Possesieve Psikopat #21

73K 5.6K 1.5K
                                        


Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

°°°Lo bukan artis yang kalau nangis dapet duit, dan Lo juga bukan Puteri duyung yang air matanya bisa berubah jadi mutiara

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

°°°
Lo bukan artis yang kalau nangis dapet duit, dan Lo juga bukan Puteri duyung yang air matanya bisa berubah jadi mutiara. Tangis Lo itu gak akan pernah merubah keadaan.

°°°

"Ashh!!" Ringis Netta ketika Ken menekan pada bagian lukanya.

Ken menghiraukan itu tetap fokus pada luka di lutut pacarnya, mengobati dengan telaten. Sial, rasanya Ken masih kesal dengan ucapan sarkatis yang ditujukan Reno untuk Netta. Cowok yang kata orang Sweet kini bertransformasi menjadi cowok goblok.

Sama halnya dengan Ken, Netta juga masih terbayang-bayang ucapan Reno beberapa saat lalu. Huh, ini suatu hal yang baru bagi Netta. Selama kenal dan berpacaran dengan Reno, baru kali ini ia melihat sikap Reno yang sangat angkuh. Ada rasa sakit didalamnya, apakah jika Reno tau yang sebenernya cowok itu masih tetap mengatai-nya cewek munafik?

Tatapan Netta mengarah pada sosok yang Kini sedang mengobati lukanya. Orang yang selama tujuh hari ini memberikan rasa cinta yang berbeda. Rasa cinta yang berbeda dari kebanyakan cowok lainnya. Setidaknya saat ini ia masih mempunyai Ken yang akan terus membelanya. Rencana Tuhan yang tidak pernah terduga.

"Udah," Kening Ken berkerut ketika Netta malah asik memandangi dirinya. Sampai tidak sadar lukanya sudah selesai Ken obati.

"Ekhem! Biasa aja dong ngeliatinnya. Gue paham dan gue sadar kalau selama ini gue ganteng. Udah ah! Gue tau pasti lo mau muji gue kan?"

Netta terkekeh sebentar."Apaan sih, emang Ken masih perlu pengakuan dari Netta. Kan udah terbukti. Hampir semua siswi disekolah ini suka sama Ken." jawab Netta apa adanya.

"Ya perlu lah, rasanya gak sah gitu kalau pacar gue sendiri gak ngakuin kalau gue ganteng. Dan perlu Lo ingat gue gak butuh disukai sama semua orang, yang gue mau cuman disukai sama lo," ucap Ken menatap retina mata Netta dalam, seolah menegaskan bahwa apa yang ia katakan barusan memang benar adanya.

Possesive PsikopatTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang