34

142 10 0
                                        

Daegu, 02.00 PM

" apa kau sudah siap ? " tanya hera yang masih mengepak semua barang milik runa yang ada di ruangannya

" emm ..." jawab runa sambil menata rambutnya yang baru saja dia potong menjadi sebahu " eonni .. bagaimana ? Apa aku terlihat cantik ? " sambungnya sambil tersenyum lebar kearah hera yang kini mandangnya sambil tersenyum juga

" yeppota " jawab hera yang kemudian melanjutkan pekerjaannya

" aku akan bertemu dengan daehan setelah sekian lama, daehan pasti sangat merindukanku, aku tau daehan tidak pernah berkomentar tentang penampilanku, tapi aku sangat ingin tampil cantik di depannya untuk saat ini " runa terus bercermin dan memakai riasan di wajahnya

Mendengar setiap kata yang runa ucapkan dan antusiasnya untuk bertemu daehan. Hera tak bisa membayangkan bagaimana reaksinya setelah bertemu dengan daehan nanti. Hera tak banyak komentar tentang apa yang sedang menjadi kebahagiaan runa. Hera hanya berharap waktu segera berlalu dan runa bisa segera bertemu dengan daehan.

" annyeong " sapa taehyung yang baru saja kembali dari sekolahnya " wuahh .. geum runa .. kau terlihat lebih cantik dengan rambut barumu " sambung taehyung yang kini mendekat kearah runa yang berada tepat di depan cermin dan berusaha menyentuh rambut runa, tapi runa buru2 menghindar sebelum taehyung menyentuh rambutnya.

" hajima " ucapnya sambil menjauhkan kepalanya dari tangan taehyung

" wae ?" Keluhnya sambil mengerucutkan bibirnya

" aku ingin daehan yang pertama kali menyentuhnya " jawabnya sambil tersipu malu " o .. taehyung-ah .. apa kita bisa bertemu dengannya sekarang ? " runa berbalik menatap taehyung yang terlihat memaksakan senyumnya

" nuna .. apa semuanya sudah siap ? " tanyanya sambil mendekat kearah hera yang masih sibuk dengan se box barang2 milik runa dan mengabaikan runa

" emm .. sedikit lagi " jawab hera yang kini memasukkan barang terakhirnya " kajja ... semua sudah selesai "

" kajja ... taehyung-ah .. palli .. aku sangat ingin bertemu dengan daehan " runa begitu antusias sampai terus menerus merengek kepada taehyung

Hera dan taehyung saling berpandangan dan hera menganggukan kepalanya sebelum akhirnya mereka berdua memutuskan untuk mengikuti runa. Akhirnya perjalanan mempertemukan runa dan daehan segera terlaksana. Di dalam mobil satu2 nya yang terlihat paling bahagia adalah runa, dia tak henti2nya tersenyum dan kadang bersenandung sambil terus bercermin memastikan riasannya tetap stay.

" runa-ya .. " sapa taehyung yang masih sibuk menyetir

" emm ... " jawab runa tanpa melihat kearah taehyung

" apa kau yakin kau akan bertemu dengan daehan sekarang ? "

Runa menatap taehyung dan memukul lengannya " yha ... jangan bilang kau akan menghalangiku untuk bertemu dengannya "

" aniyo .. aku hanya bertanya, kenapa kau memukulku " taehyung menggerutu dan mengusap2 lengannya yang terasa perih karena runa memukul terlalu keras

" tentu saja aku yakin akan bertemu dengannya, memangnya apa yang membuatku tak yakin untuk bertemu dengannya ? Aku merindukannya karena kami telah lama tidak bertemu " jawabnya sambil melihat-lihat galeri yang berisi banyak foto daehan dan juga dirinya saat di taman bermain waktu itu " apa dia masih setampan ini setelah kecelakaan itu ? Aku melihat banyak darah di wajahnya malam itu " ucapnya sendu sambil mengusap lembut wajah daehan yang ada di layar ponselnya

" tentu saja aku yakin akan bertemu dengannya, memangnya apa yang membuatku tak yakin untuk bertemu dengannya ? Aku merindukannya karena kami telah lama tidak bertemu " jawabnya sambil melihat-lihat galeri yang berisi banyak foto daehan dan juga d...

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
SINGULARITY Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang