Chapter 8-[Procyon]

1.4K 145 1
                                        

"Aca!!"

"Aurystella Allisya!!"Teriak bu rani membangunkan aca.

Namun tak ada pergerakan dari aca,mungkin tidurnya sangat nyenyak.

Kemudian bu rani pun menghampiri meja aca.

"Aca bangun woy"senggol Keysa

"Aca emang dasar kebo lo,mampus bu Rani kesini ca"lanjut aca sambil menyubit aca agar bangun.

Aca yang terganggu pun bangun,ia menegakkan kepalanya sambil mengusap-ngusap mata nya, seperti nya nyawanya belum terkumpul dengan sempurna.

"Nyenyak tidurnya tuan putri"ujar bu rani yang kini tepat berada di depan aca.

"Maaf bu"balas aca dan langsung menunduk.

Siapa yang berani membantah bu rani,menatap nya saja sangat mengerikan.Salahkan aca kenapa dia bisa tertidur saat belajar dengan guru killer dan bermulut kasar yang terkenal se-SMA antariksa.

"Kamu tau kan saya paling tidak suka dengan murid pemalas."lanjut bu Rani dengan tatapan mematikan

"Bisa bisa nya murid bodoh seperti kamu enak-enak tidur selagi saya bersusah payah menjelaskan di depan.

"Bodoh dan pemalas sudah dipastikan kamu tidak punya masa depan"

Aca hanya diam mendengar hinaan yang di ucapkan gurunya tersebut.

"Kamu gak punya rumah sampai tidur dikelas,seperti inilah anak yang kekurangan kasih sayang selalu mencari sensasi saat di luar rumah"

Aca tau dia salah,tapi kata-kata yang keluar dari mulut gurunya itu sangat menyakitkan.

Aca hanya menunduk dan meremas bajunya agar dapat meredam emosinya,aca bisa saja melawan balik namun dia telah berjanji akan membuat papa dan mamanya bangga,jika dia melawan bisa saja mama atau papa nya akan di panggil ke sekolah,itu akan merepotkan mereka.

Lebih baik aca menahan semua hinaan ini dari pada dia membuat papa dan mamanya kecewa.

Keluar dari kelas saya"lanjut bu Rani mutlak.

Mau tidak mau aca bangkit dari kursinya.

"Kamu hormat bendera sampai pelajaran saya habis"lanjut bu rani sambil beranjak dari meja aca.

"Baik Bu"jawab aca kemudian keluar dari kelas menuju lapangan sekolah.

***

Sekarang aca di lapangan sekolah sambil hormat ke arah bendera,hari ini pelajaran bu Rani 3 jam yang  artinya aca harus hormat selama 2 jam lagi.

Lima belas menit hormat tiba tiba hujan turun seakan semesta melengkapi penderitaan aca.

Semalam aca tidak bisa tidur karena merasa gatal di seluruh tubuhnya,seperti nya alergi coklat nya kambuh karena terlalu banyak memakan kue coklat semalam.

Di bawah guyuran hujan aca tetap hormat kearah bendera,aca takut nanti akan memperpanjang masalahnya jika ia berteduh.

"Aca 15 menit lagi lo pasti kuat"ucapnya menguatkan dirinya.

Tapi saat ini aca benar pusing,ia lemas karena kurang tidur di tambah tadi pagi dia melewatkan sarapan nya.

Aca berusaha tetap membuka mata nya namun di menit menit terakhir bel akan berbunyi aca pun pingsan.

***

Di UKS

Aca membuka matanya,ternyata dia telah berbaring di kasur di ruang UKS.

SIRIUSTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang