#1 London
#1 Nerd
#3 Falling
#4 Kakel
.
Cantik, pintar dan kaya. Semua dimiliki sosok Aurelin Caezilia Adrian. Hanya saja gadis tersebut punya alasan lain kenapa semenjak menginjakkan kaki di sekolah barunya ia malah merubah penampilan menjadi seora...
"Harga diri kamu gak akan jatuh hanya untuk sebuah maaf."~Nyonya Besar Alvaro.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
21. Aurel sakit
"Aurel sayang, mau kemana? Mami perhatiin akhir-akhir ini kamu sering pergi habis sekolah."
Meringis gadis itu berbalik menghadap sang nyonya besar.
"Hehe, mami. Hari ini Aurel mau jenguk temen. Gak lama kok. Janji deh."
"Kamu udah makan siang kan? Kamu juga jarang makan siang di rumah loh, udah makan di sekolah apa gimana?"
Mampus deh lo, Rel.
"Emh, Aurel makan kok, mi, di sekolah." Maafin Aurel, mi. Mana sempat makan kalau setiap saat yang di pikirkan hanya tentang Rega. Dasar bucin sejati. Sandra terlihat menghela nafas, membelai rambut anaknya penuh kasih.
"Cepet pulang ya. Kamu pasti capek, mukanya agak pucet gitu. Mami khawatir, sayang." Merasa begitu bersalah Aurel hanya mampu menunduk dan bergumam mengiyakan. Aurel menyesal, kenapa ia tidak jujur saja. Gadis itu benar-benar tidak mau mami nya kecewa karena kebohongannya.
Beberapa hari ini Aurel jadi sering telat sarapan dan jarang makan siang. Padahal untuk menemui Rega pun ia butuh tenaga dan pikiran yang jernih tapi, memang dasar bocah kelas satu SMA. Kerjaannya hanya melakukan hal bodoh dan ceroboh.
⏳🎭⏳🎭
Hari ini yang membukakan pintu adalah nyonya Alvaro. Wanita itu tersenyum lebar ketika tau siapa yang datang.
"Padahal baru aja tante kepikiran kenapa kamu belum datang, eh ternyata udah ada di depan pintu. Ayo masuk. Tante juga mau nganter makanan sama obat Rega."
"Boleh Aurel yang nganter, tante?"
"Serius, tante gak ngrepotin?"
"Enggak, kan Aurel yang mau. Boleh?"
"Boleh dong, sayang. Ini. Tante tinggal ke depan gak pa-pa ya." Desi menyerahkan nampan di tangannya.