Tama Adhayksa Putra, cowok badboy di SMA Anggara. Hidupnya netral, tidak ada yang spesial. Tapi semua berubah setelah hadirnya cewek voli yang selalu bertengkar dengannya.
Taalea Venta Putri, bisakah Venta menjaga hatinya untuk orang yang selama ini...
Dia wanita hebat, banyak laki laki yang mengejarnya, tetapi dia tetap memilihmu
- Fin Devan Charles
🍫🏀
Liburan sudah berjalan, hari hari Venta hampir sepenuhnya ia isi dengan tiduran, nonton film makan, hanya itu. Selalu di rumah, ia tidak ada niat keluar walaupun beberapa kali Gavin mengajaknya
"dek!!" teriak Gavin dari depan kamar Venta, Venta sedang menonton film di laptopnya
"masuk" ujar Venta membuat Gavi membuka pintu kamar Venta dan masuk ke dalam
"nonton film?" tanya Gavin. Venta hanya mengangguk
"jalan yuk, abang bosen nih" ujar Gavin membuat Venta menoleh
"ajak mama sama papa aja" ujar Venta
"ayolah dek, 2 bulan lagi abang ke Jerman loh" ujar Gavin
"kemana?" tanya Venta
"kemana aja dah, kamu mau kemana?" tanya Gavin
"beliin Venta novel ya" ujar Venta
"oke ayo" Venta langsung melongo
"serius?" tanya Venta
"iya cepet mandi" ujar Gavin. Venta langsung masuk ke kamar mandinya. Tidak butuh waktu lama ia sudah siap dengan pakaian santainya. Karena kali ini ia pergi dengan Gavin, niatnya adalah menggunakan celana pendek saja
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"ayo bang" ujar Venta saat melihat Gavin menunggunya di sofa
"kenapa pake celana pendek?" tanya Gavin
"emang kenapa?" tanya Venta
"ya abang harus bawa mobil dong" ujar Gavin sambil menukar kunci motornya menjadi kunci mobil
"kenapa ga pake motor?" tanya Venta
"enak aja! Celana kamu pendek!" ujar Gavin
"iyaiya ayo" ajak Venta.
***
Gavin dan Venta berjalan di mall yang besar, kalau mereka akur seperti ini, mereka jadi seperti sepasang kekasih. Gavin terlihat merangkul leher Venta
"niat abang kesini mau apa?" tanya Venta
"cuman pengen jalan jalan doang" ujar Gavin
"jadi? Habis beliin Venta buku balik?" tanya Venta
"enggak tau. Liat nanti" ujar Gavin. Baru saja Venta mau masuk gramedia dengan Gavin, tapi matanya menangkap sosok laki laki yang sangat sangat ia kenali
Venta segera mempercepat langkahnya membuat Gavin mengikuti nya dengan kebingungan