Tidak semua yang dipaksakan akan jadi yang baik
- Taalea Venta Putri
Melihatnya tertawa adalah hal yang membuatku bahagia, meskipun dia tidak tertawa denganku
- Tama Adhayksa Putra
🍫🏀
Motor Devan baru saja memasuki gerbang SMA Anggara membuat banyak yang menatap mereka berdua, bagi adik kelas yang masih baru, mereka sangat histeris melihat Devan. Devan langsung parkir di dekat teman temannya yang sudah menunggunya.
Venta turun dengan membawa hoodie Devan di tangannya.
"keknya makin lama makin nempel lo berdua!" ujar Gilang
"ada lem nya" jawab Devan
"lem cinta!!" ujar Kevin semangat, dari tadi ia sibuk menggodai adik kelas yang baru saja datang
"jadi senior enak yak, adek kelas banyak yang nyangkut" ujar Kevin
"jangan mentang mentang lo putus!" ketus Venta. Kevin dan Freya memang putus karena Kevin yang terus saja playboy
"hahahah" Kevin malah tertawa
Tak lama kemudian datang Tama dan lainnya. Mereka semua tampak antusias setelah libur sekolah itu
"tumben lo pagi" ujar Levina ke Venta sambil turun dari motor Bara
"Devan nih" ujar Venta
"salah gue lagi?" tanya Devan
"iyalah" balas Venta membuat mereka tertawa saat melihat Devan yang kesal
"kantin yuk! Mau cari cewek gue!" ujar Nino
"lo ketularan virus nya Kevin?" tanya Bara
"yoi! Habis ini lo semua ya gue tulari!" ujar Kevin semangat
"gila!" ujar Tama laku pergi ke kantin. Venta sedikit bisa tersenyum saat ia tidak melihat Dinda yang bersama Tama.
Mereka ber dua puluh dua orang langsung berjalan dari parkiran ke kantin. Banyak adik kelas yang memekik karena melihat wajah wajah senior nya yang tampan
"lo semua pake pelet ya?" celetuk Rasya sambil masih berjalan
"kenapa?" tanya Edgar
"keknya mereka dapet rejeki nomplok gitu kalau liat kalian" ujar Alana
Venta sedari tadi sudah kesal karena banyak juga yang melihat Devan
"yaudah, santai aja, liat tuh Venta, adem adem aja" ujar Bara
"adem apanya! Meledak habis ini" ujar Devan membuat Venta semakin melotot
"apa?! Salah gue?! Salah cewek cewek gak jelas itu lah!!" emosi Venta langsung keluar membuat Devan tertawa karena ucapannya benar.
"kok lo tau dia bakal meledak?" tanya Angga
"mukanya tuh" jawab Devan. Mereka geleng geleng melihat Venta yang emosi
"buntut lo mana Tam?" Yudha
"sapa?" tanya Tama balik
"Dinda lah" balas Arsy
"mana gue tau" balas Tama cuek
"ga bareng lo?" tanya Devan
"nggak, males" jawab Tama
"kenapa lo jadi nyariin Dinda segala?!" ketus Venta membuat Devan menutup mulutnya
"nggak nggak!! Gue cuman nanya!" ujar Devan panik. Semua hampir tertawa melihat Devan yang pias itu. Mereka langsung duduk di meja Alaskar seperti biasanya
KAMU SEDANG MEMBACA
VenTama [C O M P L E T E ]
JugendliteraturTama Adhayksa Putra, cowok badboy di SMA Anggara. Hidupnya netral, tidak ada yang spesial. Tapi semua berubah setelah hadirnya cewek voli yang selalu bertengkar dengannya. Taalea Venta Putri, bisakah Venta menjaga hatinya untuk orang yang selama ini...
![VenTama [C O M P L E T E ]](https://img.wattpad.com/cover/223224414-64-k901466.jpg)