Anak anak blackreyz kini tengah berada dimarkas vendetta.
"Gimana keadaan Lo qeel udah membaik kan?" Tanya Keisha pada aqeela yang duduk di sebelah Rey.
"Bisa lihat sendiri kan" bukan aqeela yang menjawab melainkan Rey, ia itu sangat tidak suka, teman temannya sok akrab dengan gadis yang ia cintai.
"Wehhhh santai dong, gue kan cuma nanya" kesal keisha, kenapa cowok itu malah ngegas pada dirinya.
"Bulol" timpal jeffan melihat Rey seperti itu.
"Bulol apaan Jef?" Tanya farell bingung
"Bucin tolol, T-O-L-O-L" tekan jeffan disetiap huruf.
"Jadi gimana dengan teror ini, gimana kita nyelidik ini semua?" Bintang bersuara
Semua hening, ketika mengingat kembali tentang teror itu.
"Apa kita minta bantuan ayah aja?" Ucap izan, ayah yang dimaksud disini adalah tuan valendas.
Aqeela langsung menggeleng cepat. "Gak, gak, gue gak setuju, gue gak mau papa terlibat dalam teror ini" ucap aqeela, Padahal tanpa sepengetahuan aqeela, papa dan Abang abangnya juga jadi sasaran teror ini.
"Iya Zan, masa lo mau Libatin ayah ke masalah ini"ucap bas yang duduk disamping bintang.
"Ya karena gue rasa, kita masih terlalu muda untuk menghadapi teror ini" ujar izan.
"Kita pasti bisa, gue yakin itu" ucap aqeela
"Kita hadapi ini sama sama ya, kita selesaiin juga sama sama, mungkin ini konsekuensi buat kita karena udah berani membangun geng yang tenggelam begitu aja selama 40 tahun yang lalu, tanpa kita cari terlebih dahulu tentang mereka semua" sambung aqeela
Mereka semua mengangguk sambil tersenyum mendengar ucapan aqeela. "Queen tentang aja, kita pasti bisa melewati ini semua" seru Arya
"BLACKREYZ VENDETTA"sorak Arga
"AKUR SELAMANYA" teriak mereka bersama sambil tersenyum.
***
Mereka semua kini tengah berkumpul di rooftop sma revalendas. Rey dan aqeela duduk sedikit jauh dari teman temannya. Cowok itu bersandar di sofa yang berada disana dengan aqeela disampingnya.
"Qeel" panggil Rey yang masih menatap kedepan sambil merasakan semilar angin menerpa wajahnya.
"Ehm" dehem aqeela sambil memainkan ujung rok seragam nya karena gabut, karena sejak tadi tidak ada yang membuka obrolan diantara mereka, entah mengapa.
"Lo lagi mikirin teror itu kan?" Ucap Rey
"Lo juga kan"
Rey mengangguk pelan, pantas saja keduanya tidak ada membuka obrolan ternyata dipikiran mereka masih tentang teror itu.
"Bisa gak yah, yang jadi incaran mereka itu gue aja, gak usah Lo" ujar rey lagi, mana ada seorang cowok yang tega membiarkan gadis yang ia cintai dalam bahaya seperti ini.
Aqeela sedikit mendongak menatap Rey disampingnya "kenapa gitu?" Tanya aqeela
Rey berahlih menatap aqeela "Gue gak mau Lo terluka, karena gue sayang sama Lo" jawab Rey dengan tatapan mata yang begitu tulus.
"Gue juga sayang sama lo, dan gue juga gak mau Lo terluka Rey" ujar aqeela tak mau kalah.
Rey menghela nafas panjangnya. Ntahlah ia hanya takut orang itu kembali meneror mereka terutama aqeela. Ia tidak ingin aqeela terluka lagi.
"Huuuuuuuu huuuuu"
Arya mulai bersiul sambil menyetel speaker bluetooth kesayangan nya. Ya dirinya memang akan membuka lagu India sekarang, musik pun sudah terdengar di rooftop itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
BLACKREYZ IS BACK {PREORDER}
Ficțiune adolescențiYuk langsung baca sekuel dari malaikat pelindung 🔥🔥🔥 Apa jadi nya ketika geng 40 tahun yang lalu dibangun kembali oleh generasi baru?, hal inilah yang membuat 2 dari geng motor tekena teror dari masa lalu, tentu saja hal itu sangat membahayakan...
