Chapter 33 : Penderitaan seorang suami

196K 12.1K 574
                                        

Keenan hampir terperanjat melihat penampakan seorang wanita yang sedang mengunyah makanan di depan TV di jam dua pagi.

"Kenapa kau terkejut?"

"Kenapa kau makan tengah malam begitu? Mengagetkan saja."

"Memang urusanmu apa?"

Tiba-tiba mata Keenan membelalak saat mendapati makanan yang dimakan oleh Zoia. Itu... itu... miliknya! Dia membeli burger yang di simpannya di kulkas untuk di makan saat dirinya kelaparan di tengah malam begini!

Dan wanita itu... terus mengunyah tanpa rasa bersalah.

"Kenapa kau melihatku seperti itu, Keenan? Kau mau? Burgernya enak sekali. Tapi tinggal selada dan tomat saja." Zoia menyodorkan selada itu untuk Keenan.

Sialan. Benar-benar wanita tak tau diri.

Tapi... alih-alih marah, Keenan malah suka melihat wanita itu makan dengan lahap.

Oh damn!

Tidak, tidak boleh. Keenan sudah berjanji untuk menghilangkan pikiran menjijikkan itu dari kepalanya.

Dan dia pun melangkah menuju pintu untuk mencari makanan pengganti.

"Kau mau keluar, Keenan?"

Zoia bersendawa lalu menutup mulutnya sambil turun dari kursi.

Sial. Sendawa wanita itu... membuat Keenan gemas.

"Apa kau ingin pergi ke rumah bordil lagi? Seperti waktu itu?" Zoia menyenggol lengan Keenan."Kupikir kau impoten tapi... ternyata..."

Zoia kini cekikikan mengingat adegan panas antara Keenan dan pelacur Berlin.

"Kenapa... kau membahas itu..." gagap Keenan.

"Hei jangan malu-malu," Zoia kembali menyenggol Keenan lagi."Akhirnya kau sudah tak perjaka lagi. Kita harus merayakannya."

"Jangan konyol."

"Bukankah itu hal yang patut dirayakan? Kau bergerak cukup liar. Ugh Keenan you so handsome... i like you Keenan... ugh ohh... aah!"

Muka Keenan merah padam. Entah karena malu atau karena marah.

"Tak usah malu. Kau keren. Sungguh." Goda Zoia lagi, disertai cekikikan dengan nada mengejek.

Rasanya dia sangat puas menggoda Keenan hingga berhasil membuat wajah pria itu seperti tomat masak dan kehilangan kata-kata.

Zoia mematikan TV lalu berjalan melewati Keenan untuk masuk ke dalam kamarnya. Sesungguhnya wanita itu tak bisa tidur sendirian. Rasanya sepi tanpa Nicholas. Pria itu baru pulang besok. Itu rasanya sangat lama.

"Kau tau burger siapa yang kau makan itu?"

"Aku tau."

"Kau tau?"

"Ya, milikmu kan?"

"Lalu kenapa kau makan punyaku seenaknya?"

MILANTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang