"cantik cewe lo! Kapan kapan harus main sama gue! Gue kira lo mati loh, tapi masih idup aja"
- Axile Yosi Mahatsa
🦅🍫
"dan tujuannya adalah hancurin kita!" ucap Tama
Deg
Semua merasa punya ketakutan dan kekhawatiran masing masing
Tiba tiba hp Venta berbunyi lagi, ia segera menerima panggilan itu, ia juga menspeakernya
"halo bang kenapa lagi?"
"Lycan bawa Extronds!"
"hahh?! Extronds yang terkenal paling kejam?"
"iya Tama!! Bangsat mereka banyakan! Lo tau kan Extronds 200 lebih!"
"lo dimana sih? Berisik!!"
"jalan, ini bentar lagi sampe, barang Alaskar lain!"
"buruan!"
Sambungan telepon dimatikan sepihak oleh Tama
"Extronds apa lagi?!" tanya Venta mulai frustrasi
"mereka jauh lebih bahaya dari Lycan!" jawab Tama. Hanya cewe cewe yang tidak tau seberapa bahaya dna hebatnya Extronds
"mereka gak pernah punya masalah sama kita coy!" ucap Kevin emosi
"pasti diajak gabung smaa Lycan!" jawab Bara
"Tam! Inget, nyawa anak Anggara ada di tangan kita!" ucap Venta membuat semua langsung sadar
"sial! Sehebat hebatnya kita, kita jauh kalah jumlah!" ucap Tama
"anak anak? Bagaimana?!" tanya Bu Erika, beliau adalah kepala sekolah Anggara
"ah, begini bu" Tama menjelaskan semuanya hal itu membuat Bu Erika panik
"apa perlu saya pulangkan sekolah?" tanya Bu Erika
"jangan!" ucap Venta tegas membuat emua bingung "kalau mereka pulang, artinya mereka misah! Dan itu bisa jadi sasaran Lycan!" ucap Venta
"iya jangan di pulangkan bu, kumpulkan di aula, jangan sampai ada yang keluar bu!" jawab Agatha
"bu! Saya ingatkan, ini gak main main bu! Kita akan usaha buat bawa mereka keluar dari sekolah" ucap Tama
"saya percaya sama kalian, tapi saya juga takut kalian kenapa napa!" ucap Bu Erika
"doakan saja bu! Guru guru juga jangan ada yang keluar bu" ucap Aldi
"saya akan telpon polisi!" ucap Bu Erika membuat semua kaget
"jangan bu!! Itu semakin membahayakan, apalagi untuk nama sekolah kita juga" Bu Erika akhirnya menurut saja
"woy!!" teriak anak anak Nevarnd dan Alaskar lainnya membuat Bu Erika bingung
"ini Nevarnd bu, mereka bantu kita, ada juga Alaskar lain. Kita 600 an bu" ucap Alana menjelaskan
"kalian usaha sebaik mungkin, jika memang tidak kuat, lebih baik kalian menyerah! Saya tidak mau kalian kenapa napa! Bukannya saya memikirkan tanggung jawab sekolah. Tapi kalian ini semua murid saya!" ucap Bu Erika
"iya bu kita paham! Tolong aman kan semuanya bu!" jawab Tama membuat Bu Erika pergi
Mereka sudah berkumpul di lapangan, dengan para anggota inti dihadapkan mereka.
"satu jam lagi!" ucap Galen membuat semua panik.
"setidaknya kita ada tambahan orang!" ucap Venta
KAMU SEDANG MEMBACA
VenTama [C O M P L E T E ]
Teen FictionTama Adhayksa Putra, cowok badboy di SMA Anggara. Hidupnya netral, tidak ada yang spesial. Tapi semua berubah setelah hadirnya cewek voli yang selalu bertengkar dengannya. Taalea Venta Putri, bisakah Venta menjaga hatinya untuk orang yang selama ini...
![VenTama [C O M P L E T E ]](https://img.wattpad.com/cover/223224414-64-k901466.jpg)