Anin & Arka (Last part)

32.6K 2K 459
                                        

Sudah siap end?

Pasti siap yah! 😉

Baca sampai habis ya, karna akan ada info cerita untuk Nayla dan Evano.

________

"Apa ibu tahu mereka pindah kemana?"

"Maaf, Saya tidak tahu."

Arka mengangguk lalu mengucapkan kata terima kasih pada wanita tua yang baru saja berbicara dengannya.

Setelah wanita tua itu pergi. Arka menatap rumah berukuran kecil yang terlihat terbakar habis. Kata wanita tua itu, beberapa bulan lalu. Rumah tersebut terbakar habis beruntung beberapa orang yang tinggal di sana selamat namun, mereka harus kehilangan rumah mereka.

Menarik napas pelan Arka berbalik kembali ke dalam mobilnya yang ada di depan gang perumahan yang ia datangi. Niatnya kemari ingin menuntaskan masalah yang terjadi beberapa bulan lalu. Karna terlalu sibuk dengan urusan istri, anak-anak serta kantornya. Arka belum bisa menemui pasangan suami istri yang sempat mencari masalah ke rumah mertuanya.

Arka menunda urusannya dengan mereka karna berpikir, mereka tidak akan kemana-mana jadi lebih menfokuskan diri untuk keluarga dan kantornya tapi ternyata... Arka hanya mendapati sebuah rumah yang sudah terbakar habis dan orang-orang yang tinggal di sana sudah tidak ada. Sudah tidak ada buakan berarti meninggal karna kebakaran tersebut, melainkan mereka sudah pindah rumah dan tidak ada yang tahu di mana mereka tinggal sekarang.

Arka menarik napas pelan. Pria itu memilih kembali ke rumahnya dari pada mencari orang-orang yang tidak ia tahu di mana keberadaannya.

____

Sesampai di rumah Arka di sambut senyum hangat istri dan anaknya. Senyum hangat yang membuat segala beban yang ia pikul sendiri perlahan menghilang.

"Daffa sama Daffi belum pulang?" tanya Arka saat tidak mendapati keberadaan dua anak laki-lakinya.

"Daffa ada di kamar kalau Daffi lagi keluar, ada kerja kelompok," Jawab Anin.

"Kalau Arsya dan Arsyi?"

"Baru aja tidur," jawab Anin.

"Ayah, Nayla punya pertanyaan." Arka menatap ke arah Nayla saat mendengar suara putrinya.

"Apa?"

"Tapi nanti aja, ayah mandi dulu gih," suruhnya membuat Arka menggelengkan kepalanya.

"Nggak mau cium ayah nih?"

"Nggak!" tolak Nayla dengan tegas. "Ayah cepat mandi, Nayla ada banyak pertanyaan sama ayah."

"Iya, iya." Arka berlalu meninggalkan istrindan si anteng alias anak tengah, Nayla.

"Memangnya Nayla mau tanya apa ke ayah?" tanya Anin yang penasaran dengan pertanyaan yang akan di tanyakan Nayla pada suaminya.

"Dih... Kepo," celutuk Nayla seraya berlalu pergi meninggalkan sang mama yang mendengkus kecil.

"Anak siapa sih?" gumam Anin.

Anin menyusul Arka yang sudah lebih duluan ke kamar. Wanita itu meletakkan tas laptop Arka di atas meja lalu menyiapkan pakaian ganti untuk suaminya.

"Masih tidur..." ucap Anin saat melihat bayi kembarnya yang masih terlelap di box mereka. Untuk anak kembar kedua-nya berjenis kelamin laki-laki dan perempuan, yang lahir pertama perempuan yang di beri nama Arsyilah Zhafira Athala sementara yang kedua berjenis kelamin laki-laki bernama Arsyad Zhafran Athala. Semua memanggil mereka Arsyi dan Arsya. Setelah selesai memastikan keadaan anak-anaknya, Anin keluar dari kamar menuju lantai dua di mana anak pertamanya berada.

Arka & Anin 2 (✔)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang