"[Apa yang kau lakukan!? Cepat gerakkan tubuhku! Pertarungan tanpa batas menanti kita!]"
"Umm...."
Terbangun akibat suara karakter video game yang berisik. Nastya membuka matanya perlahan-lahan, dan dia menyadari bahwa dia baru saja tertidur pulas.
Semalam, demi mengabaikan realitas dunia nyata. Baik Sara dan Nastya mendedikasikan seluruh kemampuan otaknya untuk bermain video game sampai larut malam.
Jam berdetak, dan melihat Sara bersandar di ranjang tempat tidur, sambil memejamkan matanya perlahan-lahan karena mengantuk. Nastya menonton wajah imut sara yang tertidur pulas, sebentar, dan dia tidak menyangka akan tertidur juga.
"Hmm... harta karun... Jangan makan..."
Melihat bahwa tubuh mereka berdua ditutupi oleh selimut bewarna biru pudar. Nastya melihat Sara yang sedang tertidur, dan menyandarkan kepalanya di bahu miliknya sendiri, tersenyum dengan lembut.
Dia memutuskan untuk tidak bergerak, dan menunggu Sara bangun dengan tenang.
Memejamkan matanya perlahan-lahan, sambil mencium aroma lembut milik Sara. Nastya tersenyum kecil dengan puas.
Jam berlalu begitu saja detik demi detik. Sinar matahari mulai menerobos gorden tebal di balik pintu tanpa merasakan halangan sama sekali, dan ruangan mulai menjadi hangat secara perlahan-lahan.
"Kenapa tidak membangunkanku?"
Melihat bahwa Sara sudah membuka matanya, namun tidak bergerak sama sekali, masih menempel di bahunya. Nastya tersenyum dengan lembut.
"Sara sendiri?"
Saling menggenggam tangan satu sama lain di bawah selimut. Nastya bisa merasakan hatinya sangat hangat, dan dia tidak mau pindah sama sekali.
"Leherku sakit."
Tidak memiliki banyak kata, dan merentangkan kedua kakinya yang panjang menjadi lurus kedepan. Nastya memegang bahu Sara dengan hati-hati, dan membaringkan kepala sara di pahanya.
"Naya akan memijat."
"Hm~"
Bisa merasakan tangan Nastya di lehernya, memijat dengan sangat lembut. Sara merasakan lehernya yang sakit, mulai mereda, dan dia tersenyum kecil, sambil memejamkan matanya dengan nikmat.
"Kita akan terlambat ke sekolah."
"Naya tidak peduli."
Merasakan suhu hangat, dan tubuh sara yang lembut. Nastya melihat sara menggeser kepalanya, dan tersenyum dengan sangat manis ke Nastya.
"Kau berjanji untuk memanjakan aku bukan? Manjakan aku Sekarang."
Detak jantung Nastya berhenti berdetak beberapa saat.
Senyuman imut, mata yang bewarna biru langit, memicing dengan manis, dan tatapan kasih sayang di matanya. Hampir membuat detak jantung Nastya berhenti selamanya karena terlalu manis.
"Tentu..."
Nastya tersenyum kecil.
"...My sweet honey~"
"Pfuhhh~!!!"
Sara tertawa terbahak-bahak.
"Hahaha, Darimana kau mendapatkan kata-kata seperti itu? Itu tidak cocok dengan gayamu!"
Nastya menyingkirkan rambut yang mengalangi wajah sara, agar dia bisa melihat wajah tertawanya lebih jelas.
"Namun itu cocok untuk Sara."
KAMU SEDANG MEMBACA
Rencarnasi menjadi gadis imut 2
RomanceSudah 3 tahun berlalu begitu saja setelah peristiwa "itu" dimulai. Sara yang imut juga mulai berubah menjadi gadis cantik secara perlahan-lahan. Bukan hanya dia saja yang telah berubah, namun semua orang yang ada di sekitarnya. Nastya sendiri juga t...
