38

225 15 16
                                        

Tak terasa sudah lebih dari satu jam Runa dan Taehyung berada didalam kamar. Mereka berdua masih sama-sama tak percaya dengan apa yang baru saja mereka lakukan. Runa masih duduk di depan meja riasnya dan memandangi dirinya melalui pantulan cermin dan masih terbalut kimono. Sedangkan taehyung masih bergelut dengan kancing bajunya di tepat di belakang Runa.

" hhh .. " Runa menghela nafasnya sambil menatap taehyung dari pantulan cermin dan kemudian mambalikkan badannya " kenapa kau masih belum berubah, bukankah ini hal yang sangat mudah " sambung runa sambil berdiri dan memasangkan kancing pada baju taehyung. Taehyung masih terus memandangi Runa yang masih bergumam kepadanya, pagi ini suasana hati taehyung seakan benar-benar baik sampai dia sendiri tak bisa menahan rasa bahagia yang entah dia sendiri tak tau apa sebabnya.

" untuk apa aku berubah saat kau juga tak pernah berubah ? " ucap taehyung sambil terus menatap runa yang kini merapikan kerah bajunya

" ckk .. " dercak runa sambil memalingkan pandangannya dari taehyung dan mulai mengenakan pakaiannya di depan taehyung.

Ya ... memang benar bahwa ini adalah yang sangat biasa untuknya dan taehyung. Tapi entah kenapa perasaan canggung tiba-tiba muncul begitu saja pagi tadi. Runa kembali meja riasnya dan mulai merias wajahnya. Menyisir rambutnya dan memasang jepit flaminggo dan tak lupa mengoleskan liptint di bibirnya. Ah .. tenang saja, itu bukan liptint merah. Taehyung meninggalkan kamar runa tepat setelah runa membuka kimononya. Dan saat ini Hera dan Taehyung telah menunggu Runa di meja makan. Runa kembali menghela nafasnya sebelum akhirnya memutuskan duduk bersama di meja yang sama dengan Hera dan Taehyung. Rasanya beberapa bulan lalu rumahnya terasa begitu sepi dan hampa. Bahkan Runa lupa bagaiamana rasanya sarapan di pagi hari. Selama ini dia hanya makan saat di kantin sekolah saja, itupun saat Daehan mengajaknya untuk makan siang. Itu sebabnya Runa kehilangan banyak berat badannya akhir-akhir ini.

" kau sudah siap ? Duduk dan makanlah setelah itu pergi kesekolah bersama Taehyung, hari ini aku pulang sedikit terlambat, jadi jangan tunggu aku sampai malam, mengerti "  ucap hera sambil mengoleskan selai coklat di atas kueh milik Runa dan Taehyung

" emm ... aku mengerti " jawab runa sambil menganggukkan kepalanya.

Dan lagi-lagi si bodoh taehyung membuat runa kembali salah tingkah karena terus memandanginya sambil terus tersenyum mesum. Astaga si bodoh ini benar-benar bergairah pagi ini. Runa berkali-kali memberi kode untuk berhenti memandangi runa dengan tatapan menjijikan itu. Tapi taehyung malah semakin jadi dengan menggigit bibir bawahnya dan mengangkat satu alisnya.

" apa yang sedang kau lakukan ? " ucao Hera saat melihat tingkah taehyung yang aneh di sertai dengan runa yang mulai tak nyaman saat duduk

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

" apa yang sedang kau lakukan ? " ucao Hera saat melihat tingkah taehyung yang aneh di sertai dengan runa yang mulai tak nyaman saat duduk.

" o .. tidak " jawab taehyung sambil mengubah ekspresi wajahnya dan melanjutkan makannya. Runa sedikit tersenyum dan kemudian menjulurkan lidah kearah taehyung yang kini mengerucutkan bibirnya.

" apa kau sudah selesai ? " tanya taehyung yang kini menatap runa yang sedang membersihkan bibirnya dengan tisu

emm.. " jawab runa sambil meraih kembali tasnya dan keluar dari meja makan begitu juga dengan taehyung "eonni  .. aku pergi dulu " sambung runa sambil mencium pipi Hera

SINGULARITY Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang