Jika selama ini Candy bekerja hanya untuk mengikuti prianya kali ini Ia benar-benar merasa tertarik dengan dunia Entertaiment khususnya semua pekerjaan di balik layar. Terlihat dari bagaimana Candy nampak bersungguh-sungguh berlatih bersama Shindong, tentu saja karna Shindong juga tidak akan bermain-main saat bekerja.
"Warnanya belum bagus, kurang apa ya?" tanya Shindong pada salah satu staffnya.
"Kalau ada sentuhan warna maroon pasti kelihatan lebih hidup, iya ngga sih?"
Shindong nampak berfikir, "kalau terlalu banyak juga kurang masuk. Wadrobe mana?" tanya Shindong
"Baru aja keluar..."
Shindong mencari orang yang tak terlalu sibuk di sana dan melihat candy yang tak jauh darinya.
"Candy.."
"Iya oppa.."
"Kamu ke lantai bawah. Minta wadrobe lain carikan aksesoris apa saja warna maroon. Cepat ya kita harus mengudara 10 menit lagi" ucap Shindong.
Candy mengangguk Ia mendekat ke set dan mengambil foto BoA, lalu bergegas pergi.
Shindong senang ketika Candy bisa mengerjakan sesuatu secara detail meski Ia hanya memerintahkan secara garis besar.
...
....
Tidak hanya menyuruh ini dan itu, Shindong juga sesekali meminta pendapat Candy, saat ide itu bagus Shindong akan menggunakannya dan ketika itu kurang bagus Shindong akan meminta Candy untuk lebih memikirkan lagi.
Tak heran meski baru 5 hari Candy membantu Shindong, Ia sudah nampak cukup terlatih. Pada dasarnya Candy memang mudah untuk menyesuaikan diri. Ia tak hanya mengambil Ilmu dari Shindong tapi dari orang-orang di sekitarnya.
Ya, karna ketertarikannya dengan dunia di balik panggung itu Candy menghabiskan waktu lebih banyak bersama Shindong di bandingkan sebelum-sebelumnya.
...
...
"Candy mana?" tanya Shindong pada asistennya.
"Katanya ke toilet.." ucap sang asisten.
Shindong melirik jam tanganya, "15 menit hanya untuk ke toilet." gumam Shindong.
"Kita break dulu 10 menit." ucap Shindong lalu berlalu dari tempatnya.
Ia keluar ruangan, tidak sedikit pun berniat untuk mengecek ke kamar mandi. Ia tentu tau anaknya itu berada dimana saat ini.
Dengan langkah besarnya Ia pun menyusul Candy. Benar saja sesuai dugaanya, candy sedang diam-diam mengintip Eunhyuk yang sedang berlatih Dance bersama Donghae.
"Pasti kerjaan anak jerapah yang memberitahu jadwal Eunhyuk. Benar-benar tidak memberikan celah sama sekali anak itu" gumam Shindong dan tersenyum geli. Seperti biasa karna tak mau ketinggalan momen ini, Shindong mengeluarkan ponselnya dan diam-diam merekam Candy yang sedang mengintip Eunhyuk seraya menghampiri Candy.
Tanpa peringatan Shindong langsung saja menarik rambut panjang Candy.
"Kalau kau tidak tau dimana toilet biar aku antarkan" ucap Shindong dan membawa Candy pergi dengan menarik rambutnya.
"Ahh..ah.. Oppa..lepaskan sakit.." pinta Candy
"Jadi ini alasan mu masih mengikuti ku hmm? Biar bisa terus mengintip Setiap aktivitas Eunhyuk"
"Tidak.. Aku hanya tidak sengaja lewat saja.. Oppa lepas ih..sakit" ucap Candy yang tentu saja mau tak mau mengikuti langkah Shindong.
Tentu saja mereka berdua menjadi perhatian orang.
"Apa perlu aku pasangkan peta yang besar agar kamu tidak tersesat lagi?"
"Oppa..maaf.. Tapi lepaskan rambut ku." ucap Candy
KAMU SEDANG MEMBACA
My Bitter Candy
FanfictionMenjadi kekasih seorang Idol merupakan mimpi dari banyak wanita. Bahkan sebagian dari mereka merasa tak perlu menjadi kekasih cukup dapat melihat mereka dari jauh saja sudah merupakan kebahagian. Sebagian dari mereka pun dengan tulus mendukung sang...
