Kepala Mia masih pening, sudah tiga hari ia terbaring lemah dikasur, sekarang Devin sudah bekerja kembali, Mia yang menyuruh nya, lagipula ia tak butuh belas kasihan. Mia sangat merindukan Bian, Mama nya melarang Mia untuk bertemu dengan anak nya untuk sementara, karena takut Bian tertular panas dari Mia.
"Ini menyebalkan, si brengsek Devin pasti sedang menikmati kebersamaan nya dengan Difa." gerutu Mia, sesekali ia memijat pelipis nya yang terasa sangat pening.
Mia membuka ponsel nya, ia sudah lama tak melihat grup chatt nya.
Camling tokek betina
Anda
Tes...tes
Sibni.
Muncul juga lo
Nazla.
Ada apa ini gyuss?
Sofi
Ada pembagian bansos
Anda
Kapan bisa ngumpul
Ocha
Sekarang pun bisa.
Sofi
Aku merindukan mu
My baby
Anda
Oke besok malam.
Nazla
Gasskeun...
Anda
Ditempat biasa,
Si Iren yang bayar.
Iren
Boleh.
Ocha
Gue pasti dateng
Nazla
@Ocha giliran traktiran
Aja lu ngikut, kampret.
"Mi, kamu udah minum obat?" Mia langsung terlonjak kaget, untung saja ia tak melempar ponsel nya, saat Mama nya duduk disamping nya.
"Mama ngagetin tahu gak." ketus Mia. "Lagipula aku udah minum obat kok." ucap Mia kesal.
"Ah maaf, lagian kamu fokus banget si, sama handphone kamu." ucap Mama. Mia hanya mendengkus kesal.
"Yasudah Mama mau balik nemenin Bian. Cepet sembuh." ucap Mama, Mia hanya mengangguk.
_________
Devin menunduk ia meremas jas kebanggaan nya. Saat ini entah kenapa Mama nya datang kesini, apalagi bersama Cici.
"Lepaskan salah-satu nya." ucap Mama datar, Devin mendongakkan kepala nya.
"Bener kata Mama, lo harus milih Mia atau Difa." timpal Cici. Devin masih diam. "Lo gak usah ngedrama, malu sama yang udah tobat Vin." lanjutnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Married By Accident [END]
Roman d'amour"Ngandung anak hasil kondom bocor aja bangga." lontar Difa ia memalingkan wajah nya, seakan jijik melihat Mia. Mia berusaha tenang, ia mengepalkan tangan nya. wajah nya merah padam. plakkk... dan ya, kini tangan Mia sudah mendarat tepat di pipi mul...
![Married By Accident [END]](https://img.wattpad.com/cover/272653532-64-k255945.jpg)