White day

38 5 0
                                        

Maret.

Terlalu banyak hari istimewa di seluruh dunia ini. Namun bagi para laki-laki yang baru saja akan melangkah ke dalam masyarakat, ada hari yang sangat dinanti-nantikan.

White day.

"Sirin, coklat! Untukmu."

Melihat coklat bewarna putih berbentuk hati di tangannya ini. Sirin tersenyum dengan tidak berdaya.

"Sungguh? Kau benar-benar merayakannya? Kenapa memberikanku ketika saat berada di sekolah? Apakah ada makna khusus?"

Sara menggelengkan kepalanya: "Sirin, kau terlalu banyak bertanya. Aku sudah bersusah payah untuk membuatnya pada malam hari secara diam-diam. Setidaknya hargai itu."

Sirin tersenyum lembut: "Terima kasih."

"Hm~! Sama-sama!"

Melihat bahwa Sara membagikan sebuah coklat untuk sirin. Nastya yang berjalan di sebelahnya, merasa sangat iri.

"Ini untuk Naya. Jangan jadi cemburu~"

Melihat coklat bungkus yang diberikan Sara dengan senyuman penuh cemerlang. Nastya juga tersenyum dengan lembut.

"Terima kasih."

Berjalan di lorong dan menuju kelas mereka. Mereka bertiga berjalan sampai pintu depan kelas, dan Sirin tiba-tiba minggir kesamping.

"Aku akan serahkan kepadamu nona serigala."

"Hm."

Membukakan pintu secara perlahan-lahan. Nastya melihat ruangan kelas langsung menjadi hening, dan Nastya melihat semua teman sekelasnya dengan hati-hati.

William menjatuhkan pulpen miliknya ke tanah secara tidak sengaja.

Dengan seketika ruangan kelas langsung menjadi ribut!

"Nastya, Sara, Sirin, selamat hari white day! Tolong ambillah coklatku!"

"Coklat! Coklat! Tolong ambillah! Aku membuatnya dengan cinta sepenuh hati!"

"Nastya, aku mencintaimu!"

....

Memberikan tatapan mematikan kepada mereka semua. Meskipun mereka agak sedikit ketakutan, mereka terus maju!

Mereka bertiga langsung dikepung!

Nastya memeluk sara, dan berusaha untuk menjaga dia dari tangan-tangan nakal. Nastya menjadi kesal.

Dia menggembungkan pipinya dengan marah.

Melihat hormon pemuda yang tersembunyi di dalam gen-gen mereka telah di aktifkan. William masih berdiam diri di tempat, sambil melihat teman sekelasnya menjadi ricuh.

Adegan ini sama persis ketika hari valentine tiba bulan Febuari dulu.

"Bukankah white day adalah hari ketika wanita memberikan coklat? Kenapa para laki-laki itu memberikannya lagi?"

William bertanya-tanya dengan heran.

Ketika hari seperti ini tiba, semua laki-laki dan wanita di kelas sepertinya sudah disuntikkan Dopamin secara berlebih-lebihan, dan mereka tidak takut lagi.

Bahkan saking beraninya, entah sudah berapa banyak Nastya dan sara menolak ajakan berpacaran dalam satu hari ini.

Melihat Sirin yang dikelilingi oleh anak-anak kelas sebelah. William tersenyum tidak berdaya.

"Belum waktunya untuk memberikan barang."

Menunggu saat guru wali kelas mereka masuk. Situasi ricuh kembali damai, dan pelajaran mulai dilanjutkan.

Rencarnasi menjadi gadis imut 2Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang