part 62

1.4K 160 93
                                        

Part menuju ending

Komen tiap paragraf lagi dong kalo gak spam komen aja, jangan lupa vote juga hehe.

HAPPY READING 🙂🔥

***

Dorrrrrr

Bukan Rey yang tertembak melainkan Kelvin, seseorang berhasil menembak pria itu tepat mengenai tangannya.

Mereka semua pun menoleh dan menatap ke orang itu. Sekitar 5 orang berada disana dengan pasukan ya sekitar 20 orang dibelakangnya dengan memakai jas hitam.

"Papa" ucap aqeela yang cukup kaget melihat itu, bukan hanya papanya, Zen,Ray, leo dan tuan reynand datang juga ke tempat ini.

"Ayah"

"Papa"

Sedangkan Dion langsung memencet sebuah tombol dihp nya dan sekelip mata ruangan makan itu langsung dipenuhi oleh anggota gv2 yang lain dengan persenjataan lengkap.

Tuan valendas mengkode kepada salah satu ajudannya untuk membuka kerengkeng itu dan melepaskan anak anaknya.

Sedangkan Candra memegang kelvin yang tertembak. "Sialan berani nya keroyokan!" Ucap Candra emosi.

"Pasukan lawan mereka semua!" Perintah Dion

Para the Boys dan anggota dari 4 geng itu pun melawan pasukan gv2. Bintang sangat beringas membunuh mereka, di dalam dirinya selalu mengingat kematian El, sama seperti Boys vendetta yang lain.

Tuan reynand duduk bersantai sambil melihat mereka bertarung. Hey jika kalian pikir kenapa Rey punya sifat tengil, ya itu keturanan dari papanya.

"Heh reynand, ngapain kau duduk diam disitu" ucap tuan valendas

"Ah ayolah Valen, biarlah anak anak kita yang membunuh mereka, mereka juga sudah besar biarkan saja"

Tuan valendas memincingkan matanya menatap sahabatnya itu "Kau ini bagaimana"

"Sudah kau duduklah, tenang saja" ajak tuan reynand, mau tak mau tuan valendas pun duduk disamping reynand.

"Hey bang" panggil leo yang masih sibuk menghajar anak anak gv2

"Apa" jawab Ray yang berada disebelah

"Itu si dua tua Bangka ngapain duduk bukannya bantuin" ucap leo

Ray menoleh ke arah papanya dan tuan reynand. Ia pun langsung menggelengkan kepalanya. "Dasar tua Bangka malah bersantai"

Bughhhh

"Hey kalian berdua, Uda bilangan papa ya" ujar Zen

"Canda Uda" teriak mereka

Rey dan aqeela kembali mendekati Candra dan Kelvin. Rey mengulurkan sebuah pistol ke aqeela. Aqeela pun menerima nya sambil tersenyum.

Setelah itu Rey pun menarik Candra dan menghajarnya tanpa ampun. Sedangkan Dion ia melawan arka.

"Maaf ya pak Kelvin" ucap aqeela samb tersenyum

Dorrr

Dorrrr

Dorrr

Aqeela menembak Kelvin sebanyak 3x didada nya. Ia pastikan bahwa Kelvin akan mati kehabisan darah.

"Yahhh mati deh, sapa suruh jadi orang jahat wlee"

Tak berselang lama setelah kematian ketua vatrosa kedua, disusul juga oleh kematian anak anak buah nya begitu juga dengan Dion dan Candra, bahkan belati tepat menancap didada dikedua nya, ya itu adalah ulah arka dan Rey.

BLACKREYZ IS BACK {PREORDER}Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang