26. Antara Aldrich dan Eljey

2.7K 109 0
                                        

Ramon POV

Banyak sekali hal tak masuk akal yang terjadi di dunia ini. Bahkan, keluarga ku pun tak lepas dari hal-hal tak masuk akal tersebut.

Memasuki kepala lima, aku belum juga memiliki pendamping hidup atau menikah. Setelah insiden kebakaran yang menewaskan keluarga ku, aku memutuskan untuk meneruskan amanah dari nenek ku, yakni menuntaskan permasalahan dan membersihkan anggota keluarga Marcos.

Mau aku ceritakan bagaimana semua ini bermula?

Beberapa puluh tahun yang lalu, ada sebuah kejadian yang menjadi pemicu permusuhan antara keluarga Gibsen dan Gennady.

Eljey dan Aldrich merupakan sepasang kekasih yang saling mencintai. Namun, karena saat itu kondisinya Aldrich sudah di jodohkan, maka ia memutuskan untuk kabur bersama Eljey. Selain itu, Aldrich dan Eljey memiliki impian yang sama untuk dapat hidup tenang dan bebas tanpa harus berhubungan dengan publik dan persoalan dalam keluarga nya.

"El, kau yakin mau pergi bersama ku?" Tanya Aldrich pada Eljey saat itu.

"Ya Al, apapun itu selama bersama dengan mu aku bersedia. Lagipula, bukankah kita akan menciptakan keluarga harmonis berdua di luar sana?"

"Ya El, kita akan menciptakan keluarga yang harmonis dan bahagia setelah kita kabur dari sini nantinya."

Saat itu Aldrich dan Eljey sudah sepakat untuk meninggalkan kota. Tidak ada yang tau tentang rencana pelarian mereka, bahkan Abel saja baru mengetahui nya setelah semua siap dan waktunya bagi mereka untuk pergi.

Aku tau masalah yang sebenarnya. Itu karena keluarga kami menyimpan catatan yang mengungkapkan semua rahasia pada hari itu.

Pada awalnya semua berjalan sesuai yang mereka rencanakan, sebelum pada akhirnya Marcos berulah.

"El ... El ... Eljey! Kau dimana?!" Aldrich mencoba mencari-cari Eljey di sekeliling rumah baru mereka.

Ia hanya meninggalkan Eljey sebentar untuk pergi ke supermarket membeli keperluan mereka, namun sepulangnya ia dari sana, kekasihnya itu tak lagi terlihat. Hingga sebuah surat menjadi fokus perhatian Aldrich.

Jika kau mencari kekasih mu, maka temui aku di gedung A perbatasan kota.

Begitu isi surat yang tertulis di sana. Aldrich panik, ia tak dapat berpikir jernih. Sebenarnya apa yang sudah terjadi dalam kurun waktu 15 menit ini?! Apakah ini adalah pekerjaan ayahnya? Jika iya, maka Aldrich benar-benar akan membenci keluarganya.

Segera ia berlari dan bergegas menuju tempat yang tertulis di surat tersebut.

Aldrich memarkirkan kendaraan nya di bawah gedung bertingkat yang terlihat terbengkalai itu. Samar-samar ia mengenali seseorang yang berada di sudut puncak gedung tersebut. Ya, Eljey ada disana!

Aldrich berlari menaiki tangga tua yang tampak kotor dan kumuh di dalam gedung, hingga ia tiba di puncak gedung tersebut. Hingga tawa seseorang terdengar di telinga nya.

"Bwahahaha, sudah ku duga kau akan segera kemari, putra Adam." Orang tersebut menatap sinis pada Aldrich. Dia adalah Marcos.

"Sialan, apa yang kau lakukan padanya?!" Wajah Aldrich merah padam, melihat bagaimana mereka memperlakukan kekasihnya.

Dengan tangan dan kaki terikat, serta mulut yang terbekap.

"Kau bertanya apa yang ku lakukan" ucap Marcos menggantung, diisi dengan mulutnya yang menghirup Putung rokok.

"Ini semua karena si brengsek Adam itu. Dia menghancurkan bisnis ku, maka kau sebagai anaknya berkewajiban untuk mempertanggungjawabkan perbuatan ayah mu itu!"

Daddy's [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang