Sacalorskaf's Mansion
"Permisi," ucap Jarnovak dengan menggunakan nada bicara yang penuh dengan kesopanan, bahkan dia tidak menaikkan pandangannya. Ia menunggu orang tersebut menjawab, karena kali ini niat dia begitu baik, sehingga tidak ingin mencari ribut.
Robert menatap laki-laki yang ada di hadapannya, memperhatikan dari atas sampai bawah. "Ada apa?" tanya Robert to the point, sepertinya Robert tidak ingin berlama-lama berhadapan dengan laki-laki berdarah Minetto yang berada di bawa naungan La Scietto.
"Niat saya baik kali ini Om, saya bicara langsung saja. Saya berniat untuk meminta restu dari Om untuk menikahi Putri Om—Keyli." Dengan penuh keseriusan Jarnovak mengatakan hal yang menjadi tujuan utama kenapa dirinya semula mengatakan ingin bertemu dengannya sampai pada akhirnya dia menemui Robert secara langsung.
Sepertinya Jarnovak sudah serius dengan semuanya, dia sudah serius ingin menikahi Putri tunggal Sacalorskaf, meski kemungkinan besar akan kesulitan mendapatkan restu, karena tidak bisa dibohongi kalau dia sendiri sudah mempunyai pemikiran seperti ini.
"Apakah seorang Minetto serius ingin menikahi seorang Sacalorskaf?" Robert begitu menyinggung siapa Jarnovak dan juga siapa Keyli. Ia tidak ingin kalau sampai semua ini hanya bagian dari rencana semata.
Jarnovak menganggukkan kepalanya. "Saya serius Om, sebelumnya saya sudah membicarakan hal ini dengan Keyli, kemudian dia menyuruh saya untuk meminta izin dari Om." Jarnovak mengatakan apa yang sebenarnya sudah terjadi.
"Apakah keseriusanmu bisa membuat keluargamu menerima Putriku?" tanya Robert. Pertanyaan ini langsung membuat Jarnovak terdiam membisu, karena memang sampai sekarang Papanya belum mengatakan kalau dia memberikan izin kepada dirinya untuk menikah dengan Keyli.
Jarnovak terdiam sejenak, perlahan dia menarik napasnya yang mendadak terasa berat. "Untuk keluarga, sepertinya menerima, hanya saja Papa belum merestuinya, tapi Om ... saya akan mengusahakannya. Untuk sekarang saya ingin mendapatkan restu dari Ayahnya Keyli."
Akan ada banyak cara yang bisa Jarnovak lakukan untuk membuat Sergei memberikan izin pada dirinya untuk menikahi Keyli, tapi akan sulit rasanya kalau dia tidak mendapatkan sebuah restu dari keluarga Keyli, karena bagaimana pun nantinya dia yang akan mengambil Keyli dari keluarganya untuk membina sebuah bahtera baru bersama dengannya.
"Om," panggil Jarnovak sopan. "Saya serius sama anak Om, jangan mempunyai pikiran kalau semua ini ada sangkut pautnya antara Minetto atau pun La Scietto. Saya bersih dari mereka, niat ini murni keinginan saya."
Jarnovak tidak ingin kalau niat baiknya malah terganggu sebab latar belakang keluarga atau kelompoknya, ia tidak ingin kalau niat baiknya untuk menikahi Keyli terhambat karena masalah ini. Semuanya benar-benar jauh dari sebuah rencana, dia tidak memiliki rencana apa pun.
Robert menatap Jarnovak. "Kalau memang hal ini sama seperti Om yang meminta Lansonia menikahi Putra Om—Arsenka, tidak mungkin bukan jika Papa saya tidak merestui keinginan saya?" Apa yang sudah Jarnovak ucapkan cukup masuk akal.
"Saya tidak bisa menjelaskan jauh lebih banyak Om, intinya saja meminta restu dari Om. Apakah Om mengizinkan saya untuk menikahi Keyli dan juga merestui hubungan saya dengan Keyli atau tidak?" tanya Jarnovak yang mulai kembali pada sifatnya.
Mendapatkan pertanyaan tersebut membuat Robert langsung melirik ke arah Jarnovak. Menatap Jarnovak dengan penuh keseriusan. "Minta izin Kakaknya terlebih dahulu, kalau dia mengizinkan ... maka izin saya juga kamu dapatkan."
Gleck
Pada akhirnya dia harus tetap menghadapi Arsenka. Tidak disangka, ternyata Robert juga menyuruhnya pada Arsenka. Sekarang kunci utama dari bisa dan juga tidaknya dia menikahi Keyli benar-benar ada pada Arsenka.
Suasana mendadak terasa pengap, hawa panas mulai terhirup, bahkan keringatnya mulai bercucuran. Ia tidak mungkin menolaknya, tapi untuk berhadapan langsung pada Arsenka rasanya segan dan pembahasan yang mungkin terjadi dia rasa akan jauh lebih serius, dibandingkan pembahasan dengan Robert sekarang.
Jarnovak menganggukkan kepalanya. "Iya Om, makasih. Nanti saya akan temui Arsenka untuk meminta izinnya secara langsung," ujar Jarnovak yang berusaha terlihat sanggup untuk menemui Arsenk, meski pada kenyataannya entah akan seperti apa.
"Silakan." Di sini Robert sudah tahu kalau Jarnovak begitu mencintai Putrinya, tapi di sisi lain Robert juga tahu bahwa Arsenka tidak bisa dengan mudah mempercayakan Adiknya kepada orang yang merupakan musuhnya sendiri.
*****
Minetto's Mansion 07:21 pm.
"Kamu mau sampai kapan melarang anak kamu untuk menikah dengan perempuan yang dia cintai?" tanya Elena yang merasa kasihan pada Anaknya serta merasa gereget dengan sikap Suaminya yang begitu memandang kelompok serta keluarga dari calon menantunya.
Sergei melirik ke arah di mana Elena berada, tatapannya tidak menajam, tapi dalam hatinya begitu terasa panas. "Aku tidak ingin kalau dia menjadi orang yang membuat Minetto bersatu dengan Sacalorskaf."
Kalimat itu masih menjadi alasan kenapa Sergei tidak ingin jika Jarnovak menikah dengan Keyli, terkecuali kalau Jarnovak mempunyai rencana tersendiri di balik dia yang menikahi Putri Sakalorskaf.
Elena melangkahkan kaki, mendekat ke arah Suaminya. "Kau yang sudah membuat dia kehilangan cintanya, karena kau yang menyetujui Lansonia untuk menikah dengan Arsenka." Elena masih ingat betapa terlukanya Jarnovak setelah Lansonia resmi menjadi Istri dari Arsenka.
"Kau mengatakan punya rencana untuk membebaskan Lansonia, tapi pada akhirnya Lansonia tetap menjadi milik Arsenka. Lantas kenapa Kau masih melarang Anakmu untuk menikah dengan orang yang dia sayang?" tanya Elena yang berusaha untuk mengubah pola pikir Suaminya agar tidak terus-terusan memandang keluarga Sacalorskaf.
Kasih sayang Elena pada Jarnovak begitu besar, dia tidak ingin kalau Anaknya kembali merasakan yang namanya frustrasi sebab tidak bisa bersama dengan orang yang dia sayang.
Elena ingin Anaknya kembali hidup bahagia seperti saat Anaknya masih bersama dengan Lansonia. Melihat Jarnovak bersama dengan Keyli membuat dirinya merasa senang, karena saat bersama dengan Keyli kebahagiaan dalam diri Jarnovak begitu terlihat jelas.
"Lalu dengan aku merestui dia menikah dengan seorang perempuan berdarah Sacalorskaf, maka akan ada satu Saclorskaf yang menjadi bagian dari Minetto. Itu yang kau mau? Iya?!"
Hal yang tidak Sergei inginkan adalah dia yang harus menerima kedatangan seorang Sacalorskaf dalam keluarga Minetto, karena cukup masuk akal sebab kemungkinan besar Keyli yang ikut bersama dengan Jarnovak.
"Jika kau tidak menginginkan seorang Sacalorskaf berada di keluarga Minetto, maka jangan salahkan jika ada seorang Minetto yang menjadi bagian dari Sacalorskaf."
Suara dingin milik Jarnovak membuat kedua orang yang merupakan Suami—Istri itu langsung melirik ke arah laki-laki yang sekarang sedang melangkahkan kaki ke arah di mana mereka berada.
Kening Sergei mengernyit saat dia mendengar kalimat tersebut keluar dari mulut Anaknya, terlebih ekspresi yang Anaknya pasang terlihat penuh dengan keseriusan. "Apa maksud kamu ada Minetto yang menjadi Sacalorskaf?" tanya Sergei.
KAMU SEDANG MEMBACA
LOVE IS DANGEROUS : DEBILITATING
Romance"Kenapa kau ingin Lansonia, akan kau apakan dia?" "Akan kunikahkan dia dengan anakku." "Aku tidak akan sudi kalau anakku harus menikah dengan anak dari bajingan sepertimu!" ~~~~ Arsenka memperhatikan perempuan yang sudah resmi menjadi istrinya den...
