✔Part 29 -Dendam-

3.7K 148 2
                                        

Cie puasanya cuma baca wattpad😅

Coba inget-inget dulu di part ini ada muncul tokoh lama. Biar ngga mubazir kan? aku munculin lagi dong🍬

Semangat💪eh

****

Cewek itu baru saja keluar dari sebuah minimarket dekat rumahnya. Setelah menjenguk Adit dan mengantarnya pulang yang berakhir Mayra harus diantar oleh bodyguard keluarga Erikson. Cewek itu menghentikan kegiatannya ketika akan memasuki mobil taksi, getaran ponsel di sakunya menandakan ada notifikasi yang baru saja masuk.

Beberapa detik kemudian Mayra mengubah raut wajahnya menjadi panik ketika isi dari notif itu membahayakan seseorang. Mayra segera masuk ke dalam taksi dan mengucapkan arah tujuannya pada sopir taksi.

****

Adit yang sudah berada di rumah merentangkan tubuhnya di kasur kamarnya yang empuk. Cowok itu memandangi langit-langit kamar seraya tersenyum. Kemudian Adit mengambil ponselnya yang tergeletak dikasur sekedar membuka room chat nya dengan Mayra.

Ting

Awalnya Adit mengabaikkannya karena menurutnya bukan hal penting. Nomor yang tidak ia kenal menghubunginya.

Unknown
Dateng ke gudang kalau mau Mayra selamat

Adit melototkan matanya memandang pesan itu dengan sorot emosi. Sedetik kemudian Adit langsung menyambar kunci mobilnya dan jaket bomber navy nya segera keluar dari kamar.

****

Adit memasuki gudang minyak yang sudah tidak berpenghuni itu dengan langkah cepat. Sesampainya di dalam Adit bahkan tidak melihat satu orang pun termasuk orang yang menyuruhnya datang kesini.

Adit mengumpat dan baru saja dirinya akan pergi sebuah suara menginstruksinya untuk berhenti.

"Mana Mayra?" Adit bergerak maju mencengkram kerah baju lelaki yang dengan beraninya menantang dirinya.

"Lo mau Mayra? lawan mereka dulu"

Adit langsung melepaskan cengkramannya dan menatap seorang perempuan yang baru saja bersuara.

"Lo tanya gue siapa? gue yang pernah dikeluarin dari sekolah karna cewek lo" ucap perempuan itu. Penampilannya masih sama, pakaian pas passan dan make up tebal mirip dengan perempuan-perempuan yang sering di temui di klub malam.

"N-i-k-e-n" ucap perempuan itu penuh tekanan.

Adit begerak maju kembali mencengkram laki laki berwajah preman suruhan Niken. Adit tak segan segan untuk memberikan pukulannya kuat kuat.

Selang beberapa menit sekitar lima orang laki laki berwajah preman itu ambruk dan mundur.

"Sekarang mau lo apa?" ucap Adit dingin. Cowok itu menatap Niken seakan ingin membunuh.

"Dari dulu gue maunya lo" jawab Niken berusaha untuk setenang mungkin.

"Emang gue mau?" Adit justru balik bertanya dengan seringainya.

"Gue yang dari dulu suka lo gue yang dulu merjuangin lo. Kenapa cewek itu yang dapetin lo? bahkan tanpa susah payah" Niken bersuara dengan keras.

"SEKARANG MAYRA MANA?!" bentak Adit tanpa memperdulikan ucapan Niken.

My Boyfriend (New Version)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang