“You still miss him?”
“i guess.”
Tangannya dibuat menumpu pada pagar balkon apartment, menatap kemalaman kota serta macetnya jalanan di bawah sana.
“nikmatin galau lo, al. Gue ada telfon dari fadhil hehe..”
Aletta tersenyum melihat sahabatnya itu ternyata resmi berpacaran dengan fadhil— laki-laki yang pernah aletta kagumi dulu semasa sekolah karena wajahnya yang tampan, juga senyumnya yang manis.
Matanya menatap langit yang berwarna hitam secara keseluruhan dengan wajah sendunyanya.
I miss you
I’m sorry..
Sepanjang menempuh pendidikannya aletta dibuat meminta maaf dengan keputusannya yang egois. Setengah menyesal dengan akhir cerita kisah cintanya. Mungkin, jika gara merasakan hal yang sama dengan aletta ia ingin sekali membicarakan tentang semua hal secara menyeluruh pada lelaki itu.
Ponsel di genggamannya ia nyalakan, tidak ada sama sekali notifikasi yang membuat aletta bahagia setiap harinya. Dulu, notifikasi gara lah yang menjadi kebahagiannya setiap hari dan semua itu menjadi hal yang paling aletta sukai saat menjadi pacar seorang gara sebastian husein. Laki-laki yang pertama kalinya membuat dia jatuh cinta, laki-laki setelah ayahnya yang begitu aletta sayang.
Laki-laki itu sebenarnya rapuh, dia memiliki banyak luka yang aletta tidak bisa jabarkan dengan singkat. Gara, lelaki yang paling sempurna di matanya, laki-laki yang sangat baik dimatanya, semua yang ada di dalam diri lelaki itu bernilai sempurna di mata aletta.
Tapi, ternyata semua manusia punya kekurangannya masing-masing. Aletta tahu, gara selalu memperlakukan dirinya dengan baik karena ia tidak ingin merasakan kehilangan kembali untuk kedua kalinya.
Dan.. aletta malah menambah luka baru di hidupnya, luka yang tidak tahu kapan bisa sembuh dengan cepat. Aletta mengucap beribu-ribu maaf untuk gara karena semua tentangnya harus di hapus agar lelaki itu tidak terus menerus memikirkannya.
Semua akses social medianya ia terpaksa tutup, aletta hanya.. tidak ingin gara terus menghubunginya dan akan membuatnya selalu memikirkan aletta disini.
Aletta tahu seberapa frustasinya gara saat ditinggalkannya, aletta juga tahu tentang lelaki itu yang terpaksa mengulang ke kelas 12 kembali, juga tentang semua kegiatan lelaki itu yang tak luput dari penglihatan aletta.
Gara sudah banyak berubah, luka yang di dapatinya memang belum sembuh secara menyeluruh. Namun, gara berusaha untuk mengalihkannya agar tidak terus menerus menjadi penghalang harinya kedepan.
Aletta mengajarkan banyak hal tentang hidup, juga mengajarkan banyak pengalaman yang sebelumnya tak pernah gara lihat sampai separah itu.
Mereka sama-sama memiliki tujuan hidup, untuk gara sendiri ditinggal dengan gadis kesayangannya bukan menjadikannya sebagai lelaki lemah yang menangis setiap harinya karena tak kunjung menemukan kabarnya. Justru dari kepergian aletta lah gara memiliki banyak pelajaran baru untuk dirinya.
Perihal merindukan, keduanya juga sama-sama merindukan satu sama lain. Mustahil rasanya jika mereka tidak sama-sama merindukan.
Nikmati prosesnya, dan ambil pelajaran dari setiap pengalaman yang kita pernah jalani.
***
4 tahun kemudian..
Langkahnya perlahan memasuki butik ternama yang berada di tengah kota tempat tinggalnya selama beberapa tahun terakhir.
Cita-citanya tercapai, semua goals yang gadis itu punya akhirnya sukses dan terselesaikan dengan cepat.
Aletta beruntung dengan keadaannya yang jauh lebih baik di bandingkan dulu, menjalaninya memang tidak mudah, harus punya semangat tinggi dan juga konsisten yang penuh.
Tidak apa, semuanya sudah berlalu. Kini yang harus dia rasakan adalah manisnya hidup.
“aletta!”
Erika tersenyum menyambut bossnya dengan binar mata bahagia. Senyumnya tidak luntur sedikitpun saat langkah aletta perlahan menghampirinya.
“halo CEO of molveone boutique!”
“erika!” kesalnya menjawab.
“kan bener? Lo sekarang udah jadi CEO butik ternama disini! Dan lo bayangin, 75 cabang butik lo itu udah kesebar di setiap Negara!”
“salah satunya ada di Indonesia!” Erika berkedip centil pada aletta, tentu yang memaksa aletta membangun cabang butiknya disana adalah sahabatnya—Erika.
“lo harus tau! Fadhil bakalan ngelamar gue bulan depan!”
Aletta melangkah masuk ke dalam ruangan khusus miliknya, setelah mendudukkan bokongnya di sofa empuk ia dibuat terkejut dengan ucapan Erika.
“serius?”
Erika mengangguk antusias, “iya! Dan lo mau tau apa?” langkahnya perlahan mendekati kursi kebanggaan boss nya itu.
“gara bakalan datang ke acara gue,”
Aletta menahan nafasnya saat Erika membisikan nama orang itu tepat di sebelah telinganya.
“er!” perempuan itu akhirnya mendengus tidak suka. “jangan pernah nyebut nama dia lagi.”
Erika segera menjauh dari aletta.
Pandangannya terlihat lelah menghadapi sikap aletta yang tidak ingin memperbaiki apapun dengan hubungannya.
“al, gara pasti seneng deh kalau lo ada di acara gue.” Erika membuka suaranya kembali.
Aletta sudah mulai melupakannya sejak beberapa tahun kebelakangan ini, sulit memang tapi mau tidak mau ia harus menghapus segera nama orang itu dari hidupnya.
“lo maunya apa sih sebenernya, al? gara baik banget sama lo, loh! nggak kasihan sama dia?”
“Erika, nggak usah ikut campur urusan aku!”
“gue cuman mau lo buka fikiran lo! Kalau ternyata gara benar-benar cinta sama lo!”
“mana buktinya?” aletta menatap sendu jalanan kota di bawah sana lewat jendela besar yang berada di dalam ruangannya.
Erika menatap nanar punggung yang membelakanginya, “banyak, sangat banyak buktinya kalau lo mau tahu. Gara udah terlalu rapuh al, lo sendiri yang cerita sama gue? Kenapa sekarang lo malah nambah sakit di hatinya?”
“er, aku lakuin itu karena ada alasannya!” aletta berbalik menatap wajah sahabat satu-satunya itu.
“tell me what the reason?!”
“for what? I don’t wanna tell you!”
“alright, lo memilih jalan yang menurut gue salah, aletta.” Erika berbalik menjauhi perempuan yang tengah menatap kosong di depan.
Apa benar keputusan yang ia ambil salah?
Gara bahagia kan dengan kehidupannya?
Gara baik-baik saja kan jika aletta hanya meninggalkannya sementara?
Ya, hanya sementara.
Jika urusannya di sini sudah terselesaikan, aletta berjanji. Aletta berjanji akan menemui lelaki itu secepatnya.
Dan aletta juga berharap, hatinya masih untuk dirinya seorang, tidak ada yang lain.
***
KAMU SEDANG MEMBACA
ALGARA [COMPLETED]
Novela JuvenilDipertemukan dengan cara yang unik, berawal dari Gara yang tak sengaja menabrak gerobak nasi goreng milik seorang gadis yang di ketahui bernama Aletta Prameswari. Gara di berikan hukuman selama 1 bulan penuh oleh Aletta untuk mengganti kesalahannya...
![ALGARA [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/269465580-64-k782100.jpg)