Bringing Breakfast

1.2K 16 0
                                        

Sacalorskaf's dining room, 07:55 pm.

"Di mana Kakakmu?" tanya Robert pada Viviane setelah dirinya mengedarkan pandangan ke arah meja makan, tapi tidak melihat keberadaan anaknya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Di mana Kakakmu?" tanya Robert pada Viviane setelah dirinya mengedarkan pandangan ke arah meja makan, tapi tidak melihat keberadaan anaknya.

Viviane menyimpan minumannya. "Aku belum melihat Kak Arsen turun, mungkin sebentar lagi." Viviane menjawab dengan begitu santai yang kemudian mengambil roti serta selai kacang yang kemudian dia berikan pada suaminya, ia ingin suaminya yang membuatkan roti untuk dia nikmati sekarang.

Lansonia dengan santai melangkahkan kakinya, ia sedikit terdiam saat melihat ada tempat kosong di meja makan. Tidak, itu bukan tempat duduk Zenna. "Ayah, Arsen di mana?" tanya Lansonia dengan penuh kesopanan sambil melirik ke arah Ayah mertuanya.

Mendengar pertanyaan ini membuat Robert menghentikan kegiatannya sejenak dan kemudian menatap menantunya dengan tatapan yang begitu datar.

"Harusnya diriku yang menanyakan di mana anakku." Cukup masuk akal, di mana orang yang tinggal satu ruangan dengan Arsenka adalah Lansonia. Seharusnya Lansonia yang jauh lebih tahu di mana keberadaan Arsenka sekarang.

Di sini Lansonia terdiam sebab mendengar kalimat Robert yang menggunakan kata ganti 'anakku' untuk menyebut Arsenka, padahal akan lebih baik jika dalam kalimat itu Robert menggunakan kata ganti 'suamimu', hal itu sedikit menyinggung perasaannya.

Lansonia mencoba untuk menguatkan dirinya, ia tidak boleh memikirkan hal ini terlalu dalam, karena hal ini hanya akan menambah beban pikirannya.

"Dari awal aku bangun, aku tidak melihat keberadaannya Ayah. Aku pikir aku yang terlambat bangun, tapi sampai di sini juga dia tidak ada."

Semula Lansonia bangun sekitar jam 6 pagi, tapi dirinya sudah tidak melihat keberadaan Arsenka di kamarnya. Sebelumnya ia berpikir kalau Arsenka sudah berada di Ruang tengah atau ruang makan.

Robert mengambil benda elektronik yang begitu pipih berbentuk persegi panjang dengan nama brand yang tertera di belakangnya. "Di mana kamu sekarang?" tanya Robert to the point saat sambungan teleponnya sudah diterima oleh Arsenka.

"Di kamar Mom." Dengan begitu santai Arsenka menjawab, tapi membuat Robert terdiam bingung.

Ada sesuatu hal yang dirasa janggal. Sebelumnya Lansonia mengatakan dari awal dia bangun dirinya sudah tidak melihat keberadaan Arsenka, kemudian sekarang Arsenka mengatakan kalau dia sedang berada di kamar Ibunya.

"Sejak kapan kamu berada di sana?" Cukup bingung sejak kapan anaknya berada di sana, sebab tadi pagi dirinya juga sempat ke Ruang tengah, tapi tidak melihat anaknya pergi. Robert semula ke Ruang tengah sekitar jam 6 kurang.

"Jam 5 lebih 35 aku sudah berada di sini." Dengan penuh kejujuran Arsenka menjawab, ia kembali mengalihkan tatapannya ke arah wanita yang sekarang tengah terbaring lemah.

Robert sedikit mengernyit sambil melirik ke arah jam tangannya. "Kau pergi ke sana dari jam 5 pagi?" Ia merasa sedikit tidak percaya akan hal ini, tapi ini cukup masuk akal dalam hitungan waktu.

LOVE IS DANGEROUS : DEBILITATINGTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang