(20) Pertanyaan?

2.6K 79 2
                                    

Selamat membaca

Versi baru•

****

Ternyata si pengirim dari nomor yang tidak dikenal itu adalah Vanesa.

+62 8575 *** **
Assalamualaikum, Dok
Maaf mengganggu
Ini saya Vanesa

Waalaikumussalam

Kalau mau bisa save back saya

Iya, sudah saya save back
Dapat nomorku dari Caca?

Iya, maaf lancang

Nggak papa

Terima kasih
oh iya ada yang ingin saya katakan sama kamu,
ini tentang Caca

Melihat balasan dari Vanesa yang ternyata tentang adiknya dia pun merasakan bingung dan penasaran

Caca?,ada apa ya?
Boleh nggak manggilnya pakai aku-kamu aja
,kalau saya-kamu seperti begitu formal

Tidak ada apa-apa,
hanya hal yang dialami Caca disekolahan
Boleh?

Ok,
kalau begitu besok saja kita bicarakan secara langsung,
bisakah besok kita ketemu?

Bisa,besok juga hari libur

Kalau begitu besok aku jemput kamu,boleh?

Kalau tidak merepotkan,boleh

Tidak sama sekali
Kalau begitu aku jemput di mana?

Di rumah aku aja nggak papakan?

Ok,tidak apa apa

Ini alamatnya : perumahan mentari,blok B,rumah nomor 28
sebelah komplek kamu

Iya, deket
kamu bisa tahu rumah aku? dari siapa?

Dari Caca, aku pernah nganterin dia

Oh
Oh iya, besok kita ke cafe Kula aja ya


Ok

Setelah itu Andra keluar kamar dan menuruni anak tangga untuk ke lantai dasar rumahnya, saat sudah sampai di anak tangga terakhir, Andra melihat Caca yang sedang menikmati es krim kesukaannya dengan mata yang fokus melihat layar TV.

"Ca, kamu kasih nomor kakak ke Vanesa ya?" tanya Andra sambil berjalan menuju tempat adiknya yang sedang bersantai ria ini.

Caca yang mendengar pertanyaan kakaknya itupun menjawab.

"Iya," jawab Caca santai.

"Kenapa kasih ke Vanesa?" tanya Andra dengan malas.

"Ya, seumpamanya Kakak mau pdkt sama diakan gampang," jawab Caca dengan santai lagi.

"Huh, terserah kamulah," kata Andra sambil meninggalkan ruang keluarga menuju dapur.

Setelah itu dia kembali ke ruang keluarga dan menanyakan keberadaam bundanya kepada Caca.

"Ca, bunda keman?" tanya Andra.

"Nggak tahu, tadi sih bunda ke depan," jawab Caca.
Setelah mendengar jawaban Caca itu, Andra duduk di sebelah adiknya.

"Ca, minta es krimnya dong," kata Andra.

"Ambil aja di lemari es," balas Caca.

"Emang boleh?" tanya Andra.

Alca || SelesaiTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang