#1 London
#1 Nerd
#3 Falling
#4 Kakel
.
Cantik, pintar dan kaya. Semua dimiliki sosok Aurelin Caezilia Adrian. Hanya saja gadis tersebut punya alasan lain kenapa semenjak menginjakkan kaki di sekolah barunya ia malah merubah penampilan menjadi seora...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kriing!
Seluruh siswa menghela nafas lega seolah itu adalah satu-satunya untuk mereka menghirup udara segar di luar kelas. Terpecah, kini mereka pergi menuntaskan rest mission masing-masing. Ada yang sudah terbirit menuju kantin. Ada yang menyambangi toilet dan banyak pula yang memilih duduk leha di depan kelas dan taman entah untuk membahas tugas atau hal lain semisal ghibah singkat mengingat jam istirahat hanya lima belas menit.
“Tadi lo mau cerita apa sih?” Tagih Cika mengingat Aurel yang tadi hendak bercerita namun urung kala guru mata pelajaran pertama muncul.
Aurel tersenyum samar ketika mengingat momen pagi tadi.
“Cik, gue gak tau ini buruk ato gimana tapi,” Pandangan Aurel menerawang, "Gue ngajak Rega temenan.”
Suasana hening. Tiga detik. Lima detik. Cika mengerjap menatap sahabatnya dengan tatapan tak percaya.
“What the…?! Lo gila?! Lo mau stres tiap hari cuma gara-gara dicuekin dia? Aurel... gimana ceritanya coba?!" Cika kehilangan kata-kata menghadapi tingkah tak masuk akal Aurel yang tak tertolong sama sekali. Jadilah Aurel menceritakan kejadian tadi pagi lengkap dengan manik matanya yang berbinar, hal itu tampak jelas dimata Cika. “Tingkah lo itu seakan-akan lo baru official jadi pacar Rega tau nggak?” Sinis Cika lengkap dengan decihan sebalnya. Aurel menaikkan alis, berfikir.
“Emang iya?”
Cika memutar bola mata malas, “Serah lo maemunah. Tapi gue saranin, mending lo berusaha ngonrtol diri dari sekarang kalo emang lo gak mau rahasia lo kebongkar.” Aurel mendengus sembari mengayunkan kedua tungkainya. Saat ini mereka tengah duduk di salah satu bangku panjang depan kelas.
“harus lo inget ya, Rel. Fans fanatik Rega itu bejibun. Lo gak tau kan kalo mereka bahkan sampe buat akun fansclub di medsos? Anggotanya gak cuma anak sini aja. Dan kalo mereka sampe tau ada cewe yang lagi deket sama pangeran mereka, apalagi... dengan penampilan lo yang asal-asalan gini, mereka gak bakal segan-segan nyeret lo thowaf di monas.”
“Seriusan?”
Cika mengangguk. Aurel bergidik ngeri. Masa iya fans Rega seseram itu? Apa sih istilah K-Pop nya? Sasaeng ya? Hihh. Serem anjir kalo sampe dapet teror-teror gitu. Di waktu bersamaan netra gadis itu menangkap sosok yang tengah mereka bicarakan sedang berdiri tak jauh dari mereka, bersandar pada pembatas koridor dengan kedua tangan yang dimasukkan ke dalam saku celana dan tengah MENATAPNYA?! Oh God! Aurel harus bagaimana? Salahkah keputusannya untuk berteman dengan cowok dingin itu? Malah kini Rega dengan terang-terangan memperhatikan Aurel.
🎭⏳🎭⏳
Volume musik di earphone Rega terus bertambah. Cowok tinggi itu memejamkan mata sembari menyeringai kesal, andai para penggermar tak dianggapnya melihat kelakuan Rega mereka pastia akan memekik histeris.