Kamar warna biru lautku malam ini telah diporak-porandakan oleh Audrey. Manusia tanpa rasa bersalah itu kini sedang menatap layar laptopnya yang diletakkan di atas kasurku.
"Enak banget tengkurep sambil ngerjain tugas gini." Bocah itu akhirnya berbicara setelah sekian lama berkutat dengan pekerjaan rumah yang diberikan oleh Bu Nela.
"Enak banget ya hidupnya. Jadi pengen deh." Sindirku kepada Audrey.
"Hehehe. Ya lagian salah siapa punya kasur yang kelewat empuk kayak gini." Audrey membalas perkataanku sembari menepuk-nepukkan tangannya ke kasur yang sedang dijamahnya itu. "Nih, Lan tugasmu. Makasih ya sudah memberikan referensi hehe."
"Referensi apa referensi." Tanyaku memperjelas.
"Hehehe, sekali-kali bantu teman."
Aku menghembuskan napas.
"Eh, Lan. Kamu lagi ngapain si itu? Sibuk banget nih kayaknya." Tanya Audrey sembari bangkit, mendekat ke arah meja belajar
"Blackpink in Your Area" Audrey membaca sekilas nama grup WhatsApp yang sedang kubuka lewat website. "Itu grup apa, Lan? Kok aku nggak masuk, ya?"
"Kamu mana bisa masuk. Orang ini isinya tim futsal putri Garuda semua."
"Tim futsal putri? Emang kamu boleh ikut, Lan? Bukannya kemarin anak kelas 12 sempet ditentang dan ngga dibolehin ikut kompetisinya, ya?"
"Iya, Drey. Awalnya emang gitu. Tapi Pak Imam −pelatih tim futsal putri SMA 1 Garuda− ngajuin beberapa pertimbangan ke pihak kesiswaan. Ya dan akhirnya kita boleh ikut deh."
"Wuihhh asyik dong. Bisa skip kelas tuh."
Kami tertawa.
"Kompetisinya namanya apa, Lan?"
"Kalimasada Student Futsal League"
"Khusus untuk putri?"
"Engga. Ada tim putranya juga."
"Berapa tim yang ikut kompetisi ini, Lan?"
"Kalo dari informasi yang aku dapet sih, kompetisi kali ini diikuti oleh 27 tim futsal yang ada di Purbalingga. Untuk putra ada 19 tim dan putri ada 8 tim."
"Sekolah kita ngirim berapa tim?"
"Dua tim. Tim putra dan tim putri."
"Bakalan rame nih kayaknya."
"Iya dong. Kamu harus dateng loh di setiap pertandingannya. Jadi supporter!"
"Hahaha iya, siap. Ngomong-ngomong, pertandingannya kapan aja?'
"Nggak setiap hari, kok. Di akhir pekan aja. Mulai pekan depan."
Audrey mengangguk paham. "Kelas 12 putrinya siapa aja yang ikut? Kamu doang, Lan?"
"Engga. Ada Risda sama Naya, kok."
Audrey mengangguk paham untuk yang kesekian kalinya. Aku harap otak serba ingin tahu-nya itu berhenti sekarang juga.
"Eh, kok nama grupnya Blackpink in Your Area? Kalian mau kompetisi atau bikin album, sih?"
Doaku tidak dikabulkan ternyata.
KAMU SEDANG MEMBACA
Obsesi Virtual
Teen Fiction🚧Wajib Follow Sebelum Baca🚧 Ilana, seorang cewe perfeksionis yang selalu berpikiran idealis, merubah pola pikirnya setelah diputuskan oleh Bagas (mantan kekasihnya sewaktu kelas 12). Lalu, kemudian ia bertemu dengan Kak Rangga di layar smartphone...
