mata indah itu masih menatapnya, dan dia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari mata itu.
kenny mengurungkan niatnya untuk membunuh hilda dan tidak menyelesaikan misinya. dia tidak bisa menyakiti hilda yang sangat mirip dengan anna freiherr, wanita yang dia tinggalkan 27 tahun yang lalu.
kenny pergi dan melepaskan targetnya, meninggalkan hilda yang terjatuh dengan darah yang masih mengalir dari lukanya.
hilda membiarkan pisau tetap menancap di perutnya agar darah yang keluar tidak terlalu banyak. dengan tenaga yang tinggal sedikit, hilda meraih pistol yang terletak tidak jauh darinya dan mengarahkannya ke atas, membiarkan suara dari peluru yang ditembakkannya mengganggu orang-orang sekitar.
tidak lama setelah menembakkan peluru, hilda yang masih terduduk lemas karena darah keluar tanpa henti mendengar suara val yang mendekatinya. dia bisa melihat val mencoba untuk membuatnya tetap sadar, tapi karena kekurangan darah, kesadaran hilda pun menghilang.
val segera membawa hilda ke rumah sakit di distrik stohess dan membiarkan dokter terbaik di rumah sakit itu mengobati hilda. luka di perut hilda yang dalam membuat proses penjahitan luka tersebut lama.
saat hilda dibawa oleh dokter, val langsung berlari menuju markas militer, berharap erwin masih berada di markas tersebut.
➖➖➖
saat matanya terbuka, hilda tidak lagi melihat cahaya matahari, siang sudah berganti dengan malam.
hilda merasakan tangan seseorang memegang tangan kanannya. dilihatnya sosok erwin yang tertidur, bersender pada kursi sambil memegang tangannya.
hilda memaksakan tubuhnya agar dia bisa duduk, tapi luka yang baru saja dijahit oleh dokter membuatnya meringis kesakitan.
erwin terbangun saat mendengar suara hilda. dia menyuruhnya untuk tidak banyak bergerak dan tetap berbaring di kasur. hilda sempat menolak, tapi erwin memaksanya.
"ya sudah, mendekat."
menuruti permintaan hilda, erwin pun mendekatkan diri pada perempuan yang saat ini penuh dengan perban. tiba-tiba hilda memeluk erwin dengan erat. tangannya yang bergetar dapat dirasakan oleh erwin yang mulai mengelus kepala hilda dengan lembut.
"apa yang terjadi?" tanya erwin setelah hilda melepaskan pelukannya.
hilda tidak langsung menjawab pertanyaan erwin. dia meminta air putih karena merasa tenggorokannya kering dan erwin pun membantunya duduk untuk meminum air tersebut.
"surat tadi pagi dikirimkan oleh rod reiss."
"kamu sudah tahu itu jebakan dan tetap mendatanginya?"
"tentu saja, kesempatan ini tidak akan datang dua kali."
"dasar. dia langsung menyerangmu?"
"tidak. dia memancingku ke tempat yang terletak diantara pintu dan jendela. setelah aku memprovokasinya sedikit, dia langsung memberikan aba-aba untuk anak buahnya. dua orang muncul dari balik pintu dan aku menembak mereka. dan satunya lagi..."
hilda memegang luka pada perutnya. dia masih ingat bagaimana ayah kandungnya mengarahkan pistol ke wajahnya.
"datang dan masuk lewat jendela itu dan kalian bertarung jarak dekat, tapi bagaimana lukamu bisa separah ini?"
erwin tahu betul bahwa hilda bukan perempuan lemah yang tidak bisa melindungi dirinya sendiri. kemampuan dan kekuatan bertarung hilda hampir setara dengan levi yang merupakan manusia terkuat.
"aku," suaranya bergetar. hilda menarik nafas dan menenangkan dirinya untuk bercerita kepada erwin. "aku menyerah. saat mengetahui dia adalah kenny ackerman, terlintas di kepalaku untuk membiarkannya membunuhku, membiarkan pisau itu mengambil nyawaku."
"dan dia mengurungkan niatnya membunuhmu, karena wajahmu yang sangat mirip dengan ibumu."
"ahahahaha, mungkin."
hilda menaruh tangan kirinya menutupi matanya. bayang-bayang kejadian tadi pagi masih segar di kepalanya.
"enam tahun yang lalu, jika ingatanku tidak salah, aku pernah bertemu dengannya."
"eh? kapan?"
"saat kita menyelidiki kota bawah tanah. aku sempat memulai kegaduhan, kan?"
"aku ingat. di sana ada pria bertopi koboi dan seorang pria paruh baya."
"aku baru mendapatkan informasi bahwa kenny ackerman adalah orang kepolisian regu first interior tiga tahun yang lalu. hari ini dia menyerangku atas perintah rod reiss, sang raja, ada kemungkinan pria yang kutemui enam tahun lalu adalah raja sebelumnya."
"mereka bergerak terang-terangan. sepertinya ada beberapa bangsawan dan bidak pemerintah yang bekerja di belakangmu."
"tentu saja dan akan terus seperti itu meskipun aku nanti menemukan raja baru. karena itu, berhati-hatilah. mereka sangat licik dan akan membuat skenario apa pun asalkan penghalang mereka pergi."
"sepertinya mereka sangat ingin mengambil eren. jika misi besok gagal, mereka akan membawaku dan eren ke pengadilan."
"dan saat itu terjadi, aku tidak bisa melindungimu dan pasukan pengintai lainnya. berhati-hatilah."
erwin mengacak-acak rambut hilda yang terurai lalu mencubit wajahnya dengan gemas.
"oh iya, val sudah menyelesaikan misinya?"
hilda tersenyum dengan girang.
"kemarin dia baru kembali. dan nama anak yang disembunyikan oleh rod reiss adalah historia reiss, dia bergabung dengan pasukan pengintai."
"historia? aku tidak pernah mendengar dan membaca namanya di daftar nama anggota baru."
"itu nama aslinya, nama samarannya adalah christa lenz."
erwin terkejut saat mendengar nama tersebut. dia pernah membaca datanya di daftar nama anggota baru.
"posisikan dia di posisi yang aman, kalau bisa dekat dengan posisiku. aku harus memastikannya untuk kembali hidup-hidup dan menjadikannya ratu baru."
"kamu tidak akan ikut ekspedisi."
tidak percaya dengan apa yang barusan diucapkan oleh erwin, hilda langsung terduduk dan membuat tubuhnya merasakan sakit akibat luka di perutnya.
"lukamu dalam dan akan memakan waktu lama untuk sembuh, kamu akan menghambat ekspedisi."
"ha?! tapi-"
"tidak ada tapi-tapian. ini perintah."
tepat saat erwin meninggalkan hilda, val masuk ke dalam ruangan hilda dengan wajah yang bertanya-tanya. tidak biasanya dia melihat wajah erwin keras seperti itu saat bertemu dengan atasannya.
"sial..." gumam hilda yang terdengar oleh val. karena khawatir, val bertanya apa yang telah terjadi, namun hilda tidak menjawabnya.
"besok pagi, bawakan semua data kadet ke 104."
"eh? tapi besok brikade kepolisian ingin mendatangi anda untuk bertanya-tanya."
"bawakan saja setelah mereka kembali."
KAMU SEDANG MEMBACA
sonder || erwinxoc
Fanfictionseorang gadis dengan nama keluarga bangsawan berumur 15 tahun bergabung dengan pasukan pengintai. ketika anak bangsawan lainnya telah menemukan kedamaian hidup mereka dibalik tembok besar, hilda freherr memilih untuk mencari jawaban dari semua pert...
