Happy reading ❤
"cemburu itu gak salah, yang salah itu status. Sudah tau hanya teman so so'an bawa perasaan "
~ saka~
"Buat apa? "
"Buat apa lo bilang?! " semua temannya menatap clara tak mengerti, terlebih lagi saka yang seketika bungkam
"Ya buat apa? Bahkan tanpa di puji saka udah luar biasa dimata gue " ucap clara dengan mata berbinarnya yang kini menatap saka. Tatapan mereka bertemu sesaat lalu keduanya tersenyum
"Ehemmm bubar woy bubar kasihan tikus got sama hamster pengen berduaan" teriak roy tiba tiba. Semua teman temannya tertawa termasuk clara dan saka.
"Maksud lo tikus got saka? " tanya bima
"Ya beberapa detik yang lalu sih dia tapi menurut gue kayanya yang lebih cocok lo si el" tunjuk roy pada gabriel.
"Enak aja lo! Lo tuh kaya kecoa " cerca mentari
"Lo kok gue! Lo lah kaya sendal gue yang ga di cuci 2 tahun! "
"Nyebelin lo! Dasar cacing busuk"
"Nenek lampir! "
"Baby pig! "
"Toa mesjid! "
"Kadal jelek! "
"Nenek gayung!"
"Monkey!!!!! "
"Kuntilanak! "
"Jomblo! "
"Loh kok lo?! "
"Apa lo? Jomblo! Ckk dasar jomblooooo" baru roy akan mengeluarkan kata katanya lagi shasya langsung memotongnya
"Ih udah dong! Gimana kalo sekarang kita ke cafe " usul Shasya. Roy yang tadi sudah naik pitam langsung terseyum
"Ayok neng shasya, kemapun neng shasya mau bang roy setia selalu" ucap roy yang langsung mendapat lemparan air mineral dari shasya
"Ngaca lo! " cibir mentari, roy meliriknya sebentar dengan tatapan tajam lalu kembali menatap shasya
"Ayok neng" ucapnya dengan senyum mengembang
"Serah lo dah! " shasya pergi meninggalkan ruangan itu diikuti roy yang berlari mengejarnya seraya meneriaki nama shasya terus menerus.
Kembali semua temannya tertawa karena ulah roy, dia selalu bisa menghibur mereka semua meski terkadang dia bisa jadi sosok tegas atau sosok yang seketika dingin.
....
Saat ini tinggal tersisa clara, saka, bima dan pelangi yang ada di cafe. Lima menit yang lalu shasya, roy, gabriel dan mentari sudah pulang terlebih dahulu. Saka menatap clara yang sibuk dengan hpnya, lalu beralih pada bima dan pelangi
"Kalian jadian? " tanya saka, pelangi yang sedang meminum milkshake langsung tersedak.
"Kalian beneran jadian? " tanya clara kini, dia menyimpan hpnya lalu ikut menatap bima dan pelangi. Bima menggaruk kepalanya yang tidak gatal
"Gue yakin kalian jadian" ucap saka.
"Emm gue udh jadian sama dia dua hari yang lalu sih" jawab bima
"Serius lo? Parah sih Ngi lo ga bilang sama gue "
"Bukan gitu, gue cuman nunggu waktu aja buat ngasih tau kalian". Clara tersenyum
"Gak papa kali, congrats ya kalian. Btw gue juga baru jadian kemarin" ucap clara dengan mata berbinar. Saka langsung menatap clara
"Sama saka? " tanya bima, clara menggeleng
"Saka kan sahabat gue, gue jadian sama Alex" bima dan pelangi saling bertatapan lalu keduanya menatap saka.
"Apaan kalian liatin gue?! "
"ya gue fikir lo yang bakal sama clara" ucap bima
"Lo ga denger dia tadi bilang apa, orang kita just friend " ucap saka cuek lalu dia bangkit dari duduknya
"Kemana lo? "
"Toilet " jawabnya
Setelah menghilangnya saka, semua hening tak ada yang membuka suara hingga akhirnya pelangi membuka suara
"Clar, lo serius jadian sama Alex? " clara menautkan kedua halisnya
"Emang gue keliatan boong ya?"
" ya engga sih, gue harap lo Langgeng deh sama Alex" Clara tersenyum lalu mengangguk, setelah itu dia kembali membuka hpnya dan entah untuk apa.
.....
Setelah mengantarkan clara pulang, saka pergi menuju tempat gulat dengan wajah yang kusut, pikirannya kini tak karuan, saka memang seperti itu jika dia sedang frustasi atau kesal.Dia akan menuju tempat gulat untuk bisa memukul apapun dan siapapun disana.
Dia memegang kemudi motor dengan sangat kencang seolah meluapkan kekesalannya disana. Sebelumnya saka sudah mengabari ketiga sahabatnya untuk menyusul. Setelah sampai dia langsung memasuki tempat itu. Berganti baju dan menuju ring, sama memukul samsak dengan sangat brutal. Untung tidak ada orang kecuali saka disana. Saka berteriak sekencang kencangnya lalu kembali memukul apa yang ada dihadapannya dengan penuh amarah.
"Ka kalo lo punya masalah jangan gini caranya" teriak Gabriel. Gabriel, Roy dan Bima menghampiri saka yang masih tak henti hentinya meluapkan semua emosi yang dia rasa.
"Gue tau ka gimana rasanya berjuang tapi sia sia" ucap bima. Saka menghentikan aksinya lalu menjatuhkan diri. Bima mendekati saka lalu menepuk bahunya
"Man apapun masalah lo jangan sampe nyakitin diri lo sendiri kaya gini. Sekarang lo liat penampilan lo ka, berantakan, miris, menyedihkan " saka menunduk, hancur sudah harapannya untuk bisa bersama clara, tapi mengapa dia jadi seperti ini hanya karena seorang clara?
"Bangun ka, lo lemah sekarang. Cuman gara gara cewe lo kaya Gini?! Lo udah gak kaya saka yang gue kenal! " ucap roy, saka bangkit dari posisinya lalu mencekal kerah roy dengan sangat kencang
"Pukul gue ka! Sampe lo puas! Sampe lo ngerasa kalo lo kuat! Tapi terlihat lemah didepan semua orang! Pukul ka! " teriak roy. Saka mengendurkan cekalannya, diam sesaat lalu kembali memukul samsak dengan sangat kencang.
"Kenapa lo jadi bego cuman karena cinta ka?! Kenapa lo jadi saka yang lemah?! "
saka mengacak rambutnya frustasi.
"Lo bener roy. GUE LEMAH! GUE COWO YANG BEGO KARENA CINTA! TAPI LO... " Tangan saka menunjuk tapat didepan wajah roy
"lo ga pernah tau berapa berharganya Clara buat gue! " lanjutnya dengan penuh penekanan. Setelah itu saka pergi meninggalkan semua Teman temannya.
Bima berlari menyusul saka, sedangkan Gabriel berjalan mendekati roy yang masih menggebu gebu
"Roy, menurut gue wajar saka kaya gini" Roy hanya diam. Gabriel menepuk bahu Roy sekilas
"Pertama, clara itu cewe yang berhasil rubah saka balik kaya dulu, kedua, Clara adalah cewe yang bener bener pengen saka milikin. Ketiga, menurut gue cuman clara yang berhasil naklukin hati saka yang super beku. Dan yang terakhir gue sih yakin penyebab utama semuanya itu karena dia ga bisa milikin apa yang dia mau dan apa yang dia lakuin selama ini itu ternyata sia sia. Gue duluan bro" Gabriel menepuk bahu roy kembali lalu meninggalkannya begitu saja.
Hai
Gimana caritanya? Makin absurd kan? Ya maaf
Lagi butuh inspirasi niii, otak lagi susah di ajak kompromi pengennya mikirin dia ( @jefri nichol ) terus bukan cerita gimana dong.😭
Eh....
Satu lagi
Gimana rebahannya? Aman?
Udah gaya rebahan apa aja yang di pake?
Guyss saran nih sambil rebahan enak loh kalo plus ngembil sama votman cerita Clara dan saka
Votman yu wkwk
Yaudah ah
Selamat melanjutkan aktivitas rebahan kalian
Love u 💛
KAMU SEDANG MEMBACA
CLARA & SAKA
Ficção AdolescenteSiapa sangka seorang murid baru bernama Clara bisa bersahabat dengan cowok bernama saka yang super dingin dan gak bisa tersentuh oleh cewek manapun? Lalu apa Jadinya dengan persahabatan mereka? Apakah ada persahabatan antara cewe dan cowok yang gak...
