Boleh di follow dulu, dan jangan lupa di vote biar semangat, insya allah aku update cepet, kalau kalian suka cerita ini boleh di share ya teman teman.
Hargai penulis jangan lupa tinggal kan jejak !!!
" Oke fiks ya jadi besok kita, sebelum Malvin datang kita duluan yang dateng." Ucap Raka di tengah-tengah diskusi mereka.
Keesokan harinya Raka,Ben, Reina dan yang lain sibuk mempersiapkan kejutan untuk kedatangan Malvin. Malvin dan rombongan nya sudah dari tadi namun mereka pergi menemui kepala sekolah terlebih dahulu.
" Eh-eh Malvin udah di kelas IPA 3 " teriak salah satu murid yang memantau di depan kelas.
" Siap-siap semua nya." Instruksi Raka dan murid yang lain pun bersiap-siap.
3,2,1 hitung mundur Ben.
" Surprise."
Reina berjalan sambil membawa kue yang bertulisan ( congratulation ).
" Selamat ya." Ucap reina diringi senyum manisnya.
Malvin pun membalas senyuman tersebut,tanpa basa-basi Malvin menarik lengan Reina keluar dari kerumunan.
" Eh eh mau kemana,belum selesai nih main bawa-bawa aja." Ucap Ben kesal
" Malvin kita mau kemana sih, acaranya belum selesai loh." Ucap reina namun Malvin tidak menggubris nya itu terus berjalan membawa Reina menuju taman belakang.
Mereka duduk di kursi taman,malvin menghadap Reina sambil terus menggenggam erat lengan Reina .
" Ada apa sih Malvin." Tanya Reina penasaran.
" Ada yang mau aku omongin sama kamu." Ucap Malvin lembut sambil menatap mata Reina.
" Ad-ada apa Malvin." Tanya Reina gugup
Malvin terus menatap mata Reina,Reina yang tidak kuat pun membuang mukanya. " Liat sini." Tegas Malvin.
Reina pun menuruti. " Aku mau bilang sama kamu." Ucap Malvin dengan raut wajah serius.
" Kalo aku."
" Aku-aku apa." Tanya Reina gugup.
Malvin pun mendekat terusan mendekat,Reina yang merasa gugup pun hanya bisa terdiam.
" Aku sayang kamu." Bisik Malvin Reina yang mendengar nya pun diam tak berkutik.
" Ko diem sih." Tanya Malvin sambil mengayunkan tangan nya pada mata Reina.
" Eh,eh ga papa.aku ga papa ko." Jawab Reina gugup.
Malvin pun tersenyum manis, melihat pipi Reina yang mulai memerah akibat ulahnya.
" Udah saltingnya, kalo udah kita Kanti yu laper aku." Ucap Malvin sambil tersenyum jail.
" Apa sih siapa yang salting,udah ah aku mau ke toilet mules." Jawab Reina ketus sambil berlari menuju toilet.
***
Reina menuju toilet,di tempat lain Malvin dan teman teman nya sedang berkumpul,dencanda gurau.
" Beh cantik banget nih cewek." Gumam Ben sambil memperhatikan ponsel pintarnya.
" Eh bentar-bentar tuh cewek kayak kenal gue " Ucap ben sambil mengamati perempuan yang lumayan jauh dari pandangan nya.
" Bella? " Ucap raka seketika semua menoleh ke arah tersebut.
" Haii ben, Hai raka, haii malvin. " Ucap perempuan berparas setengah bule tersebut.
" Be- bella lo ko bisa ada di sini, di Indonesia. " Ucap ben sambil memperhatikan bella bingung.
" Iya kluarga gue di pindahin lagi dari belanda ke Indonesia, dan semalam itu nyokap gue telpon sama nyokap nya malvin dan, nyokapnya bilang gue akan sekolah disini bareng kalian, dan bareng lu malvin. " Jelas bella.
Semua menyimak obrolan bella, kecuali dengan malvin yang asli bermain ponsel saja.
" Malvin, kamu ga kangen yah sama aku atau emang kamu udah lupa sama aku. Ucap bella dengan nada sedih.
Malvin pun melirik usai namanya di sebut. " Ga ko, gue ga lupa sama lo, dan gue juga ga kangen sama lo. " Ucap ketus malvin.
Malvin pun meninggal kan teman-temannya begitu saja.
" Eh malvin mau kemana. " Ucap bella yang sempat mau menahan lengan malvin namun di tahan oleh ben.
" Eh udah bell, ga usah di kejar dia gitu semenjak kejadian dulu. " Ujar ben.
" Kejadian dulu maksudnya? " Ucap bella bingung.
" Kejadian 4 tahun yang lalu. " Ucap raka.
✨ Trawback✨
" Ada apa bell, kamu panggil aku ke sini." Ucap laki laki bertubuh tinggi besar tersebut.
" Loh kamu nangis, ada apa bel cerita sama aku. "
Bella pun diem saja tak mengubris pertanyaan, namun ia langsung meluk tubuh berasa dan kekar tersebut.
" Hiks-hiks aku harus pindah malvin, aku ga akan di sini lagi orang tua aku berantem hebat, dan hampir bercerai jadi aku harus ikut papah untuk pindah dari sini " Jelas bella.
KAMU SEDANG MEMBACA
MALVIN
Fiksi RemajaAdegan berbahaya bijak dalam memilih bacaan! Malvin mahadi putra lelaki cuek, dingin dan sedikit angkuh Ia juga banyak di segini wanita di dalam maupun di luar sekolah. Ravit yang terdiri dari 3 orang yang di ketuai oleh malvin si cowok bad boy. Ka...
