Melewati masalalu yang kelam dengan ikatan pernikahan tanpa didasari rasa cinta.
Akankah mereka bisa saling mencintai dan memiliki keluarga kecil yang bahagia??
Kehidupan yang penuh dengan likaliku akan mereka jalani bersama.
note:
Cerita ini la...
******** Billar dan keluarga kecilnya sedang mengantar Arfan kebandara. Kali ini Ricky tak ikut mengantar keberangkatan Arfan kemacau. Arfan juga tak terlalu berharap Ricky disini karna itu akan sangat menyakitkan baginya. Rasa bersalah masih ada didalam benak Arfan, kalaupun Ricky ada disini dia tak akan sanggup untuk menatap wajahnya.
"Oom alfan jangan lupain ichat ya!!" ucap Richat yang sudah memeluk kaki Arfan.
Arfan berjongkok untuk menyamakan tingginya dengan Richat. Mengusap serta menunjukan senyum manisnya kepada Richat walaupun masih ada beberapa luka lebab diwajah Arfan.
"Pasti jagoan!! Richat jangan nakal nurut sama daddy dan mommy!! Jangan buat mereka marah marah!! ucap Arfan yang diakhiri mencium kening Richat.
"Hiks.. Iya oom.. Ichat sayang oom.. Hiks.. Hiks.. " ucap Richat yang memeluk leher Arfan dengan erat.
"Jagoan oom jangan nangis!!" ucap Arfan yang mengusap punggung Richat.
"Oom hiks.. Jangan pelgi!!" ucap Richat yang mulai merengek.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Heh?? Oom hanya pergi sebentar, kalau oom pulang nanti langsung menemui Richat. Oom janji sayang!!" ucap Arfan membujuk Richat untuk tak menangis lagi.
"Oom janji??" tanya Richat yang mulai menghentikan tangisnya.
"Iya oom janji" ucap Arfan dengan senyumnya yang menyakinkan.
"Sana masuk sepuluh menit lagi pesawat lu berangkat" ucap Billar yang sudah membawa Richat dalam gendongannya.
"Hati hati disana ya kak" ucap Lesti memeluk Arfan dengan singkat.
"Pasti dek. Lu juga hati hati disini!!" ucap Arfan.
"Jaga kesehatan disana!!" ucap Ady yang juga memeluk Arfan.
"Makasih bro. Lu juga jaga kesehatan!!" ucap Arfan ketika sudah melepaskan pelukannya.
"Good luck bro" ucap Daniel dengan menepuk pundak Arfan.