Beberapa hari kemudian, Keisha dan Miko sudah pulih dan sudah kembali bersekolah seperti biasa, begitu juga dengan yang lain. Saat ini mereka sedang berada dikantin untuk makan siang.
"Jeff, ambilin gue saos dong" ucap farell, jeffan mengangguk dan langsung mengambil saos itu.
"Nih" ucap jeffan menyodorkan saos ke farell. "Makasih Jef"
"Hm" sambung jeffan kembali melanjutkan makan mie ayamnya.
"Kamu gak mau makan bakso atau mie ayam gitu qeel" ucap Rey pada aqeela
"Gak deh, kamu aja yang makan, aku mau ngemil aja" ucap aqeela
Rey Dan aqeela memutuskan untuk mengubah kosa kata Lo gue menjadi aku kamu, walaupun agak sedikit kaku, tapi tidak apa apa, nanti juga terbiasa.
"Mana kenyang kalau cuma makan cemilan gini, aku pesan bakso ya" ujar Rey, aqeela menggeleng "aku gak mau, pesanin untuk kamu aja" tolak aqeela
Rey menghela nafas panjangnya mendengar ucapan aqeela. Kenapa gadisnya itu sangat keras kepala.
"Ehh kalian nyadar gak sih, setelah kejadian Miko dan Keisha kemarin, sampe hari ini kita udah gak dapat teror lagi"El bersuara, benar saja setelah kejadian dari Keisha dan Miko mereka memang tidak ada mendapat teror lagi, entah mengapa, mereka juga bingung. Bukannya mereka tidak senang, hanya aja sedikit merasa aneh.
"Iya sih, gue juga merasa aneh" ucap Arga
"Bagus dong, kalo udah gak ada teror lagi, jadi hidup kita aman kembali" timpal Abi
"Gak bisa gitu sih bi, kita gak boleh senang gitu aja, harusnya kita semakin waspada, aneh kan kalo orang teror itu tiba tiba hilang gitu aja, sapa tau nanti malah sesuatu yang besar terjadi lagi" ujar izan yang duduk disebelah bas
"Kita gak tau apa yang mereka rencanakan" sambung izan lagi
Mereka semua menatap ke izan sejenak, dan mengangguk akan setuju dengan ucapan izan. "Yang izan katakan itu ada benarnya, kita harus selalu waspada dan hati hati, jangan sampe di antara kita ada yang jadi korban mereka lagi" ujar arka
Mereka hanya mengangguk paham mendengar ucapan arka.
Disisi lain.
"Teror itu seperti hilang gitu aja ya pah" Ray bersuara, kini mereka berempat tengah duduk diruang kantor tuan valendas.
Tuan valendas mengangguk. "Tetap waspada jangan lengah, papa yakin kalau mereka sedang merencanakan hal yang besar"
"Perketat penjagaan dizenrix valendas dan disekitran rumah" sambung tuan valendas
"Papa melupakan seseorang yang harus dijaga" ucap zenrix
Mereka semua mengerutkan kening mereka masing masing. "Siapa?"
Zenrix mendengus kesal, apakah papanya dan adik adiknya itu lupa kalo ada aqeela yang harus dijaga, mentang mentang aqeela sudah tidak tinggal dirumah itu malah dilupakan gitu aja. "Lupa kalo papa punya seorang putri?" Sindir Zen, tuan valendas hanya terkekeh kecil mendengar itu. "bisa bisanya papa lupain anak kesayangan papa itu" sambung Zen lagi
"Iya ya aqeela, papa harus ngirim orang orang yang handal untuk melindungi aqeela pah" ujar leo
Tuan valendas mengangguk "kalian tenang saja, papa akan mengirimkan beberapa orang untuk mengawasi aqeela dari jauh"
"Kok dari jauh sih pah?" Kesal Ray tak terima, harusnya papanya itu mengirimkan 100 bodyguard untuk menjaga aqeela 24 jam.
"Karena sudah ada orang yang dekat dengan aqeela yang bisa menjaganya dengan baik" ucap tuan valendas.
"Siapa pah?"
"Rey" ya tuan valendas sudah mengetahui hubungan anaknya dengan ketua blackreyz itu.
"Rey siapa?" Tanya ray
"Anaknya teman papa, raynand Biantara Aldebaran, seorang pengusaha batu bara terbesar di Kalimantan dan tambang emas di Papua. Anaknya bernama Rey biantara, dan Arga biantara, Rey sendiri adalah ketua dari geng blackreyz, sedangkan adiknya merupakan anggota inti vendetta yang diketuai oleh adik kalian" jelas tuan valendas.
"Papa ngizinin aqeela pacaran?, maksud papa apaan" kesal leo, hey tidak ada yang boleh mendekati adiknya itu tanpa seizinnya.
"Dia sudah besar, apa salahnya aqeela punya pacar" sahut tuan valendas santai
Putra putra tuan valendas mendengus kesal mendengar ucapan papanya itu. "Dasar orang tua, bisa bisanya ngizinin aqeela" cibir Ray dalam hati.
***
Kini Rey dan aqeela tengah berada di rooftop hanya berdua saja, sedangkan yang lain masih dikelas. Mereka hanya bosan dikelas oleh karena itu menuju ke rooftop. Aqeela duduk disofa, dan Rey membaringkan kepalanya dipaha gadis itu sambil memejamkan matanya. Aqeela hanya memainkan rambut cowok itu.
"Rey?" Panggil aqeela
"Hm" dehem Rey sambil memiringkan tubuhnya, sehingga wajahnya menghadap ke perut aqeela dan ia juga memeluk gadis itu "kenapa hm?" Tanya Rey lembut, ia sangat nyaman memeluk aqeela seperti ini.
"Kisah cinta Rey dan aqeela di40 tahun itu bagaimana sih?, Aqeela nya seperti apa?, Dan Rey juga seperti apa?" Tanya aqeela
"Menurut yang aku baca sih, Rey di40 tahun yang lalu Sangat mencintai aqeela, bahkan dia selalu melindungi gadis yang ia cintai walaupun nyawa taruhannya" ucap Rey yang masih memeluk aqeela
"Kalo kamu gitu juga nggak?" Tanya aqeela lagi
Rey langsung melepaskan pelukannya dan menatap aqeela, cowok itu masih berbaring dipaha aqeela. "Semua cowok, kalo udah sayang sama seseorang, pasti bakal melakukan hal yang sama seperti rey 40 tahun yang lalu"
"Dan aku mau jadi diri aku sendiri, aku gak mau disamain dengan Rey di40 tahun yang lalu, aku ya aku, aku punya cara tersendiri untuk membahagiakan orang yang aku sayang, dan orang itu adalah kamu, aku janji bakal membahagiakan kamu terus qeel" ucap Rey tulus sambil mencium tangan aqeela dengan cukup lama.
"i love you forever" sambung Rey
Aqeela tersenyum mendengar ucapan Rey "I love you too"
***
Part 24 hm,🤭
Gimana part ini wkwkwk, maaf telat up ya
Jangan lupa vote dan spam komennya 🔥🔥🔥
KAMU SEDANG MEMBACA
BLACKREYZ IS BACK {PREORDER}
Novela JuvenilYuk langsung baca sekuel dari malaikat pelindung 🔥🔥🔥 Apa jadi nya ketika geng 40 tahun yang lalu dibangun kembali oleh generasi baru?, hal inilah yang membuat 2 dari geng motor tekena teror dari masa lalu, tentu saja hal itu sangat membahayakan...
