Reckless

1.7K 22 0
                                        

Sacalorskaf's Mansion, 06:34 pm.

"Arsen," panggil Lansonia dengan suara yang cukup lembut, tapi bercampur dengan sebuah keraguan di dalamnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Arsen," panggil Lansonia dengan suara yang cukup lembut, tapi bercampur dengan sebuah keraguan di dalamnya. Ia sudah beberapa menit yang lalu memperhatikan pria yang berstatus sebagai Suaminya, bahkan saat masih makan bersama.

Merasa kalau namanya dipanggil, Arsenka melirik ke arah dari mana ia mendengar suara. Arsenka menaikkan sebelah alisnya pertanda ada apa, Arsenka tidak ingin berbicara. Ia lebih memilih untuk menunggu kalimat selanjutnya yang akan Lansonia ucapkan, karena ia yakin ada hal yang ingin Lansonia sampaikan.

"Sebenarnya tujuan dirimu menikahiku apa? Aku tidak yakin kalau alasan dibalik ini semua adalah rasa cinta, apa mungkin seorang Arsenka bisa suka pa—

Kalimat Lansonia terhenti sebab Arsenka sudah memotongnya. "Tidak ada hal yang aku suka darimu, apalagi cinta." Arsenka begitu tidak membiarkan Lansonia mempunyai pikiran kalau ia mempunyai rasa cinta pada Lansonia.

"Kalau kau sama sekali tidak suka padaku, kenapa kau memaksaku untuk menikah denganmu?" Pertanyaan ini masih bersarang di pikiran Lansonia, selama ia menjadi istri Arsenka, dirinya memang tidak melihat sebuah tanda kalau Arsenka suka, apalagi mempunyai rasa cinta padanya. Namun, kenapa Arsenka awalnya begitu memaksa agar dirinya mau menikah dengan Arsenka?

"Alasan kenapa kau menerima seorang pengusaha muda padahal kau masih mempunyai pacar?" tanya balik Arsenka menggunakan nada yang teramat datar. Di sini raut wajah Arsenka terlihat berubah, mulai dari sorot matanya yang menjadi tajam serta deru napasnya yang menjadi cepat.

Mendengar kata 'pengusaha muda' serta ada hubungannya dengan ia yang masih mempunyai pacar, membuat dirinya teringat akan seorang laki-laki yang sempat hadir di masa lalunya.

Tidak bisa dibohongi, dia memang seorang pengusaha muda di usia dia yang baru menginjak usia 20 tahun tapi dia sudah mampu menjalankan perusahaan yang begitu besar serta selalu berhasil mendapatkan sebuah tender besar.

"Siapa pengusaha muda yang kau maksud?" Tidak mau terlarut dalam bayangan masa lalu serta perkiraan akan siapa orang itu, akhirnya Lansonia lebih memilih untuk menanyakan hal ini pada Arsenka. Ia merasa sedikit ragu kalau orang yang Arsenka maksud dengan orang yang ada dalam benaknya adalah orang yang sama.

Senyuman miring tercetak di bibir Arsenka. "Kurasa kau sudah mengingatnya, lalu untuk apa bertanya?" Arsenka malah memilih untuk mengeluarkan kalimat ini, dibandingkan dengan dirinya yang harus mengatakan secara langsung siapa sosok pengusaha muda yang dia maksud dalam kalimatnya.

Lansonia malah semakin terdiam, tidak disangka dia yang berniat untuk menanyakan perasaan Arsenka malah dirinya yang terjebak dalam sebuah pertanyaan yang sudah Arsenka lontarkan.

Waktu beralalu dan Lansonia semakin teringat kepada laki-laki itu, tapi apa benar orang yang Arsenka maksud ada dia? Lalu kenapa Arsenka bisa tahu tentang dia? Memang ada hubungan apa antara Arsenka dan juga dia?

LOVE IS DANGEROUS : DEBILITATINGTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang