"SEP! WOOIII ! SEPTIANNN !" Teriak seorang pria yang sedaritadi sudah berusaha membangunkan Septian dari lelapnya.
"WOIII BANGUNN !! UDAH JAM BERAPA NIHHHH ?!"
"Bentar, Van. Gue masih ngantuk." Jawab Septian pelan dengan suara baritonnya yang baru bangun.
"Bentar bentar mulu daritadi. Udah mau telat nihh."
"Iya lima menit lagi."
"Gue tinggal lo ya." Ancam Revan.
"Ck." Desis Septian malas. Dengan terpaksa Septian bangun dari kasur king sizenya dan bersiap siap untuk berangkat sekolah.
Kemarin kedua pria itu begadang sampai subuh karena terlalu asik bermain game.
Septian mengambil kunci motornya dan berangkat ke sekolah bersama Revan. Septian menancapkan gas secepat mungkin agar tidak terlambat. Untunglah mereka datang tepat waktu, 2 menit lagi gerbang akan segera di tutup.
Mereka pun berjalan menuju kelas XII IPS 1 dengan seragam dan rambut yang berantakan karena terlalu ngebut.
Kak Revan udah balik, tuhh.
OMG rambutnya badas bangett.
Ya ampun makin cakep aja Kak Revann.
Ganteng banget rambutnya acak acak an gitu.
Kak Revan sama Kak Septian kok keren banget sih kalo jalan berduaaaa.
Jodoh guee udah balik Ya Allahhh.
Rambutnya gemes banget sihhh.
Suara suara bisikan dari para siswi tentu saja sangat mengganggu mereka. Tapi itu sudah biasa bagi mereka. Mereka tidak peduli lagi.
"Woi, Revan. Kok lo ga bilang bilang udah balik ?" Ucap Adam saat melihat Septian datang bersama dengan Revan.
Mereka pun melakukan tos ala ala mereka.
"Kangen ya sama gue ?" Ledek Revan.
"PD banget lo." Umpat Alvino.
"Septian tuh yang kangen sama lo. Katanya gak ada yang bisa di ajak homo an lagi." Kata Jorges.
"Enak aja lo. Gini gini gue masih lurus ya." Bantah Septian.
"Oh iya gue lupa. Lu kan udah sama Alexa ya ?" Ledek Farrel.
"Alexa ?" Tanya Revan. "Yang berantem sama lo ?"
"Hmm." Septian hanya berdehem.
"Penasaran deh gue sama orangnya." Kata Revan.
"Nanti kita kenalin, Van. Cakep. Jangan sampe suka. Punya Septian soalnya." Kata Jorges yang langsung mendapat pitingan dari Septian.
~~~~~~~~~~°
"Tangan sama kaki lo kenapa, Xa ?" Tanya Claretta.
"Lo abis di apain lagi ?" Tanya Hana.
"Gue kemaren abis jatoh pas main basket. Justru kemaren Septian yang nolongin gue. Tapi nolongin cuma karena ada maunya doang." Kata Alexa.
"Maksudnya ?" Seketika 3 gadis itu refleks membungkuk ke arah Alexa.
"Kemaren gue abis jatoh, terus dia ngobatin gue..."
"OMG ! SERIUSAN ? DIA NGOBATIN LO ?" teriak Nara yang membuat seisi kelas menatapnya tajam.
"Opss, sorry, hehehe." Kata Nara cengengesan.
"Ra, gak udah potong omongan gue ah." Kesal Alexa.
"Hehe, sorry, Xa. Lanjut."
"Terus pas dia selesai ngobatin gue, ternyata dia minta gue jadi pemain pengganti buat lomba basket. Nyebelin kannn ?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Septian Adelio [PRE ORDER]
Romance[OPEN PRE ORDER (@_gentebooks)] "Oke, Alexa, ini sekolah ketiga lo. Jangan sampe lo di keluarin lagi." • • • • • • • • • • • "ADUH GUE GAK BISA, ADA KAKEL BIKIN EMOSI MULU !"
![Septian Adelio [PRE ORDER]](https://img.wattpad.com/cover/220275782-64-k951721.jpg)