part 47

1.3K 149 59
                                        

Dengerin aja lagu rela kalo nggak cinta Melly Goeslaw wkwkwk. Tapi part ini gak terlalu sedih sih haha.

***

Pagi ini Seluruh anggota dari tiga geng, yaitu blackreyz, vendetta dan zenrix valendas sudah berkumpul didepan rumah tuan valendas tempat El disemayamkan. Mereka semua menggunakan pakaian berwarna putih, itu semua usulan Abi, karena El pernah bilang bahwa dia sangat suka warna putih.

Dengan mata yang sembab karena habis menangis, mereka pun siap untuk mengantarkan El kerumah barunya, tempat istirahat terakhirnya, yaitu makam. dengan dipimpin mobil polisi dipaling depan, dan mobil keluarga valendas ditengahnya, disusul ambulance yang membawa jenazah cowok itu. Dan dipaling belakang merupakan seluruh anggota dari blackreyz,vendetta dan zenrix valendas. Itu merupakan moment yang langka melihat 3 geng bersatu dengan seluruh anggotanya. Jalan raya itu hanya dipenuhi oleh mereka.

Rey dan aqeela satu motor, karena aqeela tidak sanggup untuk mengendari motornya, gadis itu masih menangis sejak tadi malam, Rey memegang tangan aqeela yang melingkar di pinggangnya. "Ikhalasin dia, biar dia tenang" ucap Rey

"Ga-gak bisa, g-ak bisa rey" isak aqeela yang makin menjadi, Rey hanya mengangguk dan kembali mengelus lembut tangan gadis itu.

Posisi inti blackreyz dan inti vendetta berada tepat dibelakang ambulance itu, dengan arka, arga, bintang, Rey dipaling depan. Bintang menatap lurus kedepan, lebih tepatnya ke ambulans itu, mata cowok itu bahkan sudah bengkak karena menangis. "Boleh gak sih, ini jadi mimpi buruk gue aja El, bisa gak sih Lo balik, gue aja yang pergi jangan Lo, gue gak sanggup El" gumam bintang sambil merintikan air mata nya.

Tak butuh waktu lama, mereka kini sudah berada di tempat makam yang bernama BLACKDEDAS, tempat ini adalah usulan mantan anggota zenrix valendas dari generasi pertama yang memberitahukan ke tuan valendas.

Jenazah El pun dimakamkan, mereka semua bahkan tak kuasa menahan tangisnya, setelah ini sudah tidak ada El yang usil, El yang aneh, El yang suka gangguin cewek, El yang suka marahin Selly, El yang suka emosi dengan miko, El yang suka buat bintang emosi, semua udah gak ada lagi, semua hanya tinggal kenangan dimemori mereka.

ELVIANO MICHAEL
Lahir : 14 maret 2005
Wafat : 06 November 2021

Semua anggota membawa setangkai mawar berwarna putih ditangan mereka, sesuai permintaan El, bahwa ia sangat suka sekali mawar putih. Bunga bunga itu pun diletakkan dimakam cowok itu. Setelah selesai berdoa, para pelayat pun langsung pulang, tapi tidak dengan anggota inti blackreyz dan vendetta, mereka masih berada disana.

"LO KENAPA SIH NINGGALIN GUE EL, KENAPAAAA" ucap bintang histeris, cowok itu bahkan terduduk disamping makam El.

"Bin, tenang, Lo gak boleh gini" ucap Keisha menenangkan cowok itu.

"Lo ingat gak El, dulu Lo suka gangguin gue waktu dipanti, Lo suka buat gue marah, Lo suka ambil makanan gue, Lo suka aduin gue ke ibu panti kalo gue nakal, nanti siapa yang buat gue marah marah lagi, nanti siapa yang- hiks hiks hiks" bintang menangis sejadi jadinya, ia tak sanggup mengingat segala kenangan bersama El.

Arka duduk disamping bintang, memeluk cowok itu. "El pergi bg, dia pergiiiii" adu bintang dalam pelukan arka.

"Lo gak boleh kek gini bin, El pasti gak suka liat Lo gini, Lo harus ikhlas walau itu berat" ucap arka

"Nggak bg nggak, El bener, kalo dia gak ada gue bakal nangis darah, bukan itu aja gue juga bakal gila bg" Isak bintang lagi

"Jangan ngomong gitu bin" ucap izan

"Terlalu berat zan, terlalu berat buat ikhlas" ucap bintang lagi

Rey memegang tangan aqeela, menguatkan gadis itu, aqeela menoleh menatap Rey. Rey hanya mengangguk seakan mengode untuk kuat. Aqeela hanya mengangguk kecil. "Bisa nenangin bintang?" Bisik Rey

BLACKREYZ IS BACK {PREORDER}Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang