Dengan cepat Alexa menutup jendela kamarnya karena hujan yang tiba tiba deras. Padahal tadi ia sedang asik melihat indahnya bintang di atas langit malam. Pikirannya masih terngiang saat Septian mencium keningnya.
Alexa membaringkan dirinya diatas kasur sambil bermain ponsel. Sebuah pesan masuk dari Septian membuat gadis itu bimbang untuk melihatnya atau tidak. Beberapa menit kemudian Alexa memutuskan untuk melihatnya.
Septian Adelio : Besok siang gue jemput.
Alexa Chavali : Iyaa.
Septian Adelio : Lagi apa ?
Alexa Chavali : Gak lagi apa apa.
Septian Adelio : Udah makan ?
Alexa Chavali : Gue gak makan.
Septian Adelio : Kenapa ?
Septian Adelio : Tadi pas jalan pulang lo gak mau gue ajak makan.
Septian Adelio : Lo sakit ?
Alexa Chavali : Enggak sakit.
Alexa Chavali : Gak ada makanan. Gue males masak.
Septian Adelio : Gue bawain mau ?
Alexa Chavali : Enggak usah.
Alexa Chavali : Udah malem, lagian hujan juga.
Septian Adelio : Mau makan apa ?
Alexa Chavali : Enggak usah, Sep.
Septian Adelio : Gue cuma nanya.
Septian Adelio : Berharap banget gue bawain.
Alexa Chavali : Nyebelin lo. Siapa yang berharap coba ?
Septian Adelio : Mau makan apa ?
Dasar cowok nyebelin ! Ngapain nanya kalo gak ada tujuannya ? Udah lah jawab asal aja.
Alexa Chavali : Sate.
Alexa Chavali : Ayam geprek.
Alexa Chavali : Soto.
Alexa Chavali : Pecel lele.
Alexa Chavali : Seblak.
Septian Adelio : Lo kuat makan sebanyak itu ?
Alexa Chavali : Iya kali.
(Read)
~~~~~~~~~°
Setengah jam kemudian, Alexa segera keluar setelah mendengar suara ketukan pintu. Ada seorang kurir grabb yang membawa sebuah kantung plastik besar. Bagian luar plastik itu basah terkena air hujan.
"Kak Alexa ya ?"
"Iya, pak."
"Ini, kak, pesanannya." Kurir itu memberikan kantung plastik itu pada Alexa.
"Maaf, pak, saya gak pesen apa apa."
"Ini benar kan Jalan XXX Nomor 24 ?" Tanya kurir itu memastikan.
"Iya benar. Tapi saya gak pesan apa apa."
"Di sini di tulis pesanan oleh Septian. Dikirim ke alamat ini dengan nama penerimanya Alexa."
Alexa mengerutkan alisnya ketika mendengar nama Septian. "Septian, pak, yang pesen ?"
"Iya, kak."
Alexa melihat kantung plastik itu. Lalu mengambilnya dengan ragu ragu. "Makasih ya, pak."
"Iya, kak."
Alexa masuk dan mengelap plastik itu dengan tangannya agar tidak menetes mengenai lantai rumahnya. Alexa membukanya. Ada tiga lapisan kantung plastik. Alexa melotot kaget ketika melihat isi dari plastik itu. Gadis itu langsung berlari ke kamar untuk mengambil ponselnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Septian Adelio [PRE ORDER]
Romantika[OPEN PRE ORDER (@_gentebooks)] "Oke, Alexa, ini sekolah ketiga lo. Jangan sampe lo di keluarin lagi." • • • • • • • • • • • "ADUH GUE GAK BISA, ADA KAKEL BIKIN EMOSI MULU !"
![Septian Adelio [PRE ORDER]](https://img.wattpad.com/cover/220275782-64-k951721.jpg)