"besok jadian!"
- Pramudya Alatas Arsenio
🦅🏀
Tok tok tokkk
"banggg!! Banggg bangunn!!!" teriak Venta sambil mengetuk kamar Gavin yang diisi dua orang itu
Ceklek
"apa?" tanya Gavin judes
"gue manggil bang El, bukan lo!" ucap Venta sinis
"bener bener ya lo, mentang mentang dibelain Tama ngambek nya sama gue" ucap Gavin
"lagian abang juga yang salah" Venta tetep tidak mau kalah
"gue lagi?!!" Gavin menunjuk dirinya sendiri
"iyalah, masa Tama" balas Venta asal
"apasih? Ribut lagi. Venta kenapa?" tanya Elvan dengan suara seram khas bangun tidurnya
"pagii bang Ell, bang El mau makan apa?" tanya Venta manis
"pagii juga, apa aja" jawab Elvan
"okee, mandi cepet!" ucap Venta sambil membenarkan gendongan tas sekolah dipunggungnya.
"iyaaa" balas keduanya malass
Venta turun dengan keadaan yang sudah lengkap untuk sekolah. Seragamnya sudah melekat rapi di tubuhnya. Ia meletakkan tas sekolahnya di sofa ruang tengah, lalu berjalan menuju dapur.
🍫🏀
"pagi bundaaaa!!!" teriak Tama kepada Chyntia yang sedang masak
"eh tumben udah siap?" tanya Chyntia
"mau jemput calon menantu bundaa" jawab Tama asal
"mentang mentang udah baikan ya. Makan dulu nih" ucap Chyntia
"iyalah bun kan kangennn, gak deh Tama makan di rumah Venta aja" ucap Tama
"yaudah, sana brangkat" ucap Chyntia
"iya bun dadaaa" ucap Tama mencium pipi Chyntia
"Tama, hati hati sama orang yang punya masalah sama kamu, terus tiba tiba dia jadi baik ke kamu. Kasih tau temen temen kamu juga, hati hati. Jaga Venta sama temen temennya" ucap Chyntia
"feeling bunda lagi?" tanya Tama membuat Chyntia menganggukan kepala
"oke Tama ngerti, bye bunn"
"hati hatii, jangan ngebut" Tama hanya membalas dengan acungan jempol saja.
Perasaannya sangat senang hari ini, harusnya hukumannya masih berjalan, tapi karena entah masalah apa hari ini, hukuman itu berakhir.
Venta dirumah menunggu dua abangny itu turun. Ia sudah selesai dengan bakmi yang ia masak.
Venta duduk di meja makan sambil main hp nya, seperti biasa hanya men on off kan nya saja
Venta tidak sadar ada yang berdiri di belakangnya
"kangen gue ya, makanya lo nyala matiin doang" ucap Tama yang di belakang Venta
"gila lo! Kaget gue!" ucap Venta menoleh ke belakang
"sorry, selamat pagii" ucap Tama yang ingat jika ia belum mengucapkan selamat pagi
KAMU SEDANG MEMBACA
VenTama [C O M P L E T E ]
Teen FictionTama Adhayksa Putra, cowok badboy di SMA Anggara. Hidupnya netral, tidak ada yang spesial. Tapi semua berubah setelah hadirnya cewek voli yang selalu bertengkar dengannya. Taalea Venta Putri, bisakah Venta menjaga hatinya untuk orang yang selama ini...
![VenTama [C O M P L E T E ]](https://img.wattpad.com/cover/223224414-64-k901466.jpg)