HAPPY READING HONEY
![]()
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain. AND I<3
•••(✿)•••
Saat tiba di kediaman Marli, mereka melihat para gadis yang sedang sibuk menonton televisi dan bercanda ria.
Mereka memutuskan untuk menghampiri para gadis mereka.
Para gadis terkejut melihat wajah cowok mereka dihiasi lebam dan memar seperti habis berkelahi.
"Wajah kalian kok bisa luka gini, emang habis ngapain?" Tanya Ara.
"Kita tadi habis balapan, terus si Bryan yang menang dan Aries gak terima akhirnya kita adu jotos deh." Jelas Leo to the point.
Ara hanya ber-oh ria saja mendengar penjelasan Leo karena dia dan sahabatnya juga suka adu jotos.
"Mending sekarang luka lo semua di obatin dulu," ucap Marli. Meskipun wajahnya terlihat datar, tapi terlihat perduli dengan para sahabatnya.
Sedangkan Bryan dia hanya diam saja karena menurutnya lukanya itu tidak parah, pasalnya hanya jidat yang memar dan sudut bibir nya saja yang terluka.
"Ck, luka lo obatin dulu." Decak Marli berjalan menghampiri Bryan yang hanya diam saja sambil memainkan ponsel tanpa mengobati lukanya.
"Obatin luka gue!" Suruh Bryan mutlak.
Marli mendengus sebal dan dengan ogah-ogahan dia mengobati luka di wajah Bryan.
Bryan terus menatap Marli yang mengobati dirinya dengan pandangan yang sulit diartikan.
Marli merasa ada yang menatapnya intens, ikut menatap kearah Bryan yang menatapnya dengan tatapan sulit diartikan membuat mereka saling pandang.
"Kenapa lo liatin gue?" Tanya Marli datar, menampar pelan wajah Bryan agar tidak menatapnya.
"Emang gak boleh kalau gue natap wajah pacar gue?" Tanya balik Bryan dengan santai.
Marli memutar bola matanya. "Terserah lo," ucapnya dengan wajah sedikit merona.
"Hahaha... Lucu banget sih lo kalo lagi blushing gitu," Bryan tertawa pelan dan mengulurkan tangannya untuk mencubit gemas pipi Marli.
"Permisi, disini masih ada yang jomblo loh kalo lupa." Sindir Leo untuk menyadarkan pasangan yang sedang kasmaran itu.
"Uhuk-uhuk, keselek angin gue." Kata Sean pura-pura batuk.
"Iya-iya, kita tau kok yang ngebucin suka lupa sama sekitar." Kini giliran Lisa yang ikut menyindir.
"Kayak lo peduli sama sekitar aja kalo lagi ngebucin sama si ketos," sindir balik Laura dengan sedikit menusuk.

KAMU SEDANG MEMBACA
Elbryan (Tahap Revisi)
Teen Fiction"Mau nggak mau, suka nggak suka, lo sekarang jadi pacar gue!" "Gue enggak suka di paksa!" "Gue juga enggak suka di bantah," Mata gadis itu memicing sinis, menatap tak suka kearah lelaki yang baru saja mengklaim dirinya dengan seenak jidat tersebu...