1. Twins

19.8K 952 1
                                        

"Aidan, Airel, bangun sayang ..." Aubree mencoba membangunkan kedua anaknya yang masih terlelap dalam alam mimpi mereka.

"Twins, gak lupa kan kalau hari ini kalian akan masuk TK?"

"IYA MOMMY!" Airel berteriak antusias secara tiba-tiba, ketika mendengar kata TK.

"Aidan, bangun! Kita mau sekolah TK!!"

"Ah, iya ... Aidan lupa. Mommy kenapa gak bangunin dari tadi!?"

Dengan segera kedua anak kembar beda gender itu bergegas untuk bersiap-siap pergi sekolah. Aubree hanya tersenyum melihat tingkah Twins nya itu. Kebahagiaan terbesar Aubree adalah ketika memiliki kedua anak kembarnya itu. Membuatnya kembali memiliki semangat hidup.

Di satu tahun pertama kepergiannya dari mansion keluarganya, Aubree masih ditemani oleh sahabatnya-Jennifer. Dan entah apa alasannya, sejak kelahiran twins Jennifer terlihat aneh. Hingga sesaat setelah itu, ia memutuskan melanjutkan kehidupannya di luar negeri.

Awalnya Aubree sempat sedih dan merasa kesepian karena sahabat yang menjadi keluarga satu-satunya saat itu memilih untuk pergi meninggalkannya, hingga kemudian ia sadar bahwa masih ada twins yang akan menemaninya dan menjadi tanggung jawabnya.

Enam tahun waktu berlalu, dilalui Aubree dengan menjadi seorang desainer dan pemilik butik. Awalnya, sulit sekali baginya untuk memulai karir. Hingga lama kelamaan, banyak orang yang kagum dan menyukai hasil desain Aubree. Hingga setelah uangnya terkumpul cukup banyak, Aubree memilih untuk membuat butiknya sendiri. Dengan pakaian-pakaian yang merupakan hasil desainnya.

Sejujurnya Aubree sangat senang sekali. Cita-cita yang sebelumnya tak akan pernah terwujud ketika ia masih menjadi bagian dari keluarga Gennady, sekarang mampu diraihnya saat memilih untuk memutuskan hubungan dari keluarganya. Memang benar adanya, tentang dibalik suatu kejadian pasti ada hikmahnya.

"Mommy, Aidan sama Airel udah siap mom." Ucap Aidan, yang merupakan anak yang lahir sepuluh menit lebih awal dibandingkan dengan Airel.

"Ayo mom kita berangkat." Airel menimpali.

"Twins, kalian kan belum sarapan." Tegur Aubree.

"Tidak mom. Kita akan segera terlambat jika tidak berangkat sekarang juga," ujar Aidan.

"Tidak sayang. Masih ada beberapa waktu lagi sebelum waktunya kalian sekolah."

"Mom ..." Rengek Airel.

"Airel tidak ingin mendengarkan mommy?"

"Baiklah mom ..." Akhirnya Aidan dan Airel duduk di kursi meja makan untuk sarapan terlebih dahulu.

"Hey ... Dengarkan mommy, apa kalian akan terus tidak bersemangat jika mommy menyediakan sosis, hmm?"

"Sosis? Iya mom, Airel mau sosis!" Teriak Airel antusias. Ya, memang tidak dapat dipungkiri bahwa anak-anak kecil sangat menyukai sosis.

"Aidan mau yang banyak mom sosisnya."

"Iya sayang, mommy akan kasih kalian yang banyaakk sekalii ..."

"Asyikk!" Teriak twins kompak.

"Jadi jangan cemberut lagi ya mukanya. Gak akan terlambat kok."

"Iya mommy."

"Bagaimana, apa anak mommy sudah siap?" Setelah sarapan, kini ketiganya sudah berada didalam mobil untuk segera menuju TK, tempat dimana Aidan dan Airella akan belajar.

"Siap mom!"

☃️☃️☃️

"Nah sayang, belajar yang baik ya. Jangan nakal-nakal!" Ujar Aubree sembari mengelus lembut kepala kedua anaknya.

"Okey mommy!"

"Aidan, jagain Airel nya ya."

"Siap mom!" Aidan menjawab dengan antusias.

"Buruan masuk, entar telat loh."

"Okey mommy, kami sekolah dulu ya. Mommy, hati-hati."

"Iya sayang."

"Bye mom ..." ujar Aidan dan Airel serentak setelah Aubree mencium masing-masing pipi mereka.

Aubree tersenyum bahagia melihat anak-anaknya yang tanpa terasa sudah tumbuh dengan cepat. Sebelum akhirnya ia melihat orang yang berada dihadapannya setelah ia membalikkan badan.

"Loh, Bree?"

Aubree menegang. Suara ini ...
Jelas sekali kalau Aubree tidak sedang salah mengenali orang.

☃️☃️☃️



Terimakasih sudah membaca💞

Berikan vote and komennya juga ya😉





See you on next chapter💋

Daddy's [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang