Setelah perbincangannya dengan Hera, Taehyung memutuskan untuk keluar dan berniat untuk menemui Runa dan melihat keadaannya. Lagi pula, Hera sedang tidak enak badan saat ini, awalnya Taehyung ingin meminta tolong kepada hera untuk datang ke rumah runa dan melihat keadaannya, tapi karena hera tidak enak badan akhirnya taehyung sendiri yang melakukan hal itu. Saat taehyung keluar dari rumahnya taehyung melihat bahwa rumah runa sangat gelap dan tak ada satupun lampu yang menyala. Saat itu juga taehyung berusaha menghubungi runa, tapi tak ada satupun panggilan yang terjawab hingga akhirnya taehyung memutuskan untuk kembali ke kamar hera dan meminta hera menghubungi runa. Tapi hasilnya tetap sama, tidak ada jawaban dari runa saat itu. Hera yang semula mengurungkan niatnya untuk beranjak dari ranjangnya kini dengan sigap dan masih mengenakan piyamanya langsung pergi begitu saja meninggalkan taehyung yang masih sibuk dengan ponselnya untuk terus menghubungi runa.
" ya! Kemana ? " ucap taehyung saat melihat hera berjalan terburu-buru
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
" aku harus menemui runa, aku tidak ingin dia melakukan hal bodoh " jawab jera sambil terus berjalan keluar dari kamarnya meski sempoyongan. Hera terus berjalan meninggalkan taehyung di belakangnya dan berusaha untuk tetap menjaga tubuhnya agar tidak goyah. Udara di luar benar2 dingin dan hera tak menggunakan pakaian tebal saat ini. Dia terus berjalan melawan dinginnya malam hingga tak perduli betapa hawa dingin ini menembus hingga ke tulang-tulangnya. Sampai di rumah runa, hera langsung menekan tombol sandi yang ada di pintu milik runa. Ruangan benar2 gelap, tak ada satupun lampu yang menyala saat ini. Hera menghidupkan semua lampu yang ada di setiap ruangan dan begitu juga dengan taehyung yang berusaha mencara keberadaan runa. Tanpa berpikir panjang taehyung langsung masuk ke kamar runa, dan benar saja, gadis itu duduk di samping jendela dan terus memandangi langit. Wajahnya pucat pasi, dan hanya terlihat karena pantulan sinar dari bulan yang nemembus atap kaca di kamar runa. Taehyung seketika menghentikan langkahnya, menghela nafas dan kemudian hera datang dengan nafas yang terengah-engah
" andweo .. " ucap taehyung sambil menahan hera untuk tak masuk kedalam kamar runa "biarkan dia sendiri untuk saat ini, dia pasti sangat terpukul karna kepergian daehan " sambungnya sambil terus menatap runa dari balik pintu kamarnya
" hhaaaaahhh .. " hera mengeha nafasnya dan kemudian duduk tersungkur di lantai, hera memukuli dadanya berkali-kali karena detak jantungnya tak henti2 berdetak bergitu kencang " gadis itu, kenapa dia begitu menyedihkan " ucapnya sambil terus memukuli dadanya " kenapa kemalangan selalu menimpanya, takdir apa yang sedang mencoba mempermainkan hidupnya, aisshh .. jinjja ... " keluahnya sambil menahan air mata yang mulai menggenangi matanya
" kajja .. " taehyung membantu hera untuk berdiri " pulanglah, aku yang akan menemaninya disini " ucap tahyung sambil mengusap kedua bahu hera
" aniya ... aku akan disini bersamamu dan runa, aku bisa beristirahat dikamar tamu, apa kau tidak tidur malam ini ? " jawab hera sambil terus menatap runa " apa kau yakin dia akan baik2 saja ? "