#8. Semakin Dekat

761 23 0
                                        

'bunda setuju 100% kalau kamu sama Venta. Bunsa seneng bisa lihat kamu kembali lagi seperti dulu'
-Chyntia Erlin

🍫🏀

Brumm Brumm

Suara deruman mobil dan dua sepeda motor dibelakangnya menjadi pusat perhatian di parkiran SMA Anggara. Mereka sudah menebak pasti mobil itu adalah milik Tama, karena di belakangnya terlihat Yovan dan Bara.

Yovan dan Bara sudah turun bersama Agatha dan Levina, mereka menghampiri mobil Tama.

Terlihat Tama keluar dari mobilnya lalu berjalan memutar ke pintu penumpang lalu membukanya. Keluarlah sosok wanita cantik membuat seluruh murid takjub melihatnya

"silahkan tuan putri yang cantikk" ucap cowok tinggi tegap dengan jaket jeans hitam kebanggaannya sambil tersenyum manis dan mengulurkan tangannya untuk membantu Venta berjalan

"terima kasihhhh" ucap Venta menerima uluran Tama sambil tersenyum

"ayo, ngapa lo diem disitu" ucap Tama kepada teman temannya

"Tam semua pada ngelihatin kita" ucap Bara

"yaudah biasanya kan juga gitu" ucap Tama

"bukan, ini karena ada cewek" ucap Yovan, Tama manggut manggut

"gue mau anter Venta ke kelas, lo berdua?" tanya Tama

"ikut" ucap Bara diangguki Yovan

Tama memeluk pinggang Venta dengan tangan kirinya dan menggenggam tangan kanan Venta menggunakan tangan kanannya. Jangan tanyakan di mana tas Venta. Sudah pasti ada di tangan Tama

Dibelakang Tama sudah ada Yovan dan Agatha, lalu di belakangnya ada Bara dan Levina

"aneh ya ngeliat mereka akur gini?" ucap Agatha kepada Yovan berbisik

"hmm, tapi itu bagus, biar mereka cepet jadian kan" ucap Yovan

"semoga" balas Agatha di angguki Yovan

Setelah sampai di depan kelas Venta, X IPA 3

"gue anter lo ke dalem!" ucap Tama

"disini aja, lo balik!" ucap Venta

"lo inget janji lo tadi?" tanya Tama

"iyaiyaa anter gue masuk" ucap Venta pasrah

"semangat belajarnya" ucap Agatha diangguki Yovan

"lo juga" ucap Yovan, Agatha tersenyum mengikuti Tama dan Venta masuk

"belajar yang bener" ucap Bara

"lo juga, gue masuk" balas Levina

"oke" balas Bara

"aduhh capek bangettt" protes Venta

"apanya?" tanya Tama

"semuanya, lo pikir jalan 1 kaki gak capek apa?" tanya Venta

"kan udah gue bantu" jawab Tama

Seisi kelas kaget akan kehadiran Tama bersama Venta, tapi tidak ada yang berani membuka suara

"sama  aja tetep capek" ucap Venta

"yayaya"

"yaudah lo balik sana!" ucap Venta

"lo ngusir gue?!" sinis Tama

"iyalahhh bison!" jawab Venta tak kalah sinis

"ck ga waras ya lo, udah di bantuin juga!" emosi Tama

VenTama [C O M P L E T E ]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang