"Permisi.."
Key melongokkan kepala ke dalam ruang OSIS yang lampunya masih menyala itu.
senyumnya merekah saat mendapati gadis dengan bandana sedang sibuk mencatat sesuatu."Eh,Key"
Gina melempar senyum lalu mengisyaratkan Key untuk mendekat dengan tangan nya.
"Gue gak telat kan Gin"
Key meletakkan Sling bag nya di atas meja lalu duduk di sebelah GinaGina melirik jam dinding lalu menggeleng,
"Gak,Lo on time!"
Key terkekeh lalu merogoh ponsel dari Sling bag nya."Oh ya Key,Nana bentar lagi sampai,Lo tunggu aja ya,gue mau keluar"
Gina menutup buku yang sedang ditulisnya."Mau kemana?"
Gina meraih jaketnya lalu memasukkan ponsel yang tadi di charger nya.
"Cari makan,Lo mau nitip?"Key menimbang nimbang,dia memang belum sempat makan sebelum pergi.
"Boleh deh,nasi,lauknya apa aja"Gina mengacungkan jempol lalu berjalan keluar ruangan,sebelum menutup pintu,gadis itu kembali menoleh,
"Jangan kemana mana ya Key"
Key tersenyum lalu mengangguk patuh.Setelah Gina tidak lagi terlihat,Key menyandarkan kepalanya di atas meja.Sebentar lagi..
Key melirik jam dinding,pukul 7.
Dia sudah pulang jam tiga tadi dan harus kembali lagi karena Gina mau dia sudah di belakang stage satu jam sebelum acara.Key tidak keberatan,walau harus terburu-buru.
Key menutup matanya,perasaanya berkecamuk,apa yang terjadi hari ini membuatnya bingung.Flash back on
"Ra,wiil you be mine?"
"A,apa?"
Key meremas jarinya,rasanya tubuhnya memanas,jantungnya berdegup tidak keruan,sementara Bintang masih menatapnya serius.Key buru buru mengalihkan pandangannya,ini benar benar tidak nyaman.
Bintang menangkap tingkah risih Key,
"Maaf bikin Lo gak nyaman Ra,gue gak bakal maksa,semua terserah Lo""Bu,bukan gitu Bin,gu,gue..."
"Lo gak harus jawab sekarang,ambil waktu sebanyak Lo mau,gue bakal tetap nunggu"Key mengerang di dalam hati,menunggu?itu malah semakin membuatnya serba salah.
Key baru membuka mulutnya saat tiba tiba ponsel Key berdenting.Key menatap Bintang yang tersenyum tipis,mengizinkannya mengangkat telpon.
"Ha,halo?"
"Key,Lo dimana?"
"Anna,gu,gue di taman"
"Cepetan balik ah,jadi makan gak sih?"
"I,iya,tunggu"
"Perlu disusulin gak?"
"Jangan!tunggu disana aja,gue bentar lagi balik"
"Ya udah,cepetan ya!"
"Iya, bye.."Key menghela nafas pelan,matanya lalu kembali fokus pada cowok di sebelah nya.
"Kenapa?disuruh balik?"
"I,iya.."
Bintang tersenyum lalu meraih tangan Key,
"Ya udah,yuk balik"
Key gelagapan,walau tubuhnya menurut bangkit bersamaan dengan Bintang.Suasananya tiba tiba jadi canggung."Ta,tapi,gue belum.."
"Gak usah di buru buru Ra"
Key merasa jantungnya kembali berdetak tidak normal saat Bintang menatapnya dengan senyuman itu.Flash back off
Key menghela nafas kasar.seharusnya dia langsung memberikan jawaban,jadi hatinya tidak sakit begini.Jawabannya?
Tentu saja Key punya perasaan yang sama,jadi kenapa dia harus membuat Bintang menunggu?"Bodoh.."gadis itu mengetuk kepalanya pelan,mengutuk diri sendiri.
"Krieet.."
Key reflek menoleh saat pintu tiba tiba terbuka,awalnya ia kira Gina sudah kembali,tapi seketika tubuhnya mematung saat melihat siapa yang datang.

KAMU SEDANG MEMBACA
Key dan Ra
Ficțiune adolescențiLo mungkin key untuk semua orang tapi lo satu satunya Ra untuk gue. Apa yang bakal lo pilih, cinta pertama lo atau cinta termanis lo?