✔Part 23 -Dua Brownis-

6.5K 213 6
                                        

"Aku mau langsung pulang" ucap Mayra cepat sebelum Adit menawarkannya makan siang di restoran. 


Adit mengangguk dan kembali melajukan mobilnya mengarah ke jalan menuju rumah Mayra.

***

Mayra segera turun dari mobil Adit dan membuka gerbang rumahnya.

"Kamu ngga bilang ke Adit kan?"

Mayra yang baru saja menutup gerbang terlonjak kaget. "Ngagetin" cibirnya kesal. 

"Kan udah janji, ya ngga lah"

"Gue kira lo udah jadi ember" sahut Marchel sengaja untuk membuat adiknya itu kesal.

"Gue mau bocan. Ngantuk" ucapnya setengah berteriak dan berlari menuju kamarnya. 

Marchel berdecak kesal dan menutup gerbang yang baru saja di buka oleh adiknya itu. Belum sepenuhnya Marchel menutup gerbang rumahnya, suara mesin motor sudah lebih dulu membuat Marchel mengurungkan niatnya untuk menutup gerbang. 

"Woah, bang Marchel" orang yang menaiki motor itu adalah Akbar. Cowok itu berjalan mendekat kerumah Mayra dan bertos ala ala cowok. Tangan cowok itu masih setia menggenggam paperbag yang ia bawa.

"Bawa apa lo?" tanya Marchel sambil melirik paperbag yang dibawa Akbar.

"Brownis buatan nyokap gue. Buat Mayra" jawabnya sambil menyerahkan paperbag nya.

"Cuma Mayra? najis, kasih sendiri lah" Marchel langsung mengembalikan kembali paperbag milik Akbar.

"Siapa juga yang mau nitip ke elo bang. Orang lo minta sendiri" sungut Akbar dan pergi masuk ke dalam rumah Mayra meninggalkan Marchel sendiri di garasi rumah.

"Sialan" Marchel berdecak kesal dan kembali menutup rapat gerbang rumahnya.

****

Dengan lemas Mayra turun dari tangga menuju dapur, cewek itu baru saja bangun dari tidur siangnya. Mayra membuka isi kulkas dan segera menuangkan air putih dan meneguknya sampai tandas. Tatapan nya tak sengaja mengarah ke paperbag yang ada di meja makan, tangannya segera mengambil dan membuka isinya.

"Brownis" ejanya menyebut nama makanan dalam paperbag itu.

Tanpa pikir panjang cewek itu segera membasuh wajahnya, mengambil piring dan melahap brownis itu dengan rakus.

"BUKA BANG" Mayra berteriak keras ketika pintu rumahnya ada yang mengetok. Cewek itu malas untuk beranjak dari posisi nyamannya sekarang.

"Sialan lo. Makan aja digedein" sungut Marchel berdecak kesal. Cowok itu berjalan membuka pintu rumah, pembantu dirumah sengaja Bundanya cutikan karena memang belum bercuti.

"Bodo" Mayra kembali fokus melahap brownis didepannya. Cewek itu seperti mengingat ngingat rasa brownis yang ia makan, seperti sebelumnya pernah makan.

"BANG. Brownis di kasih siapa?" tanya Mayra ketika Marchel sudah kembali sambil membawa paperbag.

"Akbar. Nih gue kasih lagi dasar kambing" ucap Marchel kesal. Terkadang abangnya itu akan menjadi abang yang protective ketika adiknya itu terluka.

"Oke. Buat nanti malem" Mayra dengan cepat langsung mengambil alih paperbag yang ada di genggaman abangnya itu.

"Ngga ada niatan buat ngasih ke gue?"

"Yaudah ini buat lo. Gue mau lanjut ke kamar nonton flim" ucap Mayra sambil melirik brownis yang tinggal setengah.

"Adek rakus. Kambing lo" cibir Marchel berdecak kesal. 

My Boyfriend (New Version)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang