[Lover Series #1]
Karena keisengan sahabatnya Chiara harus jadi pacar sewaan seorang laki-laki bernama Jemian. Meski mendapat bayaran mahal, hidup Chiara berubah drastis. Chiara harus masuk ke kehidupan keluarga konglomerat yang mirip monster. Berba...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Recommended Song : Winter — Lips
Jangan lupa vote dan comment ya guys. Akulihat banyak siders nya disini 😶 vote tidak sesulit itu kok. Bisa kan luangkan waktu sedetik buat pencet tombol bintang? Kalau bisa comment yang banyak agar aku bisa semangat lanjutinnya hehe.
Makasih juga untuk semua yang ngikutin ini dari awal. Padahal teorinya bikin pusing 🤣🤣
Soal ending, enaknya kalian sad ending apa happy ending? Atau gantung?👀
Okay, happy reading love 💚
******************
Yui mengelus rambut Chiara dengan penuh kasih. Matanya bengkak karena terus menangis sejak tadi. Lebih tepatnya menangis terharu karena berhasil bertemu dengan anaknya yang 10 tahun lebih menghilang. Chiara tampak sama seperti dulu, bedanya cuma tambah tinggi dan cantik. Yui tak bisa menggambarkan bagaimana perasaannya sekarang. Melihat Chiara hidup ia sudah sangat bersyukur. Berulang kali ia mengucapkan terimakasih ke Tuhan karena telah menjaga putrinya selama ini. Diberi kesempatan bisa bertemu dengan Chiara lagi merupakan hal yang paling ia syukuri.
"Sayang, ini Mama. Mama kamu. Maafin Mama. Pasti selama ini kamu hidup penuh beban dan cobaan. Mama dengar kamu juga sempat amnesia. Mama benar-benar minta maaf gagal menjagamu. Mama menyesal..."
Chiara ikut menitikkan air mata. Sejak tadi Yui terus meminta maaf padanya. Padahal Chiara sudah berulang kali kalau ini bukan salah Yui. Yui sudah melakukan yang terbaik untuk menjaganya dulu. Amnesia yang membuat ia lupa dengan sosok Yui selama 10 tahun. Dan bertemu dengan Yui lagi benar-benar membuat beban Chiara hilang seketika. Ia seperti menemukan sosok pelindung dan Chiara langsung merasa aman. Ia memeluk Yui lagi dengan erat.
"Jangan tinggalin Naomi lagi..."
"Mulai detik ini, kita akan bersama selamanya. Mama janji."
Sosok Ibu memang sangat berpengaruh dalam diri Chiara. Ia yang kemarin merasa putus asa dan kehilangan semangat hidup, sekarang ia merasa jauh lebih baik. Memeluk Yui ternyata bisa menghilangkan beban-beban yang menumpuk. Hatinya menjadi tenang dan ia merasa dilindungi. Chiara tidak sendiri lagi, ia sekarang punya Yui. Fakta itu membuat Chiara kembali menjadi dirinya sendiri. Seperti ada tangan yang menariknya keluar dari lubang kesengsaraan.
Chiara akui kehadiran Yui merubah perasaanya dalam sekejap.