Hari ini sungguh sangat terasa berat dan panjang. Mereka belum tau apa yang akan terjadi esok. Hanya saja apapun itu mereka berjanji akan melewatinya bersama.
Setelah makan dan minum obat kini Ryewook kembali tidur dengan lelap. Sedangkan Candy dan Heechul berada di balkon apartement candy seraya menikmati secangkir teh.
Candy mengamati Heechul yang berulang kali menghela napasnya dengan kuat.
"Apa kau ingin memaki sekarang? Kau terlihat tertekan sekali" ucap Candy
"Hmm.. Kau ingin aku maki-maki?" tanya Heechul
"Coba saja.. Aku sudah mulai terbiasa mendengar semua makian mu"
Heechul tersenyum. Ia membasahi bibirnya sendiri. "Hanya aku bukan yang bisa memaki di depan wanita yang aku ingin dapatkan hatinya?"
"O..cuma kamu. Ya karna memang seperti itulah Kim Heechul"
"Aku berusaha untuk menahan emosi ku. Tapi memang sangat susah.."
"Tidak apa, kadang bisa memaki seperti itu dapat mengurangi beban di hati mu."
"Dan memindahkannya ke orang lain, begitu maksud mu?"
Kali ini Candy yang tersenyum lebar. Keduanya menatap ke atas langit yang hanya di hiasi oleh bulan.
"Aku bahkan masih tetap bisa tertidur nyenyak setelah melakukan go public dengan momo. Ah...dan sekarang aku merasa gelisah karna anak itu.. " ucap Heechul dan menoleh pada Ryewook yang terlelap di atas kasur.
Candy pun ikut menoleh. Ia suka melihat wajah Ryewook yang terlelap nyaman.
"Kau sangat menyayanginya?"
"Aku menyayangi semua member ku dengan sama." ucap Heechul dan membalik tubuhnya agar lebih leluasa melihat Ryewook.
"Tapi aku tidak pernah melihat mu semarah ini sebelumnya"
"Itu karna aku sangat mencemaskannya.. Aku bahkan merasa ketakutan setiap kali aku mengingatnya" ucap Heechul yang kini merosot dan terduduk di lantai.
Candy pun mengikuti Heechul dan duduk di sana.
"Di antara kami dialah yang hatinya paling lembut, dia yang selalu paling tidak tega ketika kita membuat game yang sedikit keterlaluan. Meski terlihat manja tapi dia selalu berusaha menjadi sosok kaka yang baik untuk kyuhyun. Dia selalu hidup dengan mengkhawatirkan member lain. Dia juga yang paling peka terhadap sesuatu. Dia orang pertama yang menawarkan kasurnya untuk kyuhyun saat kyuhyun datang dalam grup kami, saat itu hanya dia yang bisa menerima kedatangan kyuhyun, dia yang menangis berhari-hari saat member lain keluar, bahkan dengan kaki pendeknya itu dia terus mengejar-ngejar Lee sooman-ssi. Orang yang tidak pernah terlambat mengucapkan selamat ketika kami berulang tahun atau mencapai sesuatu, Ia juga selalu menyiapkan hadiah yang manis"
Candy tersenyum dan mengangguk. "Seperti cover lagu yang Ia buat untuk ulang tahun kyuhyun?" tanya Candy
Heechul mengangguk. "Itu satu dari sekian banyak hal manis yang Ia berikan"
Heechul menarik napasnya lagi lalu menghelanya.
"Tapi karna hatinya yang terlalu lembut karna itu juga dia yang paling rapuh. Hal kecil yang mungkin biasa untuk kita, tidak untuk dia. Sering sekali dia tidak bisa makan atau tidur hanya karna komentar buruk. Sebab itu kami tidak mengizinkannya lagi menggunakan media sosial, ya kecuali Lysn dan youtube itu pun baru-baru ini saja. Dengan hati serapuh itu pasti sangat sulit untuknya bertahan sejauh ini." ucap Heechul
Candy menatap Ryewook dan Heechul bergantian.
"Dulu aku sama sekali tidak menyukainya.. Sifatnya yang sangat sensitif membuat ku jengkel. Sampau suatu hari kita semua hampir saja kehilangannya. Dan aku sadar harusnya aku lebih dekat dengannya harusnya aku lebih menjagannya, mendengarkannya saat Ia merasa khawatir, kalau saja aku melakukan semua itu, hari itu tidak akan pernah terjadi"
KAMU SEDANG MEMBACA
My Bitter Candy
FanfictionMenjadi kekasih seorang Idol merupakan mimpi dari banyak wanita. Bahkan sebagian dari mereka merasa tak perlu menjadi kekasih cukup dapat melihat mereka dari jauh saja sudah merupakan kebahagian. Sebagian dari mereka pun dengan tulus mendukung sang...
