"LEAMAN! KAU TEGA MELAKUKAN INI PADAKU? ISTRIMU?!"
"Hah, mulai detik ini kau bukan istriku lagi!" Ujar Leaman sembari melemparkan surat cerai.
"Apa maksudnya ini?!"
"Tanda tangani itu, dan kita akan bercerai."
"Tapi mengapa?! Apa kesalahanku? Apa kau tidak mencintaimu lagi?"
"Cinta? Sejak awal apakah kau benar-benar cinta padaku?"
"Apa maksud ucapan mu?"
"Kau pikir aku tidak tau kebusukan mu? Kau mempunyai seorang putri kan? Sungguh wanita hina!"
"Apa yang kau katakan, aku benar-benar tidak mengerti suamiku."
"Kau tidak perlu bersandiwara lagi, semua kebusukan mu sudah ku ketahui."
"HAHAHA, baiklah. Aku juga sudah lelah dengan semua sandiwara ini, dan sepertinya ini memang sudah saatnya untuk memberitahu mu kenyataan bahwa semua yang kulakukan terhadap Gibsen hanyalah semata-mata untuk menghancurkan kalian!"
"Jadi maksudmu, semua kekacauan di perusahaan saat ini adalah ulah mu?"
"Tentu saja! Ini adalah sesuatu yang ku nantikan sejak lama. Dengan kehancuran keluarga Gibsen, akhirnya dendam ku terbalaskan!"
"Kau pikir rencana mu ini berhasil?"
"Tentu saja! Kau tidak akan tau siapa kekuatan di belakang ku."
"Maksudmu Alonso?"
"Apa?! Bagaimana kau tau?"
"Hah, sepertinya kau tidak cukup pandai. Rencana yang kau atur sedemikian rupa selama bertahun-tahun semuanya sia-sia."
"Apa, Bagaimana mungkin?!"
"Kau yakin tidak ada penghianat di dalam kelompok Alonso?"
"Tidak mungkin, semua anggota Alonso patuh padaku!"
"Tapi tidak denganku bukan?"
"VERO?!" Karin terkejut saat Veronica tiba-tiba masuk ke dalam ruangan.
"Sialan, jadi kau yang menghancurkan rencanaku!"
"Tentu saja Karin. Kau pikir aku tidak muak dengan semua tingkahmu selama ini. Berlagak ingin menjadi pimpinan Alonso berikutnya, ternyata kau masih belum cukup pandai."
"Jika bukan karena mu, Gibsen seharusnya sudah hancur sekarang!!"
"Apa kau lupa, bahwa aku juga bagian dari Gibsen? Haha, meskipun aku tidak pernah dianggap."
Ya, jadi Veronica adalah anaknya Eljey. Selama ini ia hanya diam saja dan tidak begitu menonjol di kelompok Alonso. Karena sejak awal tujuannya adalah untuk membubarkan kelompok organisasi terkutuk itu.
"Kau tau, aku tidak sendirian. Ada Carlos yang membantuku. Dan satu hal yang perlu kau ketahui, Carlos adalah orang yang membawa Arthur ke rumah keluarga Gennady."
"Sialan, Carlos seharusnya sudah tidak ada! Keluarganya sudah dihancurkan!"
"Maaf sekali nyonya Karin, faktanya saya adalah satu-satunya yang berhasil menyelamatkan diri dari kejadian itu. Aku hidup dengan nama samaran sebagai Ramon selama ini. Kau tidak pernah memikirkan itu bukan?"
"Keluarga mu adalah sampah, kalian semua penghianat!"
"Meski aku sudah dalam usia renta, misi ku tetap sama, yakni membubarkan Alonso dan menyatukan kembali antara Gibsen dan Gennady."
"Kau tua bangka yang tidak tau malu! Kau pikir bisa mendamaikan dendam kedua keluarga yang sudah terjadi bertahun-tahun ini? Hahaha!"
"Maaf, tapi itu bukanlah sesuatu yang mustahil. Karena kini, aku ada disini." Andrew ikut bersuara.
"Andrew, kau! Tidak mungkin! Kalian tidak akan bisa damai, aku jamin itu!"
"Aku yakin kau tidak melupakan fakta bahwa Alonso adalah penyebab terjadinya kesalahpahaman antara Gibsen dan Gennady."
"Apa, kesalahpahaman?!" Ujar Andrew dan Leaman.
"Ya, kenyataannya yang menjadi penyebab kematian Aldrick bukanlah Gibsen, melainkan Marcos yang saat itu adalah pemimpin sekaligus pendiri Alonso."
"Dan ya, bukan keinginan Gibsen untuk menikahlah Eljey dengan Marcos. Hanya saja keadaan saat itu sangat tidak memungkinkan untuk menolak lamaran yang datang." Jelas Carlos.
"Dan aku adalah putri Eljey." Ujar Veronica.
"Jadi selama ini, semuanya hanya kesalahpahaman?"
"Ya, itulah sebabnya keluarga ku yang saat itu menjadi saksi akan semuanya ingin mendamaikan kalian. Namun, saat itu Alonso segera membasmi keluarga ku ketika ia tau mengenai rencana kami."
"Lalu sebenarnya Alonso itu kelompok seperti apa? Bukankah mereka hanyalah anggota organisasi gelap?"
"Tidak, Alonso adalah seburuk-buruknya sesuatu yang buruk di dunia ini. Mereka semua kotor dan menjijikkan. Mereka adalah organisasi yang dilanjutkan dengan keturunan, dan melakukan perkawinan sedarah."
"Apa?!"
"Ya itu benar. Mereka tidak ingin tercampur dengan orang luar, itulah sebabnya pernikahan sedarah adalah satu-satunya cara untuk menjaga darah mereka. Dan aku adalah satu-satunya orang dengan darah campuran disana." Ujar Veronica.
"Karena kau adalah putri Eljey? Anggota keluarga Gibsen?"
"Ya, kau benar."
"Karin, sekarang adalah akhir kejayaan mu. Pimpinan Alonso sudah menyerah, dan mereka telah dibubarkan secara paksa dengan adanya bukti-bukti dari tindakan ilegal yang kalian lakukan. Dan kau juga harus menyerah."
"Sialan! Itu tidak mungkin! Rencana ku selama ini hancur berantakan!" Karin terlihat sangat frustasi.
"Sebentar lagi polisi akan datang menjemput mu. Ku harap kau siap dengan semua itu, Karin Even." Ujar Veronica dengan senyum liciknya.
"Tidak, tidak mungkin! Alonso tidak akan hancur semudah ini!"
"Yah, seharusnya memang tidak akan semudah ini jika bukan karena kebodohan mu."
"Karin, kau tau, penyesalan terbesar dalam hidupku adalah sangat mencintai mu dan terjebak dalam permainan mu. Aku tidak tau lagi harus mengatakan apa pada putra ku tentang apa yang telah dilakukan oleh ibunya. Sangat memalukan." Ujar Leaman sebelum akhirnya Karin diseret oleh polisi.
☃️☃️☃️☃️☃️☃️
Maaf ya semuanya, aku baru bisa update.
Terima kasih untuk yang tetap sabar menunggu^^
KAMU SEDANG MEMBACA
Daddy's [END]
RomanceF O L L O W S E B E L U M M E M B A C A ! ! "Bagaimana sekolahnya?" "Seru mom. Teman-temannya baik," ujar Airel menjawab pertanyaan Aubree. "Iya mom, untuk hari ini belum ada yang mengejek kami seperti biasanya." Aidan menimpali. Aubree tertegun...
![Daddy's [END]](https://img.wattpad.com/cover/252073726-64-k528968.jpg)