pucuk kepala Vanesa.

Acara dilanjutkan dengan sungkeman dan setelah sungkeman Andra mengganti beskap untuk resepsi begitu pula dengan Vanesa yang mengganti kebayanya dengan kebaya resepsi dengan warna yang sama seperti warna kebaya keluarga coklat susu.

Setelah itu resepsi dilakasanakan dengan menggunakan adat Jawa.

****

Hola, semua
Maaf ya baru bisa up, beberapa hari kemarin tugas sekolah lagi...... parah banyak banget.

Jangan lupa vote dan coment ya :)
Kalau mau krisar boleh kok :)

Terima kasih

Sukoharjo

Revisi : 05/09/2020

Alca || SelesaiTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang