Keselamatan bukanlah yang pertama, tapi kesatuan yang harus utama! - Kenzo Aditama
🍫🏀
Ada saatnya di hari hari sebelum mereka melakukan perang besar itu, mereka melakukan perkumpulan terlebih dahulu. 2 hari setelah Justin mengibarkan bendera peperangan, Alaskar Nevarnd dan Extrond memutuskan untuk melakukan pertemuan tertutup.
Mereka memilih melakukan pertemuan itu di basecamp Extrond, karena basecamp ny jauh terbilang lebih besar dan cukup untuk menampung ribuan insan yang sudah terbakar emosi.
Pertemuan kali ini mereka laksanakan dengan sangat sangat tertutup. Mereka tidak mau sampai rencana mereka kecolongan oleh Galexio. Tidak ada yang formal dalam pertemuan kali ini, lebih seperti diskusi saja.
"gimana? Kita bawa senjata?" tanya salah satu inti Extrond
"nggak ada yang bawa senjata!" balas Kenzo cepat, ia sangat sangat tidak mau perang kali ini membuat kejadian 4 tahun lalu yang dialami kakaknya harus terulang kembali.
"iya! Apapun kondisinya, jangan sampai ada yang bawa senjata" ujar Gema.
"oke, tanpa senjata" ujar Rizky setuju
"tapi mereka pasti bawa senjata, dan lo tau apa yang akan terjadi" ujar Tama membuat mereka diam
"bang, kita bisa lawan mereka tanpa senjata" ujar Kenzo
"itu kalau yang bawa senjata cuman beberapa, kali ini ribuan" ujar Tama lagi
"jadi lo mau kita bawa senjata?" tanya Adri dari inti Nevarnd
"mungkin" jawab Tama
"tapi gue setuju sih, senjata itu cuman kita pakai kalau bener bener mendesak, kalau nggak ya gak usah" ujar Venta menambahkan membuat mereka kembali berpikir lagi
"okay, mungkin itu bisa jadi pertimbangan buat kita" ujar Rizky
"gue rasa nggak semua perlu bawa senjata, cukup beberapa aja" ujar Gema menambahkan
"oke" jawab Kenzo final, setelah kesepakatan dengan 3 pihak akhirnya mereka memutuskan untuk membawa senjata hanya sebagai persiapan.
"ini yang mau gue bahas, cewek cewek mending nggak ikut" ujar Gema, membuat Venta menoleh, begitupun dengan anak anak cewek lainnya.
"gue juga setuju" ujar Rizky membuat Kenzo menjadi diam
"alasannya?" tanya Yovan
"gini bang, ini bukan pertarungan biasa, gue cuman gak mau kalau amit amitt mereka yang kena lebih parah dari kita" ujar Gema
"kita juga Alaskar" jawab Levina
"gue angelnya" imbuh Venta, Venta tetep kekeh ikut
"bukan masalah itu, yang penting kan keselamatan" Jawab Rizky
"oke gini gini, demi keselamatan semuanya aja, kalian emang ga usah turun" ujar Kenzo, ia sempat melihat Tama, dan Tama mengangguk. Tama juga tidak mau harus membuat Venta dalam bahaya
"ohh ga bisa! Gue ikut turun" ujar Venta kekeh
"Ven, dengerin sekali ini aja" ujar Tama membujuk
"nggak! Enak aja kalian yang dalam masalah terus kita diem aja?" ujar Venta
"Ven, coba berpikir jernih, kita cowok kalian cewek, oke kalau emang lo emua pinter fight. Tapi dari segi kekuatan itu jauh beda. Gue tau betul Galexio pasti bawa preman preman yang kelas atas" ujar Rizky menasihati
KAMU SEDANG MEMBACA
VenTama [C O M P L E T E ]
Teen FictionTama Adhayksa Putra, cowok badboy di SMA Anggara. Hidupnya netral, tidak ada yang spesial. Tapi semua berubah setelah hadirnya cewek voli yang selalu bertengkar dengannya. Taalea Venta Putri, bisakah Venta menjaga hatinya untuk orang yang selama ini...
![VenTama [C O M P L E T E ]](https://img.wattpad.com/cover/223224414-64-k901466.jpg)