#1 London
#1 Nerd
#3 Falling
#4 Kakel
.
Cantik, pintar dan kaya. Semua dimiliki sosok Aurelin Caezilia Adrian. Hanya saja gadis tersebut punya alasan lain kenapa semenjak menginjakkan kaki di sekolah barunya ia malah merubah penampilan menjadi seora...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
28. Aku-kamuan
"Nih liat. Rega tuh kenapa sihh?"
Cika merampas hape ditangan Aurel kemudian membaca roomchat cewek itu dengan Rega.
"Coba lo inget lagi. Kali aja tadi siang lo ada salah."
"Gue gak tau. Orang didiemin mulu mana gue tau kan salah gue dimana?"
"Terakhir kalian ngomong gimana?"
Aurel tampak berfikir, "Itu... sebelum masuk kelas. Ahh gue inget!! Waktu itu kita sempet ketemu Morgan kan trus... nah iya dari situ Rega mulai nyebelin," Masih dengan alis tertaut Aurel menoleh ke arah Cika, "Jadi menurut lo Rega kenapa, Cik?"
Cika diam, mengunyah kacang dengan kalem, "lo belum ngubah gaya ngomong lo ke Morgan ya?"
"Hah? Maksudnya?"
"Yaa... lo masih pake aku-kamuan gitu?"
"Emang mau pake apalagi?"
Cika memutar bola mata malas, "lo gak ngerasa aneh gitu?"
"Buat apa?" Giliran Aurel yang memasukkan kacang yang belum dikupas kulitnya kedalam mulut kemudian menyesapnya dengan penuh penghayatan.
"Lo sama Rega bahkan belum ada perubahan gaya bicara, Aurel. Apa lo gak mikir sampe sana?"
Mulut Aurel terbuka dengan mata mengerjap pelan. Buru-buru ia melepaskan kuluman kacangnya dan meletakkan benda itu diatas tisu yang sudah ditumpuki puluhan kacang bernasib serupa. Tak menyadari Cika memperhatikan hal itu dengan mata memicing jijik. Sungguh tau akan takdir butiran kacang yang belum sempat terbuka itu akan berakhir di tempat sampah. "Jadi maksud lo Rega cuekin gue seharian cuma gara-gara masalah itu? Heol!"
Cika mendecih sinis tak ayal melempari kepala sahabatnya itu dengan kulit kacang hingga gadis itu meringis.
"Emang ya lo doang yang bakal ngomong hal kayak gini pake cuma."
"Ya kan aturannya dia ngomong kali sama gue bukan diem-dieman gini kek bocil."
"Dih emang dasar lonya aja yang gak peka."
"Kok lo jadi belain Rega sih? Lo temen gue belain gue lahh"
Cika menggeleng, rupanya Aurel belum sadar juga dimana letak kesalahannya.