3 9
w e e k l y i d o l
dear heart, can you please stop beating so fast when he comes by?
✿ㅡ✿
shooting's studio location
2013
"KRYSTAL," DONI MENUNJUKKU begitu Victoria dan Suho sudah selesai, dengan Victoria yang memenangkan pertandingannya karna Suho tidak bisa menahan tawanya dan langsung tumbang setelah dorongan ketiga.
Iya, f(x) dan EXO-K diundang di acara variety show pada waktu yang sama. Jadwal comeback kami kebetulan berdekatan dan berhubung kami berasal dari agensi yang sama, pihak weekly idol berpikir bahwa mungkin akan tambah seru jika mereka mengundang kami secara berbarengan.
"Sini, di depan," Kata Doni lagi, secara halus memerintahku untuk memainkan permainan yang telah dimainkan oleh Vic dan Suho barusan.
Akuㅡyang tadinya sedang mengeluarkan desahan panjangㅡlagsung mengumpat dalam hati, sementara member f(x) dan EXO-K yang lain hanya bisa menertawaiku begitu mereka melihatku berjalan ke depan dengan gontainya. Beberapa ada yang menyemangati tapi sisanya sudah dapat menebak kalau aku bakal kalah.
Baru aku mau request untuk menjadikan Kyungsoo sebagai lawan mainku saja saat tiba-tiba Doni berkata, "Kai." Melihat Jongin yang masih terkejut untuk dapat mengerti maksudnya, Doni pun langsung menarik lengannya dan menempatkannya di hadapanku.
Aku menatap Jongin sambil menggigit bibir, dalam hati khawatir karna setahuku dia merupakan yang paling kuat jika harus dibandingkan dengan member yang lain. Masih dengan wajah bingungnya, dia membalas tatapanku, kemudian beralih untuk menatap Doni lagi karna sepertinya dia tidak memerhatikan saat Vic dan Suho mendemonstrasikan gamenya.
"Angkat tangan kalian seperti ini," Kali ini Coni yang menjelaskan, serta merta memeragakannya dengan meletakkan kedua telapaknya sejajar dada. "Lalu dorong lawanmu sekuat mungkin, kalian tidak boleh jatuh atau berpindah tempat saat lawanmu mendorongmu."
Kami lalu memosisikan tubuh kami untuk berdiri berhadap-hadapan, dengan jarak yang memang agak lebih dekat jika dibandingkan dengan saat kami mengobrol normal, tapi memang begitu aturannya. Barulah saat Jongin mengangkat telapaknya seperti yang telah diperagakan Coni tadi, aku jadi sadar dengan perbedaan ukuran telapak kami dan langsung merengek.
"Ah, oppa, bukankah ini tidak sebanding?" Maksudku, aku lawan Jongin, dia terlalu besar untukku.
Namun, alih-alih iba, seluruh orang yang berada di studio malah tambah menertawakanku. Amber, yang tadinya sedang duduk bersama member f(x) yang lain, tiba-tiba sudah pindah lapak dan berdiri di antara Baekhyun dan Sehunㅡmungkin supaya sensasi menertawakanku nya lebih terasa kali, ya; soalnya mereka bertiga yang paling ngakak.
"Suho dan Vic-sunbae juga begitu tadi," Kata Doni sambil menyenggol bahuku. "Siapa yang menang, hayo?"
Aku memikirkan tawarannya sambil memindai Jongin dari ujung kepala sampai ujung kaki, entah apa maksudku melakukan itu, toh aku sudah tahu seberapa kuatnya dia jika mengingat seberapa sering ia berlatih. Lagipula, hal terburuk yang bakal terjadi mungkin hanya aku yang bakal kalah pada dorongan pertama. Dia tidak akan melukaiku.
Jongin yang sedang ditatap seperti itu hanya menatapku polos sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Dia kelihatan tenang-tenang saja karna dia tahu kalau dia bakal menang.
Mendengar sorakan orang-orang yang kian heboh tiap detiknya, aku akhirnya bertekad untuk cepat-cepat keluar dari situasi ini dengan menyerah dan melakukan apa yang mereka mau. Maka, kuposisikan kembali diriku di depannya, beda dengan dirinya yang memang belum pindah posisi barang seinchi dari semenjak aku melancarkan tantrumku.
KAMU SEDANG MEMBACA
24 hours
Short StoryThere's indeed a love story going on behind closed doors. [kumpulan kaistal oneshoots dengan background idol life] ©2018 #1 in fx #1 in kaistal #11 in oneshoots || 09/08/18 #32 in short story || 27/06/18 #70 in oneshot || 07/01/19
