"gue bisa simpulin lo ada rasa sama dia sekitar 30% kan?"
- Agatha Regina & Yovan Anantha
🍫🎶
Setelah Tama pamit pulang, Venta terus saja senyum senyum sendiri
'aghhh, bisa gila gue. Ngapain gue senyum senyum coba, tapi lucu sih Tama jadi khawatir gitu, oh iya fotonya mana ya, ahhh ini, kenapa foto ini persis kaya foto gue sama putra ya, foto ini Tama lucu, kalo fo-' batin Venta berhenti saat mendengar teriakan kedua temannya
"aduh Venta Venta, lo gapapa?" tanya Levina khawatir
"knp lo baru tanya sekarang?!" ketua Venta
"ck, kalo gue tanya saat itu juga, bisa di gaplok Tama gue, lo gak liat apa mukaknya serem banget, kita aja diomelin" balas! Levina
"yayaya serah lo lahh" ucap Venta malas berdebat
"lo kenapa senyum senyum sendiri sambil liatin hp?" tanya Agatha
"oh ternyata lo liatin foto lo sama Tama?" jawab Agatha logis setelah melihat layar Venta
"lo suka Tama?" tanya frontal dari Levina
"gak lah gila lo!" ucap Venta
"trs?" jawab mereka berdua
"lo liat foto gue sama Tama ini, perhatiin baik baik, habis itu lo liat foto itu" ucap Venta sambil menunjuk pigura foto bersama Putra
Levina dan Agatha mengangguk lalu memperhatikan dengan teliti
"coba bilang 1 kata aja setelah lo liat 2 foto itu" ucap Venta setelah melihat kedua temannya memperhatikan kedua foto itu
"mirip" ucap Agatha
"persis" ucap Levina
Mereka mengucapkan secara bersamaan
"itu yang gue rasain, kalo gue deket sama Tama, rasanya gue langsung inget sama Putra, due langsung de javu gitu" ucap Venta
Agatha dan Levina adalah sahabat Venta dari sd, jadi soal Putra mereka juga tahu
"ok gue ceritain ya. Gue ngerasa de javu itu pas kejadian di uks, gue sama Tama. Sebenarnya Tama udah bilang ke gue pas malem setelah gue di culik, itu gue makan sama Tama, dia bilang gini 'gue ngerasa gak asing sama lo' terus gue jawab 'soalnya kita satu sekolah'. Tama cuman ngangguk, tapi pas di uks gue baru ngerasain hal yang sama kayak Tama rasain. Kita berdua sama sama de javu, Tama bilang itu ke gue, gue juga bilang itu ke Tama." jelas Venta panjang lebar
"sampe sini lo berdua ada pertanyaan gak?" tanya Venta yang di balas gelengan oleh mereka berdua. Venta menyandarkan badan nya ke tembok, Agatha sudah duduk santai di sofa kamar Venta, Levina duduk di kursi putar tempat Venta belajar.
"ok lanjut, pas gue ke danau sama Tama, Tama ngajak gue ke danau sama seperti danau tempat gue main sama Putra, gak hanya itu, Tama ngajak gue duduk ke kursi kayu di depan danau persis belakangnya ada pohon, dan gue inget banget itu kursi favorit gue sama Putra. Mungkin lo berdua mikirnya kebetulan" ucap Venta
"ok bentar, gue mulai paham jalan pikiran lo Ven, lo ada pikiran Tama itu Putra?" ucap Agatha lugas
"mungkin sekarang 25%" jawab Venta
"ada bukti lain gak?" Tama Levina
"pas gue di bioskop, Tama cerita soal mantannya, tapi gue ga bisa cerita ini ke kalian. Tama juga tanya kenapa gue ga punya pacar, akhirnya gue ceritain tentang Putra tapi gue ga sebut nama. Ternyata Tama bilang 'gue dulu juga punya temen masa kecil, cewek juga, lucu, gue suka sama sikapnya, gue sayang, tapi sama kaya lo gue gak tau dia dimana sekarang, gue pergi karna bunda ngajak gue pindah. Gue berharap bisa ketemu dia, ada janji juga yang harus gue tepati'. Apa pikiran lo berdua sekarang?" tanya Venta
KAMU SEDANG MEMBACA
VenTama [C O M P L E T E ]
Novela JuvenilTama Adhayksa Putra, cowok badboy di SMA Anggara. Hidupnya netral, tidak ada yang spesial. Tapi semua berubah setelah hadirnya cewek voli yang selalu bertengkar dengannya. Taalea Venta Putri, bisakah Venta menjaga hatinya untuk orang yang selama ini...
![VenTama [C O M P L E T E ]](https://img.wattpad.com/cover/223224414-64-k901466.jpg)