part 12

2.5K 257 11
                                        

Kini mereka pun sudah dimarkas vendetta, sudah ada jeffan, Keisha dan farell juga disana, Rey lah yang telah menyuruh mereka untuk menyusulnya dimarkas vendetta. seperti biasa lagu India sudah terdengar di markas itu, siapa lagi kalo bukan ulah si Arya itu.

"Chal Chaiyya Chaiyya Chaiyya Chaiyya
Chal Chaiyya Chaiyya Chaiyya Chaiyya
Chal Chaiyya Chaiyya Chaiyya Chaiyya
Chal Chaiyya Chaiyya Chaiyya Chaiyya
Saare Ishq Ki Chaaon Chal Chaiyya Chaiyya
Saare Ishq Ki Chaaon Chal Chaiyya Chaiyya" ucap Arya asik berjoget sendiri, biasanya ada Miko, dan Abi ikut berjoget, tetapi Abi lagi ngurusin si Selly, sedangkan cowok polos itu tengah asik makan coklat.

"Wah wah, gue disambut lagu India njir" ucap Arga sambil menggelengkan kepalanya, sedangkan anak anak blackreyz hanya melongo melihat itu, kan ini untuk pertama kalinya mereka datang ke markas vendetta

"Lah penggemar India Lo Ar" tanya jeffan

"Bukan lagi, udah ke darah daging India dia" ucap Abi yang sambil memberi makan Selly dengan sayur sayuran.

"Duduk woy" ucap bas, anak anak blackreyz pun ikut duduk bersama mereka

"Ada oleh oleh gak woy"tanya El

"Ada dong, bntr bntr" ucap Arga sambil membongkar isi kopernya yang berisi coklat, sedangkan titipan Oma nya sudah ia berikan kepada Rey, sama aja isinya coklat juga

"Ada dong, bntr bntr" ucap Arga sambil membongkar isi kopernya yang berisi coklat, sedangkan titipan Oma nya sudah ia berikan kepada Rey, sama aja isinya coklat juga

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Wah anjir, coklat semua gila" ucap Abi takjub

"Woahhh banyak banget gila, bisa buka toko nih gue" seru el, kan kalo dipikir pikir ketika ia buka toko coklat, ia bakal banyak duit, dan pasti banyak cewek cewek yang mau dengannya. gak buka toko aja udah banyak cewek apalagi kalo beneran ia buka toko coklat, sudah tidak terhitung pastinya, dasar Playboy kelas kakap itu pikirannya hanya cewek cewek saja.

"Wahhhh coklat" ucap Miko dengan mata berbinar binar

"Woy ko, Lo udah makan coklat masih mau aja" seru bintang

"Gapapa dong bin, rezeki didepan mata nih" ucap Miko yang masih menatap coklat dalam koper itu dengan mata berbinar

"Diabetes nanti Lo ko" timpal Arya

"Emang bisa gitu ya?" Tanya Miko

"Iya, gak baik makan coklat banyak banyak, ntar ompong Lo" lanjut Abi sambil tertawa

"Yaudah, Miko gak makan banyak banyak, satu jam Miko cuma makan 1 aja deh" lanjutnya lagi

"Gak gitu juga ko" ucap El sedikit kesal

"Seterah Lo aja deh ko" sahut izan

"Gue keatas bntr mau mandi" ucap aqeela sambil menaiki tangga

"Anjir si queen belum mandi" ucap bas

"Belum mandi aja cantik gitu, apa kabar gue kalo belum mandi kek gembel" ucap El sambil menatap kepergian queen

"Udah mandi aja, masih kek gembel Lo El" sahut bintang

"Sialan Lo bin, suka banget ngejek gue" gerutu el

"Nih ambil aja coklat nya, ambil sebanyak-banyak yang kalian mau" ucap Arga sambil merebahkan dirinya di karpet

"Capek banget gue" ucap Arga sambil memejamkan matanya

"Idih nih anak langsung tidur aja" ucap jeffan

"Adik siapa sih, gayanya sultan, tapi tidurnya dilantai" ucap Keisha sambil tertawa

"Bukan Adek gue" timpal Rey datar, jika Arga mendengarnya sudah dipastikan ia akan marah besar, enak saja abangnya itu tidak menganggap dirinya sebagai adik, untung saja Arga sudah terlelap dengan tidurnya

"Adek gak dianggap kaciannn" ucap farell sambil memakan coklat dari Arga

"Njir, udah duluan makan aja lu" marah jeffan

"Kalo dikasi tuh ya langsung dimakan dong, gak liat nih coklat dibaju gue" ucap farell sambil memperlihatkan coklat dikantong bajunya, sekitar 20 coklat dibajunya itu

"Bgst, banyak banget Lo ambil" ucap keisha

"Suka suka dong" lanjut farell sambil memakan coklat

Mata mereka semua berahli melihat farell dan Miko secara bergantian, jika dilihat lihat seperti nya mereka mirip dalam hal kepolosan dan kelemotan, memang seperti anak kecil pikir mereka, yang satu diblackreyz dan yang satunya lagi divendetta. Kembar tak serupa yang terpisah pikir mereka.

"Bg, bisa bicara sebentar?" Ucap Rey sedikit berbisik pada arka, arka pun mengangguk, dan mereka berdua pun keluar dari markas, lebih tepatnya untuk berbicara didepan hanya empat mata, yang lain melihat itu mengerutkan keningnya, apakah arka dan Rey bakal berkelahi pikir mereka, bagaimana tidak, mereka berdua berjalan dengan wajah datarnya

"Gue tau bg, kalo Lo ada perasaan lebih sama aqeela, dan gue juga begitu sebaliknya, dan disini yang lebih berhak atas aqeela itu Lo, kalo Lo emang cinta dan sayang sama dengan aqeela, gue ikhlasin aqeela bg, bahagiain dia dan sayangi dia, tapi-" ucapan Rey langsung oleh arka

"Harusnya kata kata itu keluar dari mulut gue bukan dari mulut Lo, gue emang cinta dan sayang sama dia, tapi tidak dengan perasaan queen ke gue, bisa dibilang cinta gue bertepuk sebelah tangan, dan gue juga gak mungkin maksa dia buat cinta sama gue, mungkin gue sama dia memang ditakdirkan untuk menjadi sekedar sahabat" ucap arka

"Gue izinin Lo buat Deket sama queen, kalo emang dia nanti cinta sama Lo, gue ikhlas, kata orang tahta tertinggi dari mencintai adalah mengikhlaskan, dan gue bakal coba itu" lanjut arka lagi

"Teman?" Lanjut Rey sambil mengulurkan tangannya dan arka pun menjabat tangan tersebut sambil tersenyum " lebih dari teman? Tanya arka lagi sambil menaikan alisnya

"Sahabat" ucap mereka serempak sambil tertawa dan melepaskan jabatan tangan itu

"Janji sama gue, bahagiain dia" sambung arka, Rey pun mengangguk " pasti"

"Gue bakal berusaha untuk menjadi seperti Rey 40 tahun yang lalu,yang hanya mencintai satu wanita hingga akhir hayatnya" lanjut Rey sambil tersenyum

Akhirnya setelah 40 tahun berlalu Cinta Rey dan aqeela bersemi kembali di generasi baru, mereka berdua bakal melanjutkan kisah cinta Rey dan aqeela yang terhenti karna kematian.

------

JANGAN LUPA VOTE DAN KOMEN KALIAN 🔥🔥🔥🔥🔥🔥

BLACKREYZ IS BACK {PREORDER}Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang