"Memaksa adalah kebiasaan sikap kamu,"
Akbar tertawa lalu mengecup tangan Intan mesra, "Kalau tidak memaksa, maka aku tidak akan bisa mendapatkan kamu sekarang,"
"Kenapa kamu pilih aku padahal banyak yang lebih cantik dan bertalenta di luar sana dan pasti mereka tidak akan menolak kamu?"
"Kamu saja menolakku,"
"Karena kamu menyebalkan!"
"Kamu berbeda,"
"Setiap manusia pasti berbeda,"
"Tapi kamu spesial,"
"Setiap manusia punya keistimewaan tersendiri,"
"Tapi kamu sangat unik,"
"setiap manusia juga punya ciri khasnya ma-"
"Cukup!"
Intan tertawa puas sangat puas, "Aku menang..."
"Dubai Mall,"
"Kenapa?"
"Sekarang ini kita mau ke mall,"
Dubai mall adalah tempat perbelanjaan terluas di kota ini dan termasuk salah satu mall paling besar di dunia.
Berbagai butik dan toko terkenal dari seluruh dunia bisa ditemukan di Dubai Mall. Pengunjung yang datang bisa melakukan belanja hemat dengan memanfaatkan Dubai Shopping Festival yang diadakan setiap tahun sehingga bisa mendapatkan berbagai macam promo dan diskon.
Dubai Mall juga terdapat sebuah toko permen terbesar di dunia yang dapat memanjakan para pecinta permen dan makanan manis.
"Kamu kok nggak bilang sih kita mau ke mall 'kan aku bisa buat list dulu kira-kira apa aja nanti yang mau dibeli!"
"Beli apa aja yang kamu mau nggak usah buat list segala,"
"Buat list karena aku itu pelupa orangnya!"
"Kalau ada yang lupa nanti beli secara online aja atau datang lagi kesini, sekarang kamu fokus aja apa yang kamu mau okey?"
Mereka sudah sampai.
Sama persis seperti yang sudah orang-orang bicarakan di internet maupun berita, besar dan... sangat ramai tentunya.
"Bungkus ini semua!"
"Baik, Tuan!"
"Saya sudah pilih beberapa dan jangan lupa dengan lipstik ini satu pack,"
"Baik, Tuan!"
Intan sekilas melihat layar iPad yang menampakkan semua jenis dan merek make up yang selalu digunakan olehnya tapi...
"Mas, itu semua buat aku?"
"Siapa lagi kalau bukan buat kamu?"
"Tapi 'kan persediaan di rumah masih banyak cukup buat sebulan,"
"Sebulan bukan setahun,"
KAMU SEDANG MEMBACA
AKBAR INTAN |End & Proses Revisi|
General FictionAkbar tidak menyangka gadis desa yang ia sukai ternyata mempunyai latar belakang yang mampu membuatnya ragu untuk memiliki gadis tersebut. Bagaimana tidak, saudara perempuan gadis tersebut adalah seorang pemimpin salah satu kelompok mafia yang cukup...
